Wanita Miskin Yang Terbuang

Wanita Miskin Yang Terbuang
bab 65 ~ Kekosongan hati ~


__ADS_3

Sudah beberapa bulan ini Bagas tidak pernah bertemu dengan Diana,Hal itu juga membuat semangat hidup Bagas sudah berkurang hari-hari yang di lalui Bagas sangat lah hampa tidak ada yang bisa mengantikan posisi Diana di hatinya.Hari-harinya di habiskan oleh Bagas dikantor mencari kesibukan sendiri agar dia tidak merasa kesepian.


Hari ini Diana melihat semua kebutuhan sang baby nya sudah habis Diana melihat isi dompetnya tapi sama sekali tidak ada uang rasanya Diana ingin sekali menangis,bahkan untuk membeli susu saja dia harus mengemis kepada Dimas.Padahal sudah satu Minggu ini Dimas tidak datang mengunjungi mereka.Padahal Tampa Diana sadari Dimas sudah memasang alat yang di sambungkan ke ponsel Dimas semua pergerakan Diana di rumah yang diberikan dia kepada Diana.


Dimas melihat Diana yang sedang memeriksa dompetnya dan Dimas juga melihat diana yang sedang hampir menagis.Lalu Dimas bergegas keluar dari ruangannya dia Menganti pakaiannya dan keluar dari rumah sakit menuju rumah Diana.


Pada saat Dimas sedang masuk mobilnya Tampa Dimas sadari ternyata Bagas bersiap-siap untuk mengikuti kemana Dimas pergi.


Dimas mengendarai mobilnya dengan santai karna dia tidak punya jadwal penting jadi dia bisa santai hal ini sudah di rencanakan oleh Dimas meluangkan waktunya hari ini untuk melihat putri kesayangannya.

__ADS_1


Sementara Bagas yang mengikutinya dari belakang cukup hati-hati karna dia tidak ingin Dimas curiga kepadanya.


Setelah sampai dirumah tempat Diana tinggal Dimas langsung memarkirkan mobilnya dan langsung masuk kerumahnya dia tidak melihat Diana berada diluar lalu dia masuk ke kamar ternyata Diana sedang duduk sambil bermain dengan bayinya.Diana tampak sangat bahagia saat bermain dengan putri nya itu.


Hal seperti ini adalah sesuatu yang sangat membuat Dimas bahagia,Dimas mendekati Diana di dan putrinya,


Diana langsung menjauh dari mereka saat Dimas mendekati mereka Diana selalu menjaga jarak antara mereka berdua.


Sementara Bagas yang berada di luar merasa sangat bosan karna Dimas belum juga keluar dari rumah itu.Bagas sangat yakin kalau Diana dan putrinya tinggal di rumah itu.Sudah beberapa hari ini Bagas menguntit Dimas karna dia sudah tidak tahan untuk menahan rindu menemui Diana.Tidak berapa lama Bagas melihat Diana dan Dimas keluar dari rumah itu seketika itu hati Bagas hancur di saat mobil Dimas semakin menjauh Dimas keluar dari mobilnya dan melihat baby sitter hendak menutup pintu pagar Bagas langsung berlari menemui sang baby sitter itu.

__ADS_1


"Permisi...."ucap Bagas memanggil baby sitter dengan sopan hingga membuat baby sitter itu tidak curiga kepada Bagas,


"Ada apa mas,cari siapa?"tanya baby sitter lalu membuka pintu gerbang memastikan tamunya siapa,


"Mbak aku mau tanya Diana dengan Dimas apa sudah menikah?"tanya Bagas sebenarnya dia sangat ragu-ragu untuk menanyakan hal itu, tapi Bagas tidak terima kalau Diana sampai menikah dengan Dimas.


"Tidak pak,setau aku pak mereka hannya orang asing aku juga bingung kenapa dokter Dimas begitu sayang kepada bayi itu sementara nona Diana jarang mau bicara kepadanya," ucap baby sitter itu membuat Bagas merasa sangat bahagia setidaknya dia masih punya kesempatan untuk bisa hidup bersama dengan Diana.


👉bersambung👉

__ADS_1


__ADS_2