
Saat ini Clara tengah menjalani Sidang Skripsinya di hadapkan dengan 5 orang penguji tak membuat nyalinya ciut justru dia dengan yakin bisa melewati ini semua dengan bantuan Allah serta do'a dari orang terdekatnya.
Jam 3 dini hari tadi dia sudah bangun dan langsung melaksanakan Shalat tahajjud meminta agar ujiannya fi lancarkan dan mendapatkan nilai yang memuaskan dan dia juga tela meminta do'a restu pada keluarganya. dan sebelum masuk ke ruang sidang tadi dia melaksanakan Shalat Duha terlebih dahulu sehingga dia dengan mantap melangkah di ruang sidang.
Bukan Clara yang ketar-ketir saat ini justru teman-temannya lah yang khawatir karena penguji Clara terkenal sangat killer
"Duhh gimana ya kabar Clara di dalam" ucap Wulan dan hanya di angguki oleh teman-temannya tanpa berniat menanggapi. Banyak sekali senior yang sinis kepada Clara dan teman-temannya karena menganggap Clara sok pintar karena mengajukan ujian skripsi lebih cepat dari jadwal yang di tentukan. Jika Clara berhasil wisuda tahun ini maka dia akan menjadi wisudawan termuda dan lulusan tercepat di kampusnya.
Bram yang mengintip Clara dari kaca transparan pun merasa Clara akan di tekan di dalam karena pastilah orang-orang menganggapnya sok pintar.
Di luar dugaan mereka semua yang berada di luar ruang sidang, justru saat ini Clara hanya dengan santai menjawab pertanyaan para penguji karena Clara mampu membalikkan keadaan sehingga dia tidak bisa di tekan oleh pengujinya dan para penguji cukup mengetahui bahwa mental Clara cukup aman karena beberapa penguji mengintimidasi Clara tapi Clara selalu menjawab nya
"Apa ini adalah hasil kerja Skripsi mu?di halaman teori mu saja kamu tidak mengingatnya" sarkas pembimbing yamg sangat terkenal killernya
"Jika bukan saya yang membuatnya, tidak mungkin saya bisa memberikan semua rincian penelitian saya pada dewan penguji dan saya bisa menjelaskan penelitian saya tanpa melihat contekan. Masalah halaman bisa saja saya keliru dan itu kesalahan saya tapi tidak seharusnya saya di intimidasi di sini hanya karena kekeliruan saya mengenai halaman saja kecuali jika hasil penelitian saya yang keliru saya ucapkan barulah itu patut dewan terhormat pertanyakan" mendengar jawaban Clara yang sangat tegas dan lugas membuat pengujinya berdecak kagum karena dengan berani juga dia menatap mata penguji yang bertanya padanya.
Di akhir sidang, penguji memberikan tepuk tangan dan memuji keberanian Clara, bukannya Clara yang meminta di foto bersama dewan penguji, justru mereka lah yang meminta untuk berfoto dengan Clara dengan bantuan Bram dan jujur saja Bram sangat bangga pada sang kekasih setelah sesi foto, Clara kembali duduk dan Bram memutuskan berdiri di pojok ruangan mendengarkan nilai yang di raih Clara pada sidangnya
"Clara Aulia Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dengan judul Penelitian The Effectiveness of Using the BBC News Application to Improve the Speaking Ability of Class XI IPS 1 Students of SMAN X Kota S tahun penelitian 2020 di nyatakan LULUS dengan nilai A" mendengar itu Clara langsung luruh bersujud di lantai untuk mengucap rasa syukurnya. Perjuangannya yang dari nol menyita waktu, tenaga dan kesehatannya tidak pernah sia-sia air mata bahagia jatuh ke pipinya dengan wajah sembab dan sesenggukan dia berjabat tangan dengan dewan pengujinya sambil mengucapkan terima kasih.
Bram yang berdiri di pojok ruangan merasa sangat bangga walaupun sang kekasih hanya berkuliah di kota kecil ini tapi dia mampu mengukir prestasi yang membanggakan dan menjadi lulusan termuda dengan hanya menempuh pendidikan 3 tahun 3 bulan dengan kegigihan nya. Clara langsung menghampiri Bram setelah merapikan Laptop serta kertas-kertasnya
__ADS_1
"Aku LULUSSSS" teriaknya sambil memeluk Bram
"Alhamdulillah sayang" dan mengusap air mata Clara lalu memberinya minum.
Setelah itu mereka kekuar dan langsung di hampiri oleh teman-temannyandan memeluknya erat. Tanpa di beri tahu oleh Clara mereka sudah tau kelulusan dan prestasi yang di raih Clara dari Situs resmi kampusnya wajah Clara menghiasi seluruh media online milik kampusnya dan banyak pula yang me repost nya karena bangga.
