Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram

Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram
24


__ADS_3

Hari-hari berlalu dan Clara sudah melalui UN dengan lancar dan selalu di temani san di dukung oleh Bram melalui telepon. Bram sangat berharap Clara akan menyusulnya untuk berkuliah di sini tapi jika di pikir-pikir sepertinya akan sulit karena keluarga Clara sangat mengatur semua yang di lakukan oleh Clara hal itulah yang kadang membuat Bram kasihan dan ingin marah karena melihat Clara selalu tertekan.Clara yang nampak saat di luar rumah sangat berbanding terbalik dengan Clara yang di rumah walau sebaik dan sesempurna apapun sikap Clara di hadapan keluarganya tetap saja Clara sangat sering di marahi entah itu kejadian sepele atau hal yang bukan kesalahan Clara. Clara sering sekali menangis tanpa sebab di telepon dan Bram paham sebemarnya mental Clara di rusak habis-habisan oleh keluarganya sendiri. Tapi Bram tidak bisa berbuat apa-apa karena dia masihlah orang asing untuk mengatur hidup Clara dan Bram bertekad untuk membebaskan Clara nanti dari belenggu keluarganya.


Setelah UN Clara sudah tidak lagi datang ke sekolah dia akan libur selama 5 bulan sambil mendaftar di kampus pilihannya nanti dan Bram berniat membelikan Clara tiket untuk liburan di kota B sebagai hadiah kelulusan untuk Clara tapi dia takut akan di tolah oleh Clara karena tidak mendapatkan izin dari keluarganya.


dan Clara ingin sekali berlibur ke kota B di mana Bram berkuliah dia ingin sekali melihat kampus Bram kemudian membicarakannya pada keluarganya agar di izinkan berkuliah disana. Akan tetapi lagi-lagi Clara tidak di beri izin oleh keluarganya dan akhirnya Clara hanya berlibur di kota M sambil mengikuti ujian seleksi untuk masuk di kampus negri dan itu tidak luput dari dorongan dan semangat dari Bram. Bram memang selalu menjadi yang nomor satu untuk mensupport hal positif untuk Clara dan karena hal itu pula Bram sangat di percaya oleh keluarga Clara. Clara memang masih muda tapi dia sangat dewasa dalam bersikap dan itu sangat membantu Clara yang memang manja dan cengeng.


Seminggu kemudian setelah mengikuti ujian seleksi Clara kembali ke kota S dan berniat mengunjungi orang tuanya yang saat ini berada di kota G sekalian ingin meminta uang untuk membeli tiket. Kali ini dia bertekad untuk mengunjungi Bram dengan alasan dia akan berlibur ke kota J.


Karena alasan itu akhirnya Clara di izinkan untuk pergi dan diantarkan oleh tantenya dan tante Clara akan menemani Clara selama seminggu disana lalu kembali ke kota S dan Clara akan tinggal disana selama 1 bulan jika dia betah katanya selama disana Clara tidak pernah menghubungi Bram karena terakhir menghubungi Bram, katanya dia sangat sibuk dengan urusan kampusnya.


Tante Clara sudah pulang ke kota S dan Clara sudah menyusun alasan apa yang akan dia sampaikan pada tantenya agar dia bisa ke kota B dan memberi kejutan pada Bram dan Clara hanya membawa 1 pasang pakaian saja karena Clara tidak berniat untuk menginap disana.


Clara saat ini sudah dalam perjalanan dan 30 menit lagi dia akan sampai di depan kampus Bram.


Sangat mudah menemukan kamous Bram karena memang kampus Bram adalah salah satu kampus Besar yang cukup terkenal dan sangat banyak peminatnya di negara I karena banyak mencetak lulusan terbaik yang bekerja baik di dalam maupun di luar negri.


Dan di sinilah Clara sekarang berdiri di depan kampus besar Bram sambil membawa ransel berukuran sedang dan menenteng oleh-oleh yang dia bawa dari kota S khusus untuk Bram yang dia beli dengan menyisihkan uang jajannya. Di tangan satunya Clara menenteng botol minum yang dia bawa dari rumah tantenya sengaja karena ia tidak ingin repot harus membeli minuman jika haus dan lagi dia juga harus mengirit uang jajan yang di berikan oleh orang tuanya. Dengan sangat repot Clara duduk di pinggir trotoar dan meletakkan barang-barangnya lalu merogoh Hp yang berada di kantong jaketnya dia akan menghubungi Bram karena dia yakin Bram saat ini berada di kampusnya.


