Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram

Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram
10


__ADS_3

Hari-hari di lalui Clara penuh warna semenjak bersama dengan Bram. Banyak hal baru yang dia rasakan seperti malam mingguan yang baru pertama kalinya Clara rasakan. Yah.. Clara memanglah gadis yang sangat jarang keluar rumah hanya untuk berjalan-jalan.


Tapi dalam berpacaran Bram dan Clara tidak pernah menampakkannya di sekolah mereka hanya bertemu layaknya sahabat di sekolah tak pernah sekalipun mereka berdua-dua an di sekolah seperti cara berpacaran anak muda pada umumnya begitupun di luar Clara tidak pernah di jemput oleh Bram karena takut di marahi dan di gunjingkan oleh para tetangga makanya Nana lah yang selalu menjemputnya di rumah.


Clara memang berasal dari keluarga bangsawan tak heran dimanapun dia berada dia harus menjaga sikapnya.


Tidak terasa Clara dan Bram sudah 1 bulan berpacaran dan hari ini Clara ada kegiatan sekolah bersama Nana dan Lina di kampung T. Clara di antrarkan oleh Bram dan Nana di antarkan oleh Haikal serta Lina di antar oleh pacarnya Philo.


Clara POV


Ini pertama kalinya aku ke kampung T dan itu bersama Kak Bram. Aku sangat bahagia ku lihat sahabatku di bonceng dengan memeluk pacarnya dari belakang ahh so sweet nya sejujurnya aku juga ingin tapi aku malu karena aku tidak pernah berdekatan dengan laki-laki.


Di tengah lamunan ku tiba-tiba kak Bram menyentuh telapak tangan ku yang ada di atas lutut ku aduhhh tanganku kan kasar dan dingin sekali jantungku berdetak tidak seperti biasanya. Aku bahagia tapi aku juga melepaskan tangan ku dari genggamannya karena ini terlalu bahaya tapi tiba-tiba dia berbalik dan tersenyum padaku syukurlah dia tidak marah.


Di perjalanan beberapa kali kami berhenti untuk beristirahat karena ini perjalanan pertama kali ku bersama sahabatku aku tidak merasakan lelah karena terlalu bahagia.


Tiba-tiba Haikal dan Nana mendekatiku yang sedang berdiri melamun

__ADS_1


"Bram terlihat sangat menyayangimu" ucap Haikal di dekat ku sambil tersenyum kearah Nana. Aku berbalik dan mengangkat alisku yang artinya aku bertanya dari mana kamu tau?. Nana memperlihatkan ku foto nya yang baru saja di ambil oleh Haikal di belakangnya ada aku dan Bram


"Liat aja Clar tatapan Bram sangat lembut padamu" sambil memperlihatkan ku fotonya dan aku membenarkannya dalam hati karena aku terlalu malu untuk menimpali perkataan Nana dan Haikal. Setelah beristirahat beberapa menit kami melanjutkan perjalanan kembali untuk sampai ke kampung T.


Selang beberapa jam kami pun sampai di kampung T dan kami beristirahat di rumah keluarganya Nana.


Aku turun dari motor dan duduk di teras keluarganya Nana yang bernama tante Sri. Tante Sri menyambut kami sangat hangat dan mempersilahkan kami masuk.


Saat ingin berdiri tiba-tiba kak Bram menarik tangan ku dan mengelap wajah ku


"Wajahmu banyak debunya Clar. Kakak Lap in ya" ucapnya tsrsenyum manis padaku


Setelah rangkaian kegiatan yang kami lakukan di kampung T, kami pun kembali ke rumah tante Sri dan di hidangkan makan siang oleh Tante Sri kulihat ada sambal Pete di depanku dan sahabatku sangat lahap memakannya akupun penasaran ingin mencobanya dan ternyata memang enak.


Setelah makan, kami memutuskan untuk pulang tapi tiba-tiba tenggorokan ku sangat serak dan gatal


"Kenapa Clar?" tanya kak Bram khawatir

__ADS_1


"uhhuk.. Uhukk.. Gak tau kak tiba-tiba tenggorokan ku gak enak" jawabku sambil terbatuk


"emang tadi kamu habis makan apa? Alergi kah?"


"uhhukk.. Uhhhkk.. Gak tau kak tadi cuman makan sambal Pete dan telur. Tapi aku gak alergi telur kok" jawabku lagi sambil terbatuk dan mengeluarkan air mata rasanya sangat aneh di tenggorokan dan mulutku.


"kamu alergi pete?" sambil menghela nafas berat


"bisa jadi kak ini pertama kalinya aku mencobanya" jawabku dengan sesegukan karena batukku sudah sangat menyiksaku


Kak Bram tiba-tiba membelokkan motornya kearah kiri kan seharusnya ke kanan pikirku tapi tiba-tiba dia berhenti di depan warung dan membelikan ku air kelapa muda kemasan dan permen serta air mineral dia lalu membukakannya untukku dan menyuruhku meminum air kelapa muda itu sampai habis setelah itu dia melajukan motornya dengan kecepatan sedang dan menyuruhku bersandar di pundaknya dan akupun menurut saja **tapi hanya kepalaku loh yaa


Tanpa kusadari motornya sudah berhenti didepan rumah ku akupun turun sambil mengucapkan terima kasih padanya


"Langsung mandi ya.. Ntar aku kesini sama temen-temen. Mau nitip makanan apa?" tanyanya sambil mengusap kepalaku


"gak usah kak kalo mau kesini gak usah bawa apa-apa"

__ADS_1


Yaudah kakak pulang mandi dulu ya..


1 jam kemudian kak Bram benar-benar datang bersama sahabatku dan pacarnya membawa gorengan. Kamipun berkumpul di teras sambil bercerita sampai tidak terasa sudah pukul 21.00 dan mereka semua pamit pulang. akupun masuk dan mengunci pintu dan membuka jilbab ku yapp di rumah aku memakai jilbab ku karena Kak Bram akan memarahiku jika aku tidak mengenakan jilbab keluar dari pintu rumah. Setelahnya akupun terlelap karena kecapean jadi aku tidak membutuhkan waktu lama hingga tertidur pulas.


__ADS_2