Setelah berfoto ria, Bram menghampirinya dengan membawa buket mawar merah dan Clara langsung meraihnya dan mengucapkan terima kasih
"Eh Clar itu apa di tengah-tengah bunganya" Clara pun melihatnya ternyata kotak cincin buludru
"Bram?" dan di angguki oleh Bram. Bram segera meraihnya dan berlutut di hadapan Clara
Clara Aulia, ayo kita menikah aku sudah mendaftarkan pernikahan kita dan besok akad" Clara yang sangat terharu dengan kejutan Bram kembali menangis. Begitu banyak kamera yang mengabadikan moment itu dan di saksikan oleh para dosen serta penguji nya. Tanpa penolakan Clara langsung menganggukinya kemudian berjongkok menangis sesenggukan kemudian di hadiahi tepuk tangan yang sangat meriah dari orang-orang yang melihatnya.
Kabar bahagia ini dengan cepat tersebar hingga viral
"Mahasiswi cantik lulusan tercepat langsung di lamar sang kekasih setelah Sidang Skripsi di depan ruang Senat" begitu lah judul berita viral itu.
Setelah semua acara dan ucapan selamat dari banyak pihak, Clara pulang dengan di antarkan oleh Bram dan ternyata disana keluarga besarnyabsydah berkumpul untuk memberi ucapan selamat dan untuk menghadiri akad Clara dan Bram besok
"Kak Bram gak boleh masuk dan gak boleh ketemu sama Kak Clara apalagi komunikasi di Hp" ucap adik sepupu Clara yang menghadang Bram di depan pagar dengan menghela nafas berat, dia kembali pulang kerumahnya untuk memeriksa persiapannya besok yang telah di siapkan oleh orang tua dan keluarganya.
__ADS_1
Saat ini Clara tengah sibuk dengan keluarganya karena begitu bangga dengan prestasi Clara tapi itu tidak lama karena Clara harus melakukan beberapa prosesi sebelum akad besok.
Sore itu di adakan prosesi siraman di rumah Clara dan Bram setelah itu di laksanakan pengajuan yang hanya keluarga saja nanti mereka akan mengundang jika akan resepsi saat ini cukup keluarga saja dan orang-orang yang berkepentingan di akad besok. Setelah selesai proses pengajian, Clara di giring masuk ke.kamarnya untuk beristirahat sambil sepupunya memakaikannya masker wajah.
Pukul 3 dini hari Clara bangun dan segera mandi lalu melaksanakan Shalat Tahajjud
"Ya Allah, lancarkanlah segala urusan ku Ridhoi lah rumah tanggaku Ya Allah..." dan masih banyak do'a yang di panjatkan oleh Clara. Setelah shalat Clara kembali masuk ke kamarnya untuk di dandani dan di pakaikan pakaian adat serta aksesoris yang di bawa oleh MUA yang di sewakan untuk nya dan itu adalah MUA yang di idam-,idamkan oleh Clara.
Tepat pukul stengah 5 pihak laki-laki sudah datang karena Akad akan di laksanakan menjelang shalat subuh hari akad dipilih oleh Bram yaitu hari Jum'at dan waktu akad di pilih oleh Clara karena dari dulu selalu menginginkan akadnya menjelang subuh karena katanya agar bisa melaksanakan shalat berjamaah dengan sang suami saat para malaikat turun dan pernikahannya di doakan oleh para malaikat.
Tepat kata
SAH
Terucap dari para saksi, adzan subuh pun terdengar bersahutan dari segala penjuru Clara pun segera di giring oleh sang Ibu dan adik perempuannya untuk menemui Bram. Bram yang melihat sang kekasih yang kini menjadi Istrinya terharu tanpa terasa meneteskan air mata dan kemudian sesenggukan lalu menyodorkan tangannya untuk di salami oleh Clara yang kini ikut terisak sambil mencium tangan sang suami Bram memegang ujung kepala Clara sambil mendoakan sang Istri kemudian meniup dan berakhir mencium keningnya dan mereka bersama-sama meneteskan air matanya seluruh keluarga dan beberapa tamu yang hadir pun terharu menyaksikannya.
"Kita Shalat dulu ya sayang" Ucap Bram menatap dalam Clara dan sukses membuat Clara salah tingkah
Mereka berdua pun menuju kamar untuk melaksanakan Shalat setelah Clara membersihkan Make Up di Wajahnya karena sebentar dia akan berganti pakaian kebaya.
Setelah shalat Bram langsung berbalik dan menyodorkan kembali tangannya pada Clara dan di sambut oleh Clara. Bram kemudian mencium kembali kening sang Istri.
__ADS_1