Dia ingin sekali masuk dan menemui Bram di depan kelasnya tapi dia urungkan karena dia sama sekali tidak tau seluk beluk di kampus ternama ini.


Beberapa kali dia menghubungi Bram tapi Bram tidak mengangkatnya dan akhirnya Clara hanya duduk disana menunggu Bram keluar entah sampai kapan.


30 menit


1 jam


Clara disana tapi Bram tidak kunjung datang akhirnya dia memberanikan diri untuk berjalan menuju pos satpam dan meminta di antarkan ke fakultas Bram.


Berjalan masuk, Clara sangat terpukau dengan kamous Bram yang sangat luas dan rapi. Clara beberapa kali tersenyum pada mahasiswa dan mahasiswi disana dan beberapa menatapnya bingung karena di dampingi oleh satpam kampus.


Tibalah Clara di fakultas Bram dan dia kebingungan harus bertanya pada siapa diat takut jika nantinya akan di beri respon yang tidak enak mengingat di kampus ini cukup banyak orang-orang dari berbagai daerah dan berbagai karakter. Clara sempat berkaca-kaca membayangkan apa jadinya jika nanti dia tidak berhasil menemukan Bram. Dengan mengumpulkan segala keberaniannya, akhirnya Clara melihat salah satu mahasiswa yang mengenakan cadar pasti dia ramah dan baik pikir Clara. Clara berjalan pelan mendekat dan mahasiswi itu menyadari bahwa Clara akan kearahnya.


Dia sangat tau bahwa gadis cantik yang berjalan kearahnya itu bukanlah mahasiswa di kampus ini, melihat dia sangat kebingungan dan ragu-ragu mendekat padanya walaupun mahasiswi bercadar itu ingin segera beranjak karena ingin mengurus sesuatu tapi dia tahan karena menunggui Clara. Tapi melihat Clara yang sebentar berjalan, sebentar berhenti akhirnya dia yang memutuskan untuk menghampiri Clara


"ada perlu apa dek?"


"emhh kak, aku boleh bertanya?" tanya Clara dan mahasiswi itu tersenyum dan menganggukkan kepalanya oada Clara.

__ADS_1


"Kak emm.. Ruangan kelas anak manajemen bisnis semester 2 dimana ya kak?"


"di lantai 2 dek. Emang kamu nyari siapa?"


"Bram kak saya calon istrinya dari kota S" Clara terpaksa berbohong karena tidak mungkin dia mengatakan Pacar pada kakak-kakak bercadar di depannya ini


"ohhh Bram mari kakak anter"


"gak merepotkan kak?"


"nggak kok. Ayoo" dan dia menarik lembut tangan Clara untuk mengikutinya.


Mereka naik ke lantai dua dan tepat di sebelah tangga adalah kelas milik Bram


"ini kelas Bram dek. Dia lagi ada kelas"


"makasih yah kak" ucap Clara tersenyum lembut dan dia merogoh tas nya


"ini buat kakak sebagai ucapan terima kasih ku kak ini oleh-oleh dari kota S lohh heheh"


"gak apa kak" akhirnya mahasiswi itu mengambilnya sambil mengucapkan terima kasih dan kembali turun ke lantai bawah.


20 menit kemudian dosen Bram sudah keluar dan di susul oleh mahasiswa lainnya. Karena malu Clara menunduk.


Tidak lama suara yang sangat dia kenali berada di depan pintu karena kerepotan memasukkan buku nya. Clara segera mengangkat wajahnya


"Yang ssttt. Sssttt" Clara cekikikan sendiri melihat Bram yang belum menyadari keberadaannya


"ssstttt..sstttt" akhirnya Bram mengangkat wajahnya dan melihat perempuan yang selama ini sangat dia rindukan antara percaya dan tidak. Di berpikiri dia berhalusinasi karena terlalu merindukan Clara jadi dia hanya tersenyum saja tanpa berniat berbicara


"ihhhh Bram kok aku di cuekin" ucap Clara sambil memukul lengan Bram. Bram beberapa kali mengerjapkan matanya dan mencubit pipi nya ini nyata? Batin Bram


Melihat Bram kebingungan, akhirnya Clara memeluk Bram erat


"surprisssseeee" dan ini nyata. Clara ada di depannya sekarang. Clara dengan wajah lelah nya yang menenteng bingkisan dan di tangan satunya memegang botol air minum seperti anak SD pikirnya. Bram segera memeluk gadis tercintanya dan mengajak nya untuk ke kost nya agar Clara bisa membersihkan diri dan beristirahat sejenak.


