Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram

Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram
51


__ADS_3

pukul 8 pagi Bram bangun dan sudah tidak mendapati seorang pun di dalam kamar kecuali dirinya. Setelah shalat subuh tadi dia kembali tidur dan tidak menyadari penghuni kamar itu sudah keluar kamar setelah shalat subuh untuk kembali membereskan rumah. Saking mengantuknya, Bram sampai tidak terganggu dengan suara bising yang di timbulkan penghuni rumah itu saat membersihkan rumah.


Bram keluar kamar dan melihat seluruh rumah rumah telah bersih dan mendapati keluarga itu sedang menonton TV sambil berkemas karena akan kembali ke kota masing-masing siang ini. Bram yang sudah rapih dan wangi segera bergabung dengan keluarga barunya


"Clara.. Suaminya di ambilkan sarapan dong" ucap tante Clara sambil tersenyum menggoda Clara. Clara yang masih malu mendengar kata suami pun segera beranjak dari sana menuju meja makan dan menutupi wajahnya yang sudah memerah bak kepiting rebus. Setelah makanan dia siapkan di meja makan, dia pun kembali ke depan TV untuk memanggil Bram tapi entah kali ini dia bingung ingin memanggi Bram dengan sebutan apa karena sesuai perjanjiannya dulu setelah menikah Clara harus memanggil Bram dengan sebutan 'Mas atau Sayang' tapi dia malu karena pasti akan do goda habis-habisan oleh keluarganya. Setelah Dafa leeat di depannya, dia pun segera menggendong Dafa lalu membisikkan sesuatu padanya dan hanya di angguki oleh bocah kecil itu.


Dafa menuju ke arah Bram taopi bukannya melakukan yangcdi suruhkan oleh Clara, justru dia malah meminta di pangku oleh Bram dan menyodorkan cemilan dan meminta Bram menyuapinya. Clara yang melihatnya pun ingin mencubit gemas pipi tembem sepepu bungsunya itu.dengan menahan rasa malunya dia menghampiri Bram dan duduk di sebelahnya


"Mas.. Makan dulu yuk" ucapnya dengan memelankan sedikit suaranya tapi tanpa di duga seluruh keluarganya yang memang menunggu moment itu mendengarnya


"Cieee..." sorak seluruh keluarganya dan pipi Clara seperti ingin sekali dia tenggelamkan di ketiak sang suami saking malunya. Bram memilih cuek saja dan segera berdiri sambil menarik pergelangan Clara untuk mengikutinya ke meja makan dan lagi-lagi mendengar sorakan menggoda dari keluarganya Clara yang sangat malu pun menyembunyikan wajahnya di lengan sang suami.


Sesampainya di meja makan, mereka duduk berdua disana dan Clara dengan cekatan menyendokkan makanan di piring Bram lalu Bram menikmati makanan yangcdi sendokkan oleh sang istri sesekali menyodorkan sendok berisi makanan ke mulut Clara


"Sayang kamu maukan ikut Mas tinggal di Resto?"


"kemanapun kamu pergi mas aku akan ikut"

__ADS_1


Setelah makan, Clara langsung masuk ke kamar untuk mengemas pakaiannya karena akan ikut dengan Bram sore nanti.


Siang harinya, keluarga Clara sudah pulang ke rumah masing-masing dan Clara pun juga berpamitan pada keluarganya yang tersisa untuk pindah kemanapun suaminya pergi. Keberangkatan mereka di percepat karena dia juga harus menjamu tamu dari oihak Bram kmyang akan kembali malam nanti.


perjalanan ke rumah Bram hanya memakan waktu 10 menit saja itupun karena menggunakan mobil. Sesampainya di rumah sekaligus resto mereka segera bergabung dengan keluarga Bram


"Nak.. Jangan nunda momongan ya" ucap nenek Bram dan hanya di angguki dengan canggung oleh pasangan baru itu. Setelah menyapa keluarga Bram, pasangan pengantin baru itu menuju kamar milik Bram untuk beristirahat


"Apa kamu lelah?" tanya Bram yang tengah mengganti pakaiannya di depan Clara


"Sedikit mas. ngantuk juga tapi gak enak kalau aku tidur sementara di luar sedang packing. Aku juga ingin menghabiskan waktu dengan keluarga mu karena entah kapan bisa berkumpul lagu dengan mereka"


"Gak usah Mas.. Aku mau ganti baju dulu ya" Clarapun segera membuka koper miliknya dan mengambil dress panjang berwarna navy dan dia padukan dengan pashmina pink lalu menghapus make up nya dan hanya menggunakan liptint yang membuat penampilannya jauh lebih fresh sekarang.


Saat ini dia tengah berbincang dengan sepupu suaminya yang menurut Clara sangat asik walau ada beberapa yang mungkin tengah lelah jadi tidak ikut bergabung dengan mereka.


Malam harinya setelah makan malam, keluarga Bram meninggalkan rumah sekaligus resto dan menuju ke bandara di kota M di antarkan oleh orang tua dan pakde Bram Clara dan Bram ingin ikut mengantar tapi di larang oleh keluarganya jadilah saat ini mereka berdua tengah menonton TV sambil Clara menikmati Es Krim yang di belikan oleh Bram setelah dia merengek terus menerus.

__ADS_1


"Es nya sudah habis?" tanya Bram yang tengah mengelus kepala Clara


"Udah. tapi mau makan mie dulu hehe" dan Bram dengan sigap menuju dapur memasakkan Mie untuk Clara. Tidak sampai 10 menit, mie pun sudah matang dan membawanya ke depan TV tapi Clara sudah mendengkur halus. Bram yang sebenarnya merasa kesal karena gagal lagi untuk malam pertamanya dengan Clara akhirnya duduk dan memakan mienya setelah habis dia mematikan TV dan lampunlalu mengangkat Clara ke dalam kamar.


Baru saja meletakkan istrinya ke kasur tiba-tiba Clara terbangun


"emhh.. Mas" lenguhan Clara dan segera beranjak ke kamar mandi untuk berwudhu.


"Shalat jama'ah yuk yang" ajak Clara dan tanpa mengucap sepatah katapun Bram segera masuk ke dalam kamar mandi.


Melihat kamar mandi yang sudah tertutup rapat, Clara pun segera mengganti bajunya dengan baju tidur tipis tanpa lengan dan panjangnya hanya setengah paha. setelah itu dia memakai mukenanya dan menunggu Bram.


Setelah mereka shalat Clara membuka mukenanya dan menggantung di sampiran baju Bram yanh melihatcsang istri pun menelan kasar ludahnya karena di suguhkan pemandangan yang sangat indah dan tanpa aba-aba dia menarik sang istri menuju tempat tidur


dan ya gitu deh


Menjelang subuh pasangan itu baru menyelesaikan aktifitasnya dan segera menuju kamar mandi untuk mandi dan berwudhu lalu shalat subuh berjamaah .

__ADS_1


Setelah Shalat pasangan itu tidur hingga pukul 8 pagi. Dengan segera mereka menuju kamar mandi untuk mandi bersama lalu turun ke lantai bawah untuk sarapan di resto karena tidak akan semoat jika harus memasak setelah makan mereka kembali ke atas dan membersihkan rumah karena berencana akan melakukan perjalanan bulan madu ke pulau D yang terkenal dengan keindahan pantainya dan menjadi wisata favorit untuk pengantin baru seperti mereka berdua.


__ADS_2