
Diana berlari menyusul Dimas yang sedang membawa bayinya itu,dia melangkah sangat cepat hingga Diana hampir tidak mampu mengikuti mengejar Dimas apalagi karna bekas operasinya dia belum bisa bebas berlari.Sesaampainya di kamar Dimas meletakkan baby-nya yang sedang tidur didalam box lalu dia mendengar pintu terbuka menandakan kalau Diana sudah sampai di kamar itu.
"Diana,untuk apa kamu masih menemui Bagas? apa kamu sekejam itu Sama anakmu? harusnya kamu mikir dong Diana aku ini ayah dari baby dia darah daging ku,jika kamu menikah dengan Bagas belum tentu Bagas bisa mencintai baby seutuhnya. kamu jangan hannya memikirkan perasaan mu saja aku tau aku ini salah dulu pada mu, tapi kamu tidak bisa se egois ini dong," ucap Dimas,dia kelihatan sangat marah dan cemburu disaat dia menyaksikan Bagas dan Diana bersama,mereka bisa berbicara dengan sangat akrab sangat jauh berbeda di saat bersama Dimas,Diana lebih banyak diam jika sedang bersama dimas.hal itu membuat Dimas merasa cemburu kepada Bagas.
"Diana,tolong pikirkan lagi jika kamu ingin memilih hidup bersama dengan Bagas maka bayi ini aku yang membesarkannya aku juga berhak untuk anak ini karna dia darah daging ku camkan itu," ucap Dimas lalu pergi meninggalkan Diana di ruangan itu hal itu membuat Diana tersadar ucapan Dimas bagaikan petir di siang bolong bagi Diana karna Dimas memberi ancaman yang sangat menyakitkan dan tubuh Diana langsung lemah tak berdaya disaat Dimas mengatakan ucapannya itu.
__ADS_1
Setelah Dimas keluar dari kamar itu,Diana langsung menangis dia tidak menyangka kalau Dimas akan sekejam itu padanya tidak akan mungkin bagi Diana lebih memilih Bagas dari pada anaknya sendiri sementara itu hati Diana sudah benar-benar tertutup untuk Dimas.
beberapa hari setelah kejadian itu Dimas sudah bisa menetralkan pikirannya. Pagi ini, Dimas memasuki ruangan dimana ibunya di rawat kesehatan ibu nya sudah sangat membaik. Pada saat dimas masuk ibunya sedang duduk sambil di suapi oleh Sarah adiknya sementara itu Tiara pulang ke apertemen mereka karna sudah beberapa hari ini dia tidak pernah pulang,berhubung Sarah sedang libur kuliah dia mengantikan Tiara untuk menjaga ibunya.Sementara Nathan dan istrinya hannya beberapa kali mengunjungi ibunya karna mereka juga sangat sibuk dengan perusahaanya yang sedang berkembang pesat.
Disaat Sarah sudah selesai menyuapi ibunya tiba-tiba saja Sarah merasa perutnya sangat mual dan ahirnya dia berlari ke kamar mandi yang ada di ruangan itu
__ADS_1
"kamu kenapa,apa perlu ku periksa?" tanya Dimas tetapi Sarah menolaknya karna baginya dia hannya masuk angin karna beberapa hari ini dia begadang menyelesaikan tugas kuliahnya.
Selama satu harian ini Dimas melihat Sarah bolak balik ke kamar mandi dan muntah-muntah Dimas merasa curiga dengan penyakit Sarah sudah beberapa kali Dimas menwarkan untuk diperiksa Sarah tetap menolak dengan alasan dia hannya masuk angin.
Pada saat itu Sarah keluar dari rumah sakit wajahnya yang sangat pucat membuatnya seperti orang penyakitan lalu dia keluar dari rumah sakit menuju parkiran lalu pergi mengendarai mobilnya.
__ADS_1
👉bersambung👉