
Nathan meninggalkan apertemen Dimas dan pergi menemui ibunya.Nathan tidak tega melihat keadaan Dimas yang semakin hari semakin berantakan badan nya yang semakin kurus dan pekerjaannya pun sudah banyak yang terbengkalai.Beruntung Dimas mempunyai asisten yang sangat bisa di andalkan sehingga semua urusan rumah sakit bisa beres, walaupun Rico asistennya terkadang kewalahan mengatur semuanya.
Sesampainya Nathan di rumah ibunya dia langsung masuk Tampa mengucap salam kepada ibunya.
"Ma...apa mama tau kalau Dimas lagi sakit sampai kapan mama menyiksa Dimas seperti itu?"ucap Nathan kepada ibunya membuat ibunya kaget mendengar ucapan anaknya.
"Apa maksudmu Nathan, kamu baru datang bukannya kasih salam malah marah-marah nga sopan kamu sama orang tua."
"Mama tidak tau kan kalau Dimas lagi sakit. Bahkan tadi Dimas muntah-muntah ,sampai kapan mama memaksakan kehendak sama anak sendiri lihat keadaan Dimas hidupnya semakin berantakan itu karna mama melarang dia menikah dengan Diana!"Nathan berbicara dengan keras kepada mamanya berharap mamanya luluh dan tidak bertahan dengan sipat egoisnya.
"Nathan...kamu terlalu lancang berbicara sama mama, kamu tidak punya etika mama yang melahirkan kalian berdua kelak kalian bisa membahagiakanmama.Tapi kalian berdua membuat mama pusing Dimas itu bukan anak kecil lagi mama hannya ingin Dimas menikah dengan wanita baik-baik dan wanita dari kalangan seperti kita tapi kamu malah membelanya kenapa kalau sakit paling juga dia karna masuk angin."
"Tidak ma.. Dimas tidak masuk angin tapi Dimas mabuk-mabukan dan tidak makan hingga membuat perutnya sakit.Lihat ma keadaan Dimas sudah sangat berantakan, aku mohon ma berikan ijin kepada Dimas kalau mama tidak suka dengan Diana tidak perlu mama menemuinya cukup berikan mereka restu aku kasihan ma melihat keadaan Dimas."
__ADS_1
"Sampai mati pun mama tidak akan memberikan mereka restu kalau Dimas menikah dengan perempuan miskin itu lebih baik mama mati.Silahkan kamu keluar Nathan nanti mama menemui Dimas melihat keadaannya."Lalu ibunya pergi meninggalkan Nathan di ruangan itu membuat Nathan semakin kecewa dengan sipat ibunya yang semakin egois.
"Kayaknya aku lebih baik bicara kepada Tiara."ucap Nathan lalu pergi meninggalkan rumah ibunya.
****
Sudah seminggu Nathan berencana ingin menemui Tiara,tetapi belum dia lakukan karna Nathan masih banyak pekerjaan kantor Nathan pun hannya bisa menemui Dimas pada malam harinya setelah pekerjaan kantor selesai karna kesibukan kantornya.
Nathan sangat kaget ternyata Tiara dan pria itu masuk ke sebuah kamar hotel,Nathan sangat kesal kepada Tiara karna Tiara telah berani berbohong kepada keluarganya.Lalu Nathan kembali duduk dikursi yang dia pesan tadi kalau dia membatalkan jadwal pertemuannya dengan kliennya.
Sudah hampir dua jam Nathan menunggu Tiara keluar dari kamar hotel tetapi mereka tetap belum keluar hingga membuat Nathan sangat kesal.Tidak berapa lama ahirnya Tiara dan kekasihnya keluar dengan raut wajah yang sangat bahagia membuat Nathan sangat jijik melihat tingkah Tiara.
Tiara tidak melihat kalau Nathan sudah melihatnya dari tadi hingga Nathan menyapa Tiara terlebih dahulu.
__ADS_1
"Hm...Tiara kamu lagi ngapain di hotel ini siapa pria ini?" ucap Nathan membuat Tiara sangat kaget dan segera melepaskan tangannya dari genggaman pria simpanannya.
"aaa...ini sepupu aku bang kami kesini menemui ibunya yang lagi ada pertemuan!" jawab Tiara dengan gagap Tiara berusaha mencari alasan supaya Nathan percaya kepadanya dan tidak mengadu yang aneh kepada Dimas dan juga ibunya.
"Oooh...gitu ya di kamar hotel sampai dua jam lebih bersama pria itu namanya pertemuan ya.Tiara aku tidak butuh penjelasan apa pun dari mu tapi yang pasti saya sudah tau kalau kamu bukan wanita baik-baik kamu hannya berpura-pura di depan ibuku.Aku berharap dan minta kepada mu silahkan kamu batalkan pertunangan mu dengan Dimas secara hormat atau aku yang mempermalukan mu."
"Maaf bang saya tidak melakukan apa pun dengan sepupuku ini kamu tanya sendiri dia itu sepupuku Abang tidak bisa menuduh Tampa bukti!"ucap Tiara membuat Nathan tersadar kalau tadi dia tidak merekam perbuatan Tiara untuk sebuah bukti kepada ibunya.Di saat Nathan terdiam membuat Tiara semakin sadar kalau Nathan tidak memiliki bukti apa pun,
"baik lah bang aku pulang duluan ya jangan pernah mencoba untuk mencemari nama baikku kalau Abang tidak punya cukup bukti." Lalu Tiara pergi bersama pria itu meninggalkan Nathan membuat Nathan semakin muak dengan tingkah Tiara.
"Aku harus mencari bukti kalau kamu bukan wanita baik-baik."ucap Nathan lalu pergi meninggalkan hotel itu Nathan sangat kesal karna semua pekerjaannya hari ini berantakan.
👉bersambung👉
__ADS_1