
Seminggu sudah Clara berlibur di kota B. Selama seminggu dia beberapa kali ikut ke kampus Bram untuk melihat-lihat sambil memotret kampus yang cukuo membuat Clara tertarik sesekali dia mengirimkan kepada orang tua dan keluarganya yang lain.
Clara sangat menikmati liburannya disana karena dia banyak belajar dengan Bram dan kadang ikut dengan Bram saat diskusi dengan seniornya di ruang tamu kost an.
hari ini dia akan kembali ke kota J karena tantenya sudah tiba di kota J kemarin sore. Clara tinggal menunggu Bram yang katanya akan mengantarkannya ke kota J karena dia libur semester.
Dia akan ke kota J menggunakan mobil milik Bram, Clara sedikit ragu karena setahunya Bram baru saja pandai membawa mobil tapi untuk menolak pun dia tidak enak. Akhirnya mereka berangkat pukul 3 sore dan mungkin akan sampai pukul 7 malam nanti. di perjalanan Clara sibuk mengoceh agar Bram tidak mengantuk saat mengendarai mobil dan Clara juga menyuapi Bram cemilan. Karena lapar, mereka hanya membeli makan dan membungkusnya lalu melanjutkan perjalanan dan singgah untuk melaksanakan shalat maghrib di masjid lalu melanjutkan perjalanan kembali.
tepat pukul 19.30 mereka sudah smpai di rumah tante Clara rumah yang terbilang klasik tapi mewah. pintu di bukakan oleh tante Clara dan menyambut mereka sangat ramah.
Clara duduk sejenak di ruang tamu di temani oleh Bram, tante dan om Clara sedangkan sepupu Clara masih ada di negara A.
Jam sudah menunjukkan pukul 20.35 Bram pamit untuk menginap di rumah kakaknya yang memang kuliah disana. Tante Clara menawarkannya untuk menginap setelah makan malam tadi tapi Bram menolak jadilah sekarang Bram meninggalkan kediaman tante Clara.
Setelah kepergian Bram, Clara masuk ke kamar tamu yang menjadi tempatnya selama berlibur disana tanpa kenal lelah Clara mempacking barang-barang nya karena lusa akan kembali ke kota nya karena sebentar lagi dia akan mengikuti pendaftaran kuliah dan sebelum itu dia harus berdiskusi dengan keluarganya. Sebenarnya Clara masih enggan untuk pulang karena dia sangat nyaman di sini baik di kota J maupun di kota B walaupun di batasi keluarnya oleh tante nya tapi dia tetap nyaman karena setiap hari akan di izinkan keluar rumah untuk jalan-jalan.
__ADS_1
Setelah mempacking barangnya Clara membersihkan diri lalu naik ke tempat tidur untuk tidur. Tepat pukul 3 malam dia terbangun karena seminggu ini dia selalu bangun untuk shalat dan makan bersama Bram sesekali juga dia dan Bram akan ke mini market pukul 3 malam untuk membeli makanan setelahnya akan nongkrong bersama teman-teman Bram di teras kostan.
Clara segera mengambil wudhu lalu kemudian shalat dan mengaji karena perutnya terus berbunyi karena lapar dia berniat ke dapur mencari makanan berat tapi baru membuka pintu dia seketika merinding karena gelap dan hanya lampu di ruang makan dan dapur yang menyala akhirnya Clara kembali menutuo pintu kamar nya dan mencari tas nya karena seingat nya masih banyak cemilan yang dia bawa dari kota B tadi dan juga ada nasi serta ayam seporsi yang belum dia makan tadi.
Menemukan makanan di tas nya Clara langsung melahap nya hingga habis lalu menonton TV sejenak dan tertidur.
Pukul setengah 5 Clara kembali terbangun karena tiba-tiba jendela di kamarnya terbuka tanpa memikirkan hal-hal lainnga dia segera menutupnya kembali dan menguncinya lalu kembali mengambil wudhu dan shalat.
