Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram

Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram
21


__ADS_3

Clara baru saja mengikuti Ujian Praktek Berenang di kolam renang dekat sekolah nya dia dan teman kelas nya memutuskan untuk beristirahat dan membersihkan badan di rumah Hurwa. Setelah membersihkan badan mereka berdua memutuskan untuk tidak kembali ke sekolah karena sudah tidak ada lagi ujian praktek siang ini. Clara akhirnya berbaring d sofa ruang tamu Hurwa sambil memainkan Hp nya dan sesekali menyendok mie instan yang dia masak tadi. Tak lama berselang tiba-tiba Novita dan Diyah ikut bergabung setelah pulang kerumah masing-masing untuk membersihkan diri. Mereka banyak mengobrol ini itu, walaupun sebenarnya Clara tidam terlalu berbicara karena malas jika harus menggosipi aib teman-temannya apalagi itu teman akrab jika itu musuh sih dia mau-mau saja wkwkwk lelah bergosip akhirnya mereka terlelap tidur di ruang tamu Hurwa tiba-tiba bunyi nyaring Hp Clara membangunkan mereka. Clara segera meraih Hp nya dan melihat siapa yang menelponnya di jam sekolah seperti ini dan mata Clara langsung terbuka lebar setelah melihat nama Bram ter tera disana


"Assalamualaikum"


"Walaikumsalam. Dimana yang?" tanya Bram


"di rumah temen bentar lagi pulang kok"


"mau di jemput nggak?"


"hha? Maksudnya?" Clara keheranan dengan pertanyaan Bram di satu sisi iya ingin melompat bahagia tapi di sisi lain iya juga tidak ingin karena takut Bram hanta bercanda dan akhirnya dia akan kecewa


"ntar jalan-jalan yahh aku jemput kalau malam"


"ahh apasih gak lucu tau gak" ucap Clara dan meneteskan air matanya iya ingin sekali percaya tapi takut Bram hanya bercanda tapi dia sangat berharap Bram tidak bercanda kali ini dia sangat merindukan Bram 5 bulan tidak bisa bertemu langsung dengan Bram dan hanya melalui ponsel bukannya mengobati rindu justru dia semakin sakit rasanya menahan rindu itu tapi dia tidak bis berbuap apa-apa.


"aku serius yang sekarang aku sedang dalam perjalanan dan masih di kota C untuk istirahat sebentar"


"kamu serius kan? Gak bohong kan" kali ini Clara sudah berguling-guling di ruang tamu Hurwa sambil sesenggukan membuat teman-temannya bangun melihat kelakuan absurb temannya itu.tiba-tiba kakak Hurwa turun dari lantai 2 dan melihat Clara membuatnya keheranan karena tidak biasanya si kalem Clara menjadi seperti itu


_"Clara kenapa Hur?" tanya kak nurul


_"pacar LDR nya pulang"


_"kasian cup cup" sambil menepuk kepala Clara

__ADS_1


Lama menangis akhirnya Clara mematikan sambungan teleponnya karena katanya Bram akan melanjutkan kembali perjalanannya. Clara ingin sekali melompat bahagia tapi dia tahan sampai betul-betul Bram ada di depan rumah nya sebentar malam.


"Hur. Anterin aku pulang yaa sekarang"


"cepet banget Clar.. Entar aja yah.."


"sekarang yaaa.. Lagian mau hujan ituu"


Akhirnya Hurwa mengalah dan mengantarkan Clara pulang besok dia akan menanyakan apa pacarnya pulang atau tidak.


Sesampainya di rumah Clara langsung mandi dan makan sedikit sebentar dia akan jajan sepuasnya bersama Bram pikirnya sambil tersenyum jahat. Tiba-tiba hujan turun begitu deras dan Clara hanya harap-harap cemas apa Bram serius atau tidak. Untuk mengurangi kegalauannya Clara masuk ke kamar tante nya ingin bercerita sekalian meminta izin


"jangan terlalu berharap banyak yaa.. Nanti kecewa.. Telepon Bram lagi supaya lebih jelas" nasehat tante Clara.


Akhirnya Clara meraih ponselnya dan menelpon Bram


dia segera mengambil baju dan celana panjang jeans serta jilbab nya untuk dia strika dan akan dia kenakan malam nanti. Clara benar-benar tidak percaya akhirnya bisa bertemu dengan Bram setelah 5 bulan tapi Clara tidak memikirkan hal apa yang akan dia hadapi setelahnya.


