Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram

Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram
11


__ADS_3

Author POV


Clara dan Bram sudah menjalani hubungan selama 3 bulan. Banyak hal yang di temui Clara semenjak bersama dengan Bram. pertama kali nongkrong di cafe, yang dulunya Clara hanya akan makan makanan rumah, sekarang ia sangat sering makan di resto bersama Bram. Bukan Clara tidak mampu tapi selama ini Clara selalu di didik untuk makan makanan rumah dan menghindari banyak memakan nasi tapi semenjak bersama Bram, Clara banyak memakan nasi yang mengakibatkan timbangannya naik. Clara juga baru pertama kali membuka diri untuk berteman dengan laki-laki yaitu teman-teman Bram. Clara yang awalnya pemalu dan sulit berteman dengan orang baru terutama laki-laki, kini lebih cerewet dan lebih sering tertawa.


Saat ini Bram tengah sibuk untuk persiapan ujian tapi dia selalu meluangkan waktu untuk berkunjung ke rumah Clara atau mengajak Clara berjalan-jalan dimalam hari, hal itulah yang membuat nenek Clara semakin tidak suka dengan perubahan cucunya dan Nenek Clara pun sangat menunjukkan ketidak setujuannya dengan hubungan Clara dan Bram pernah suatu waktu Bram datang berkunjung untuk membantu Clara mengerjakan tugas sekolahnya yang tidak terlalu ia mengerti dan nenek Clara marah-marah dan berteriak menyuruh Clara masuk dan mengusir Bram hal itu yang memicu perselisihan antara Clara dan neneknya karena Clara merasa ia di permalukan dan memang tidak sepantasnya memperlakukan tamu seperti itu.


Karena kecewa Clara menjadi sosok yang pemurung di rumah.


Karena takut neneknya semakin marah, dia bertekad untuk mengakhiri hubungannya dengan Bram dengan berat hati.


Sepulang sekolah Clara sudah melihat Bram menunggunya di parkiran dan ia pun segera naik ke motor Bram dengan hati-hati dia berbicara ke Bram

__ADS_1


"Kak, hubungan kita tidak seperti akhir yang kita bayangkan aku takut karena melawan orang tua semakin banyak kesulitan yang kita temui. Mari kita mengakhiri nya dengan baik-baik" ucapnya sambil meneteskan air matanya. Sakittt itulah yang dirasakan Clara. Baru saja dia menemukan sosok yang memberikannya perhatian dan melindunginya tapi harus berakhir begitu saja karena restu. Dia sangat kecewa kepada Neneknya karena dia tidak pernah di beri perhatian bahkan dia selalu mengalah pada siapapun hanya bersama Bram lah dia merasa bebas tanpa harus mengalah. Clara adalah sosok manja sebenarnya tapi karena selalu di perlakukan tidak adil dia berusaha untuk bisa mengerjakan segalanya hanya bersama Bram dia memperlihatkan sosok manja dan sangat cerewetnya.


mendengar perkataan Clara, mata Bram berkaca-kaca


"tidak bisakah kita berjuang dulu?" ucapnya dengan suara bergetar. Sosok yang selama ini terlihat tegas hari ini memperlihatkan sisi lemahnya karena sosok Clara.


"kalau memang kita di takdirkan bersama, pasti ada saja jalan untuk bersatu" jawab clara semakin sesegukan


Bram pun menambah kecepatan motor nya menuju rumah Clara


"Hhhaaa huffftttt..." Clara berusaha menetralkan perasaannya dan menemui nenek nya

__ADS_1


"Maafkan Clara nek. Semua akan terjadi sesuai keinginan mu" ucapnya dan berlalu dari hadapan neneknya.


Nenek Clara merasa bersalah tapi berusaha mengabaikan perasaan bersalahnya. Dia sesekali melirik Clara dan berkata


"Maafkan nenek ini semua untuk kebaikan mu" katanya sedikit egois.


Malam nya tiba-tiba Bram berkunjung ke rumah Clara dan bertemu dengan keluarga Clara


"tidak bisakah saya memperjuangkan Clara Nenek?" kata Bram di hadapan nenek, tante, dan om Clara. Clara sampai ketakutan akan respon keluarganya. Tiba-tiba om Clara berkata


"dampingilah Clara. Saya mempercayakannya padamu" dan diangguki oleh nenek Clara sambil tersenyum. Keluarga Clara sangat salut dengan keberanian Bram karena ini pertama kalinya ada yang berani menghadap langsung pada keluarga Clara. Dan akhirnya Clar tersenyum senang karena telah mendapat restu dari keluarganya berkat Bram memperjuangkannya.

__ADS_1


"Terima kasih" ucap Clara sambil meneteskan air matanya


Bram langsung berdiri dan mengusap kepala Clara yang terbalut jilbab. Inilah salah satu yang di sukai om Clara dari Bram karena dia betul-betul menjaga Clara.


__ADS_2