Hujan turun sangat deras subuh itu tapi Clara sudah sangat bosan berada dikamar diapun memutuskan untuk keluar kamar dan akan kedapur dia melihat tantenya yang duduk di meja makan sambil tertunduk mungkin masih mengantuk pikir Clara dan diapun tetap berlalu kedapur dan ternyata disana tantenya sedang memotong sayuran ,clara pun berhenti dan kembali menengok ke meja makan tapi disana sudah tidak terlihat tantenya dia pikir tadi hanya hallusinasinya karena tantenya ada di hadapannya memotong sayuran emang ART ngapain jam segini? waktu awal nginep disini tante gak pernah masak pagi-pagi
"Tan" panggil nya sambil memukul pundak tantenya agak keras tiba-tiba tantenya berbalik dan melotot pada Clara sambil mengacungkan pisau nya seperti ingin membelah Clara. Clara tiba-tiba terjatuh hhhhhhhaa' dan Clara tiba-tiba terbangun di tempat tidurnya dia bernafas lega karena hanya bermimpi tadi tapi dadanya sangat sakit seperti di mimpinya tadi *mungkin hanya kebetula*n pikirnya. Clara melirik jam di atas nakas yang ternyata pukul 10 pagi astaga aku ketiduran Clara bergegas masuk ke kamar mandi untuk mandi sekitar 30 menit dia telah rapih dan keluar dari kamar. Di depan kamar dia berpapasan dengan Bibi Mar
"Ehhh non Clara. Non tidak apa-apa?" tanyany dan membuat Clara kebingungan
"Emang saya kenapa Bi?" tanya Clara mengangkat sebelah alisnya heran dengan pertanyaan Bi Mar
__ADS_1
"itu non tadi..." belum selesai bicara tiba-tiba tante Clara memanggil Bi Mar
"Biii.. Nasinya gosong kayaknya" loh kok tante bisa tau nasi gosong padahal kan dia baru turun tapi Clara berusaha mengabaikan pemikirannya dan beralih ke meja makan disana ada salad buah, puding, roti bakar serta nasi goreng.
Clara menyantap nasi goreng setelah makan dia membawa piringnya ke dapur dan mencucinya. Setelah itu kembali ke meja makan untuk mengambil roti bakar dan puding untuk dia bawa kekamarnya.sedangkan salad buah dia bawa ke taman untuk dia makan sambil menunggu Bram yang katanya ingin datang.
5 menit duduk di taman tiba-tiba Bram sudah datang dengan senyum cerahnya.
"hey yang.. Besok jadi pulang?"
"iya kamu udah pesenin aku tiket kan?"
"udah dong"
"yang kamu mau jalan gak? Nikmatin kota J sebelum pulang" tanya Bram
__ADS_1
"boleh deh. Yukk" ajak Clara sambil membawa salad ny masuk ke dalam mobil yang katany bekal supaya tidak jajan lagi dan Bram terkekeh mendengar ucapan Clara karena dia sangat yakin Clara pasti akan tetap jajan. Clara dan jajan tidan bisa terpisahkan jika di suruh memilih Clara pasti akan senang hati memilih jajan dari pada memilih untuk berbelanja pakaian. Tak heran, saat di kota B Clara menghabiskan uang Bram jutaan hanya untuk jajan cemilan selama seminggu belum makanan beratnya dan jajan-jajannya saat berjalan-jalan. Tapi Bram tidak pernah marah yang terpenting Clara senang dan tidak membuang-buang makanan. Tapi jika Clara sudah tidak bisa menghabiskan makanannya pasti Bram dengan senang hati mengambil alih dan menghabiskannya sekejap mata tanpa merasa jijik dan gengsi. Dari kecil memang dia di ajarkan untuk tidak membuang-buang makanan. Dan hal itu yang selalu dia tekankan jugabpada Clara sayang sekali rasanya jika sudah membeli makanan dan tidak di habiskan lalu di buang padahal di luaran sana masih banyak orang yang kelaparan.memaksakan memakan makanan padahal sudah kenyang itu tidak termasuk rakus tapi menghargai rezeki kalau tidak bis di habiskan dan masih bisa di bungkus kenapa tidak? Atau kalau bisa memesan makanan yang porsinya di kurangi.