
Hari-hari di lalui Clara dengan lancar dan bahagia hanya saja dia merasa kesepian di sekolah karena dia tidak lagi bisa bertemu Bram di sekolah.
Dulu Bram suka sekali datang menjemputnya di kelas nya lalu membawakan barang Clara dan perhatian kecil itu lah yang sangat membuat Clara jatuh kedalam pesona seorang Bramasta.
Clara sering sekali di peringatkan baik oleh teman-temannya ataupun keluarganya untuk tidak terlalu bergantung dan berharap banyak dengan Bram karena sebentar lagi Bram akan meninggalkannya untuk kuliah tapi Clara merasa tidak keberatan jika hanya LDR antara Kota S dan kota M tohh juga Clara sering berkunjung ke kota M dan dia berpikir hanya 1 tahun LDR karena tahun berikutnya dia akan menyusul Bram ke kota M untuk berkuliah juga.
"Nak, jangan terlalu berharap banyak. Bram sebentar lagi akan berkuliah dan meninggalkan kota S selama 4 tahun. Memang kamu sanggup?" tanya tante Clara saat itu dan hanya di angguki Clara karena dia tidak merasa keberatan jika hanya LDR selama 1 tahun
Clara sudah merancang rencana jika nanti dia juga kuliah di kota M bersama Bram. Dia akan masuk di kampus yang sama agar dia bisa bersama Bram makanya Clara sudah mulai giat untuk meningkatkan belajarnya agar mudah mendapatkan kampus yang dia inginkan nanti.
__ADS_1
Entah kenapa akhir-akhir ini semakin Bram akan pergi berkuliah Bram semakin memanjakan Clara dan Clara menyadarinya tapi Clara tidak terlalu mengambil pusing hal itu.
Bram pun semakin sering berkunjung ke rumah Clara malam itu Bram dan Clara berbincang-bincang di teras rumah Clara tapi tiba-tiba saja Bram men**** pipi kiri Clara. Clara tiba-tiba membatu antara senang, kaget, dan ingin marah akhirnya Clara menutupi wajahnya dan enggan berbicara dengan Bram. Bram pun beberapa kali meminta .aaf pada Clara tapu tidak mendapat respon dari Clara karena merasa tidaj enak Bram pamit pulang pada Clara
"Aku minta maaf ya. Janji gak ngulangin lagi.. Masuk gihh kakak mau pulang" kata Bram lalu berdiri tiba-tiba saja Clara menarik tangannya
Jantung Bram semakin berpacu cepat karena takut membayangkan yang akan terjadi nanti jika dia meninggalkan Clara padahal dia sangat tau di sini Clara sangat kesepian. Clara memiliki sahabat tapi sahabat Clara tidak bisa di percaya karena mereka kerap kali menyakiti Clara tapi Clara selalu sabar dan berpikir itu salah Clara bukan temannya.
Pernah suatu hari sahabat Clara membuat status di sosial media
__ADS_1
"Kacang lupa kulit" status Lina
"Kalau bahagia sudah lupa dengan sahabatnya" status Nana
Bram sempat emosi dengan hal itu karena yang selama ini yang dia lihat dan teman kelas Clara katakan Clara jarang bergaul dengan siapapun itu terkadang di hubungi Clara jarang me respon nya tapi semenjak bersama dengan Bram, Clara lebih terbuka pada teman-temannya sekarang tapi entah kenapa sahabat Clara berkata seperti itu.
Pernah juga Clara baru datang dan sahabat Clara sedang duduk di gazebo dekat kelas Clara. Clara pun tersenyum pada mereka tapi mereka tidak menggubrisnya lalu dia berbicara keras mengataka
"Kacang lupa kulit" dan Bram menyaksikan itu semua dimana Clara mengusap air matanya dan tertunduk sedih. Tapi Clara tidak pernah membalas mereka apalagi mengadu padahal bisa saja Bram yang akan menegur sahabat Clara. Hal ini lah yang memberatkan Bram untuk meninggalkan Clara. Clara akan kesepian lagi dan memendam semuanya sendiri lagi.
__ADS_1