
Siang itu banyak teman dekat baik dari Clara maupun Bram yang hadir untuk melihat pasangan suami istri yang baru SAH subuh tadi
"ehhem... Cerah banget mukanya pengantin baru" goda wulan
"ihh apa sih" jawab Clara salah tingkah dan menyembunyikan wajahnya pada lengan besar Bram.
"kamu mau makan gak yang?" tanya Bram yang melihat Clara masih bergelayut di lengannya
"Terserah kamu aja yang" jawab Clara
"ehhemm.. Bram pulang yuk" ajak Ibu Bram
"Loh kok pulang tan? Kan kita udah Sah,"
"loh kok masih manggil tante sih?Ibu dong"
"Iya Bu" jawab Clara
"Bram harus balik dulu nak habis resepsi baru tinggal bareng. Iya nggak Bram" dan hanya di jawab cengengesan oleh Bram.
Akhirnya Bram dan rombongan meninggalkan rumah Clara dan di ikuti teman-temannya. Clara pun masuk ke dalam kamar untuk menghapus make up nya dan mengganti bajunya Clara yang kelelahan langsung tidur setelah mengganti pakaiannya.
dia terbangun tengah malam karena sangat lapar karena sedari siang dia belum makan.
Dia makan dengan lahap dengan mie instan di campur telur dan sayur setelah itu dia meminum es jeruk yang ada di kulkas sambil membawanya ke dalam kamar tak lupa dia juga meraih sebotol air es di dalam kulkas.
pagi harinya dia bangun dengan kepala yang terasa sakit dan berat serta hidungnya yang mampet sehingga dia memutuskan untuk tetap tidur
Hp nya sudah beberapa kali berbunyi tapi tetap di hiraukannya tak lama kemudian
Tok
Tok
Tok
"Clara.. Ada Bram di depan" tak ada sahutan dari dalam kamar akhirnya tantenya membuka pintu kamar dancmelihat Clara masih tidur di bawah selimut dengan nyenyaknya
"Clara..." dia menyentuh kening Clara dan ternyata sangat panas tante buru-,buru keluar untuk memberitahukan orang tua Clara dan mereka segera menuju ke kamar Clara
"ini anak kenapa tiba-tiba sakit begini" ucap ayah Clara tiba-tiba sang istri mencolek nya dan menunjuk ke arah nakas melihat di atas nakas mereka dapat menyimpulkan bahwa Clara sakit karena meminum air es malam-malam.
Keluarga Clara yang lain telah pulang ke kota masing-masing dan akan kembali sebelum resepsi Clara di adakan 2 minggu lagi dan orang tua Clara rencananya akan pulang siang nanti karena pekerjaan nya dia tidak bisa meninggalkannya terlalu lama.
__ADS_1
Bram yang menunggu terlalu lama di teras memutuskan masuk untuk melihat Clara langsung karena khawatir karena Clara tidak pernah mengangkat telepon atau membalas pesannya dari sejak dia pulang.
dia mengintip di kamar Clara dan melihat disana mertua nya sedang terlihat gusar diapun memutuskan untuk masuk
"Assalamualaikum maaf aku masuk tanpa izin Yah"
"ehh maaf nak. Ayah lupa kalau kamu masih di depan soalnya Clara sakit kayaknya karena habis minum air es malem-malem ini demam nya udah agak turun sih"
Bram pun segera menghampiri Clara
"Sayang" dan Clara tiba-tiba membuka matanya
"Bram? Kamu di sini?" ucapnya lemah
"ke rumah sakit ya?" dan di jawab gelengan oleh Clara
"aku mau di suapin kamu yang" ucap Clara lirih kemudian meneteskan air matanya. Clara memang sangat cengeng jika sakit dan Bram sangat mengerti itu 7 tahun bersama Clara dia mengenal Clara dengan sangat baik
"Oke aku beli bubur dulu. Gak ada penolakan. Bubur dan ayam goreng, mau kan?" dan diangguki oleh Clara
30 menit kemudian Bram sudah masuk ke kamar Clara membawa nampan berisi semangkuk bubur dan ayam goreng yang telah dia suir dan sambal kesukaan Clara pun ada disana Bram juga membelikan Clara air kelapa muda.