Malam harinya Clara telah bersiap-siap, dia mengenakan baju yang rapih dan sangat cocok dengan body nya yang tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus dengan tinggi 160 cm dan berat nya 55 Kg dengan wajah tembem hidung yang tidak terlalu mancung dan bibir yang tipis kecil mata sipit tapi sorot mata nya yang tajam serta alis hitam tapi tidak terlalu tebal. Clara bukan lah gadis yang terbilang sangat cantik tapi juga tidak jelek dia sangat manis bahkan di kampungnya dia merupakan kembang desa di sana dengan status keluarga darah biru dan berpendidikan Clara menjadi gadis yang begitu di sorot di kampungnya.


Clara menunggui Bram di teras rumah nya dengan jantung yang berdetak kencang ini seperti kencan pertamanya lagi.


Tiba-tiba sebuah motor matic yang sangat dikenali Clara berhenti di depan rumahnya dan pengendaranya turun dari motor dan langsung masuk ke teras rumah Clara setelah membuka gerbang nya. Clara semakin gugup dia memperhatikan Bram dari bawah ke atas


"apa kamu tidak mau memelukku?" ucap Bram sambil merentangkan tangannya pada Clara.

__ADS_1


Clara langsung saja menghambur kepelukan Bram dan Bram mencium kening Clara sangat lama untuk mengobati kerinduannya.


Clara mengajak Bram keluar dan tanpa di minta oleh Bram, Clara langsung memeluk Bram dari belakang membuat jantung Bram berdetak sangat kencang tanoa bertanya, Bram membawa Clara ke warung langganan mereka yaitu warung soto lamongan yang hanya satu-satunya warung soto ter enak di kotanya apalagi ayam goreng lamongannya dan lalapan yang selalu Clara minta di tambah cabai katanya di situlah warung sederhana tapu rasanya sangat enak apalagi dengan nasi panas dan cuaca dingin seperti ini serta duduk lesehan rasanya ingin nambah terus meneruh wkwkwk


Setelah pesanan datang Bram langsung melahap soto di tambah nasi panas favoritnya dia sangat merindukan soto ini dan hanya butuh waktu 20 menit Bram memindahkan soto serta nasi panas itu kedalam perutnya dia melirik piring Clara yang masih banyak nasi serta ayam gorengnya,Clara makan sangat lambat karena dia mengunyah sambil memperhatikan Bram dia merasa ini seperti mimpi dia tidak menyangka akan bertemu Bram dalam waktu dekat dia sempat berpikir Bram hanya oulang setahun sekali atau Bram pulang ke kampung nenek nya.


Tanpa di minta, Bram langsung menarik nasi dan ayam goreng Clara dan mencuci tangannya lalu menyuapi Clara. Dia sudah sangat hafal dengan Clara yang akan makan banyak jika di suapi dari tangan Bram langsung. Dia akan berpangku tangan dan makan dengan mulut yang penuh sambil bercerita apa saja.


Clara makan dengan lahap nya bahkan meminta di tambah nasi dan ayam goreng lagi dan Bram tidam keberatan akan hal itu. Dia sangat senang sekali.


Tapi belum setengah nya Clara sudah kenyang dan menolak suapan Bram lagi dan akhirnya Bram yang menghabiskannya.


Setelah makan dan membayar makanannya Bram mengajak Clara berjalan-jalan ke Pekan Raya. Clara sngat senang terbukti dengan suara Clara yang dari yadi terdengar menyanyi walau terkadang dia salah lirik.


Sesampainya di pekan raya, Clara langsung meminta di belikan kembang gula berwarna pink oleh Bram dan harus bergambar Dora. Setelah membelinya kembang gula itu di berikan pada Bram untuk di bawa dan Clara berjalan sambil meng ayun-ayunkan tangannya Bram terkekeh kecil melihag tingkah pacarnya itu


"heyy apakah ini tidak ingin kau makan?" tanya Bram


"emm ntar aja deh"


Tiba-tiba Clara duduk di atas motor dan menyuruh Bram untuk duduk di kursi kemudi nya.


"kita beli pop ice, pentolan terus dimakan di rumah ya ganteng" bukannya bahagia Bram justru ketar-ketir mendengar pujian Clara itu pasti ada maunya batin Bram.


Setelah membeli semua jajanan pinggir jalan yang di inginkan Clara, akhirnya mereka pulang ke rumah Clara.

__ADS_1


Clara langsung saja duduk di ruang tamu nya dan membuka jajanannya dan memakannya dengan lahap. Dan Bram hanya memperhatikan tingkah Clara. Dia bahagia bisa melihat Clara bahagia seperti itu.


__ADS_2