Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram

Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram
18


__ADS_3

Author POV


Clara beberapa kali terbangun dari tidurnya dia selalu berharap ini semua hanyalah mimpi. Dia berharap saat dia membuka matanya dia langsung menemukan pesan Bram kepadanya yang mengajaknya bertemu tapi nihil. Bram nya sudah jauh dan dia tidak bisa berbuat apa-apa. Tiba-tiba Clara memejamkan kembali matanya dan berpikir ini bisa saja hanya mimpi lalu dia mengambil Hp nya dan menghubungi Bram


"Hai.. Yang.. Besok mau jalan gak? Besok aku gak ke sekolah soalnya sakit heheh.. Tapi aku mau jalan" isi pesan Clara dan berharap mendapatkan balasan dari Bram dan meng iyakannya


10 menit


20 menit


30 menit


"sayang.. sebentar lagi pesawat ku akan take off. Jaga kesehatan ya jangan lupa makan lalu minum obat kalau udah sampai di kost an aku telpon"


Clara langsung saja memegang dada nya dan menangis. Kenyataan ini terlalu berat dia terima. Dia terlalu sakit untuk menghadapinya. Ini terlalu kejam untuk di hadapinya sendiri.


"Bram.. Hik hik hik" dia berusaha meredam suara tangis nya dengan menutup mulutnya dengan selimut.


Clara mengambil kembali Hp nya dan mengirimkan pesan pada Bram


"hati-hati ya yang.. Jaga kepercayaan ku. Aku akan selalu ada di sini di tempat dimana kamu meninggalkan ku terakhir kali. Jaga kesehatan dan semangat kuliah nya. Aku akan baik-baik saja di sini dan merindukan mu selalu" isi pesan Clara. Dia kembali menarik nafasnya berulang kali dan memutuskan untuk berwudhu dan melaksanakan shalat subuh. setelah melaksanakan shalat Clara berdzikir kemudian berdoa dengan di penuhi air mata setelah itu dia mengaji dan akhirnya tertidur.


memang hari ini Clara tidak berangkat ke sekolah selain karena sakit, juga karena tidak mungkin dia ke sekolah dengan mata bengkak nya.


Clara memutuskan untuk pergi berjalan-jalan dengan motor dia menghindari tempat-tempat yang pernah dia kunjungi bersama Bram.untuk sementara ini biarlah seperti ini dulu perlahan dia akan belajar untuk terbiasa tanpa Bram.

__ADS_1


Saat berkeliling tiba-tiba Clara di hentikan oleh polisi dan di mintai SIM dan STNK nya


"bisa tunjukkan SIM dan STNK nya dek?" ucap polisi tersebut dengan memoerhatikan wajah Clara yang sangat terlihat sayu dan sendu


"Maaf pak saya tidak punya" akhirnya kunci motor dan motor Clara di ambil oleh polisi tersebut dan Clara di minta oleh polisi untuk menghubungi orang tuanya tapi sayangnya tidak ada yang mengangkat telpon dari Clara akhirnya Clara kembali menangis tapi mengirimi pesan pada Ibu nya


"Ma.. Clara kena tilang. Bisa ke sini gak please"


"Pah.. Clara kena tilang"


"tante.. Clara di tilang"


"Kakak Clara kena tilang"


Ya Allah aku harus apa dia kembali teringat pada Bram. Di saat seperti ini Bram selalu ada untuk nya tapi kali ini dia benar-benar sendiri


"Assalamualaikum sayang"


"walaikumsalam.. Huhuhuuuu.. Aku kena tilang.. Aku gak tau harus apa" jawab Clara sesenggukan


"kamu dimana sekarang?"


"di jalan abubakar"


"kamu tenang dulu ya.. Jangan panik OK?aku matiin duku ya.. Assalamualaikum"

__ADS_1


"Walaikumsalam" Clara menghela nafas kali ini tidak akan ada yang menolong nya. Tiba-tiba polisi tadi memberikan kunci motor Clara dan mempersilahkan Clara untuk kembali pulang ke rumah. Clara sampai ter heran-heran karena dia tidak melakukan apapun tapi dia sudah di bolehkan pulang dengan motornya


"Hati-hati di jalan ya dek. Bram sudah mengurus semuanya"


"terima kasih pak polisi" Bram lagi.. Memang Bram yang selalu ada. Ho Clara kembali bergetar ternyata telpon dari Bram


"sayang pulang nya hati-hati ya.. Sampi rumah langsung makan, minum obat dan istirahat nanti aku telepon lagi"


Clara baru ingin berbicara tapi Bram mematikan teleponnya. Clara mengendarai motor nya dan pulang ke rumah. Se sampainya di rumah ternyata tidak ada orang di rumah nya dan dia menuju meja makan ternyata tidak ada makanan disana dia pun menuju ke lemari dan kulkas mencari bahan makanan yang bisa dia masak tapi nihil. dia tidak punya uang dan tak ada makanan akhirnya dia hanya minum air 3 gelas untuk mengganjal perutnya. Dia benar-benar sendiri dan tidak ada yang memperhatikannya.


Nenek dan tante nya telah berangkat ke kota M untuk nengunjungi saudaranya dan Clara tidak di ajak apalagi memberitahukannya pada Clara.


Orang tua Clara sedang bekerja di kota B saat ini dan kadang berpindah-pindah kota.


Kakak Clara kuliah di kota M semester awal.


Clara menghela nafas lagi. Dia benar-benar tidak di perhatikan tapi tiba-tiba Hp nya bergetar dan itu pesan dari tante nya


"Tante sama nenek ke kota M untuk beberapa hari di rumah gak ada makanan tante gak sempet ke pasar karena ini mendadak tante nyimpen uang 200 ribu di meja belajar kamu. Hati-hati di rumah ya" begitu isi pesannya.Clara tidak berniat membalas pesan tante nya karena terlanjur di kecewakan. Akhirnya Clara tertidur dan tidak menghiraukan lagi Hp nya.


Pukul 3 sore dia baru terbangun karena merasakan perutnya yang sangat sakit akhirnya dia berjalan ke meja belajarnya dan mengambil uang yang di simpan oleh tante nya. Dengan menahan sakit, Clara berjalan ke warung untuk membeli mie instan lalu pulanf dan memasaknya tidak lama Hp nya berdering Bram menelponnya


"Lagi apa sayang?" tanya Bram


"Kapan pulang? Aku gak kuat. Aku gak punya siapa-siapa. Aku sendirian. Pulang yaa" ucap Clara sesenggukan lagi karena merasa sudah sangat lelah dengan semua ini

__ADS_1


"shhhuuuuuttt.. Sabar ya.. Aku sangat menyayangi mu. Jangan nangis lagi ya. Aku harus ke kampus dulu untuk melihat jadwal udah dulu ya sayang" ucapnya dan langsung mematikan telponnya.


Clara sudah tidak lagi bernafsu untuk melanjutkan makannya. Semua orang terlalu sibuk. Dia kembali meringkuk di depan TV dan akhirnya tertidur dengan segala kecewanya.


__ADS_2