
besoknya akupun datang ke sekolah karena aku di tunjuk mewakili kelasku untuk nyanyi solo tapi sialnya aku tidak begitu hafal liriknya dan kulihat kak Bram ada di Aula tempat dilaksanakannya lomba nyanyi solo akupun semakin gugup tapi entah kenapa tiba-tiba temanku Giswa ingin menggantikanku
Alhamdulillah batinku
Giswa memang terkenal cewek paling super PD dan gaul atau lebih tepatnya SKSD sih wkwkwkwk sayangnya keputusan mendadak itu jadi akhirnya tidak membuat kelasku menang tapi aku bangga dengan Giswa hehehe...
Bram Pov
Kulihat Clara pacar baruku berada di Aula bagian belakang berkumpul bersama temannya dia memang manis dan imut jangan lupa dia juga cantik dia adalah cewek terpolos yang pernah kukenal. Aku ingat sekali hari dimana pertama kali aku menemuinya di kelas dia pucat awalnya kupikir dia sakit tapi tadi kulihat dia melompat-lompat menuju kelasnya pacarku memang seperti anak TK kata teman-temannya dia memang apa adanya dan itu yang ku sukai aku juga sering melihatnya sangat ramah dengan ibu penjaga kantin apalagi dia pernah mengembalikan uang seribu rupiah kepada penjaga kantin karena kelebihan dan aku semakin menyukainya.
Kulihat Clara duduk lesehan sambil pura-pura tidak melihatku. Akupun sengaja berjalan kearahnya ingin mengetahui reaksinya dan berhasil dia menjadi salah tingkah tapi sadisnya dia mengusirku dengan mencabut bulu betis ku
"ihh kak awas dong" kesalnya lalu menarik bulu betis ku
"awww" untung gue sayang
Akupun meninggalkannya disana.
Author POV
Selang beberapa hari Clara dan Bram tidak lagi bertemu. Clara sibuk latihan dengan Vocal Group nya karena sebentar lagi akan mengikuti lomba. di tengah latihan Hp Clara berdering menandakan pesan masuk ternyata itu Bram
"Selesai latihan jam berapa?" tanyanya melalui pesan
"bentar lagi selesai kak" balas Clara
"Di jemput sama siapa?"
__ADS_1
"gak tau kak"
"kakak yang jemput ya"
Tiba-tiba Clara di tegur oleh pelatihnya Pak Hidayat
"Nak, Hp nya di simpen duku yahh fokus" tegurnya dengan tersenyum dan Clara menjadi salah tingkah
"hehe maaf pak"
Tepat pukul 17.30 Bram menjemput Clara di tempat latihan awalnya Clara ragu tapi dia juga tidak enak dengan Bram. Jelas saja Clara takut jika di antar pulang oleh laki-laki karena sebelumnya dia tidak pernah membawa teman laki-laki ke rumah ataupun di bonceng oleh teman laki-laki
Clara POV
Jantungku berdegup sangat kencang ini pertama kalinya aku di antarkan laki-laki dan pertama kalinya juga laki-laki datang kerumahku yang berstatus sebagai pacarku. Entah bagaimana reaksi keluargaku jika mengetahui aku punya pacar sekarang ahh bodo amatlah yang penting aku sampai rumah dengan selamat dan tanpa capek
Aihh kak Bram ini selalu membuat aku penasaran mana dia wangi lagi
Ku beranikan diriku berbicara padanya
"Kakak habis mandi baru menjemputku yaa?" tanyaku konyol
"kenapa emang dek?"
"kakak wangi. Aku suka baunya" adduhhh gue gak terkesan gombalin dia kan.
Ku dengar dia tertawa dan akupun malu sekali rasanya dan motor sudah berhenti ternyata sudah sampai di rumahku dan kebetulan sekali tanteku keluar
__ADS_1
mampusss
Akupun buru-buru turun dan mengucapkan terima kasih
"Makasih yah kak. Dan hati-hati di jalan"
"iya dek. Masuk gihh" balasnya dengan senyum
ternyata tanteku masih mengintip kami dari jendela. Setelah kak Bram pulang tantekh langsung keluar menyambutku
"cieee dianter siapa tuuu" ejeknya
Akupun pura-pura tidak mendengarnya karena malu
Tiba-tiba nenek menghadangku
"Diantar siapa" tanyanya dengan tatapan dinginnya
"Temen nek" jawabku gugup
"gak usah pacar-pacaran dulu" dan dia langsung berbalik meninggalkanku
Rasanya ingin menangis, belum juga mekar sudah layu lagi padahal rasanya aku sudah menemukan orang yang tepat. Tiba-tiba tanteku datang mengusap kepalaku
"tidak apa. Sebagai penyemangat juga" katanya sambil tersenyum
"mandi dulu nak terus makan dah shalat"
__ADS_1
Akupun menurut kata tanteku dan berusaha menguatkan hatiku.