Bram dengan telaten menyuapi Clara hingga makanannya habis tak lama kemudian mertua dan tente mertuanya masuk ke dalam kamar
"Ayah sama Mama juga balik Bram soalnya kerjaan numpuk di tambah sawah juga harus di tinjau biarpun ada orang yang kerja sih"
"Hati-hati ayah, mama, tante, nenek"
"Ehh kamu jangan nginep loh ya belum boleh. Kamu temenin Clara aja dulu OK?" peringatan tante Clara yang tidak boleh di ganggu gugat
"Bye" dan akhirnya mereka semua berangkat. Tinggal lah Bram dan Clara yang ada di dalam rumah. Kakak Clara sibuk mengurus bengkel yang baru dia rintis yang tidak jauh dari rumah.
Bram pun menutup pintu dan masuk ke dalam tapi tidak ke kamar Clara karena takut khilaf. Baru saja ingin memejamkan matanya ,terdengar teriakan lirih dari Clara yang memanggilnya dia pun segera beranjak ke kamar Clara dan mendapati Clara terduduk di pinggiran ranjangnya
"Bram.. Anter ke kamar mandi please" Bram dengan senang hati mengangkat Clara menuju kamar mandi lalu kembali keluar kamar dan akan masuk jika Clara memanggilnya lagi.
Cklek
Suara pintu yang di buka menampakkan Clara yang segar karena habis mandi dan saat ini dia memakai dress lengan panjang dan jilbab berwarna orange lalu duduk di samoing Bram sambil menonton film kartun dan memakan cemilan
"Maaf ya ngerepotin" ucap Clara yang merasa tidak enak
"ehh.. Direpotin sama istri sendiri aku ikhlas kok"
__ADS_1
"ahh suami.." Clara pun bersandar di bahu Bram sambil melingkarkan tangannya di perut Bram
"Nggak nyangka ya Yang kita bisa sampai di titik ini. Dan aku bahagia" ucap Clara
"Aku juga yang. Kita sama-sama memperbaiki diri ya.. Kamu maukan nanti ikut dimanapun aku tinggal?"
"dimanapun dan kemanapun kamu aku akan ikut Yang.. Selama itu bersamamu aku ikhlas lahir batin mau tinggal di rumah kecil, rumah besar yang penting bersamamu" ucap Clara dan semakin menenggelamkan wajahnya di ketiak Bram.
"Ayangg.. gelii hahaha" ucap Bram di barengi tawanya dan dengan susah payah melepaskan wajah Clara dari ketiaknya
"kamu kok gitu sih yang. Kan aku cuman mau cium ketek. Aku suka cium ketek yang"
"Tapi geli ayanggg" Clarapun langsung duduk tegap dan menjauh dari Bram. Melihat istrinya yang merajuk dia pun mengalah
"ya udah sini" dengan pasrah mengangkat ketiaknya dan membiarkan Clara menempel disana. Dan Clara dengan senang hati langsung menempelkan hidungnya di ketiak Bram. Bram yang susah payah menahan gelinya pun terpaksa menggigit bibir nya dan Clara yang melihatnya tersenyum puas. Dengan Jahil nya Clara pelan-pelan mendekatkan tangannya dan langsung meremas dada Bram seketika tawa Bram pecah karena kejahilan sang istri
"HAHAHAHAH AMPUN YANG.. AMPUNN HAHAHA" Bram langsung menyembunyikan dadanya menggunakan bantal dan membuat Clara kembali merajuk pada Bram.
"Ehhemm.." deheman sang kakak yang mengganggu pengantin baru itu
"Ini belum resepsi loh.. Jangan sampai telinganya udah jadi sebelum resepsi"
"apaan sih kak kita cuman bercanda kok dari tadi" jawb Clara yang cemberut
"Nanti kebablasan woyyy"
"Balik sono Bram.. Tinggal 2 minggu lagi tahan dikit lahh" dengan senyum jahil sang kakak ipar
"yaudah aku balik deh.. "
"Yahh Bram gak asik"
"nanti juga kamu ngikutin dia Clara. Sana masuk kamar" perintah sang kakak dan Clara langsung meninggalkannyansambil menghentakkan kakinya
"Jaga adikku ya Bro" ucap kakak Clara sambil menepuk oundak Bram sebelum Bram berlalu keluar rumah untuk pulang kerumahnya.
Clara yang ketagihan bercanda dengan Bram pun mengirim pesan pada Bram
"Yang aku kangennn" isi pesan Clara
"Sabar ya sayang.. kita bakalan di pingit nih tahan rindu dulu ya" dan tiba-tiba saja Clara menangis karena akan dipingit dan mengajukan proters di group keluarganya tapi sayang nya tidak ada yang merespon nya.
"Ih nyebelin" karena kesal Clara oun menyimpan Ho nya lalu tertidur kembali.
__ADS_1