Bram terlalu bahagia dengan kejutan yang di berikan oleh Clara segera dia mengambil ransel botol air dan tas bingkisan Clara dia tau Clara sangat lelah. Jika Clara sudah menunggunya sekitar 2 jam an itu berarti Clara berangkat dari kota J subuh tadi.

__ADS_1


Sesampainya di kost Bram menyuruh Clara membersihkan diri dan dia mengambil beberapa oleh-oleh yang di bawa Clara untuk di bagikan pada teman-teman kost nya setelah itu dia ke warung di samping kost nya untuk membelikan makanan untuk Clara karena dia sangat yakin Clara belum makan nasi sementara sekarang ini sudah jam 10.


Setelah membelikan Clara makanan Bram ke dapur membuatkan Clara teh hangat dan memindahkan makanan ke piring dan Bram segera masuk ke kamar.


Dia melihat Clara sudah berpakaian raoi kembali dengan hijabnya dan Bram tersenyum senang pada Clara


"ini makan dulu setelah itu istirahat. habis dzuhur kita jalan-jalan ya" mendengar itu Clara sangat bersemangat menghabiskan makanannya. Setelah makanannya habis dia membawa piring kotornya ke dapur dan mencucinya dan kembali masuk ke kamar Bram untuk berbaring. Saat ini Bram berada di kamar temannya untuk beristirahat tepatnya di depan kamarnya dia tidak enak jika harus berada di dalam kamar berdua dengan Clara. Apalagi setahunya Clara tidur pasti banyak goyang dan kadang pakaiannya tersingkap itu informasi yang dia dapatkan dari tante Clara wkwkwk


Clara beberapa kali berguling-guling untuk mendapatkan posisi tidur yang nyaman. Karena tidak bisa memejamkan matanya akhirnya Clara kembali bangun dan melihat kamar kost Bram yang terlihat berantakan akhirnya dia memutuskan untuk merapikannya dan mengelap debu-debu setelah itu dia menyapu kamar Bram dan ke kamar mandi untuk mengambil air dan kain pel. Kamar Bram terbilang kost mewah dengan AC berukuran besar di setiap kamar dan di dapur terdapat kulkas 4 pintu serta rescooker dan peralatan dapur canggih lainnya termasuk komoor listrik sedangkan kamar masing-masing terdapat kulkas kecil tempat minuman dan lemari kayu 2 pintu serga ranjang empuk yang bisa memuat 2 orang jika tidur sedikit berdesakan.


Di kost Bram juga terdapat mesin cuci otomatis serta pengering dan terdapat strika pada masing-masing kamar jangan lupakan TV berukuran sedang serta wifi di setiap kamarnya. Mungkin penghuninya tidak akan bosan dan kelelahan karena fasilitas premium ini walaupun harus membayar mahal tapu tidak ada apa-apanya untuk orang-orang kalangan atas seperti Bram.


setelah membersihkan skamar Bram Clara kembali berbaring dan memakan cemilan yang di belikan oleh Bram. beberapa menit kemudian akhirnya Clara tertidur dengan kerupuk yang masih berada di tangannya dan mulutnya yang masih banyak bumbu kerupuk.


Bram yang masuk ke kamarnya melihat Clara seperti itu menggelengkan kepala dan tersenyum akhirnya dia mengambil kerupuk dari tangan Clara dan mengelap tangan Clara dengan tisu basah kemudian di berikan handsanitizer lalu Bram mengelap mulut Clara menggunakan Tissue basah dan menyelimuti Clara lalu mencium kening Clara. Dia duduk di samping tempat tidur sambil memperhatikan Clara yang tidur karena kelelahan.


Bram melirik tas Clara dan membukanya dia melihat pakaian yang tadi di kenakan oleh Clara dan akhirnya Bram mengeluarkannya lalu menuju dapu untuk mencucinya di mesin cuci. Bram menghubungi tante Clara yang berada di kota J untuk meminta izin agar Clara menginap 1 hari dan besok siang dia akan mengantarkan Clara pulang dan Tante Clara mengizinkannya dan berpesan untuk menjaga Clara karena tante Clara pun kasihan jika Clara langsung pulang hari ini. Setelah Bram mencuci dan mengeringkan baju Clara, dia pun kembali ke kamar untuk menyetrikanya lalu dia menggantungnya setelah itu Bram kembali membuka tas Clara dan melihat dompet Clara dan dia membukanya ternyata isinya hanya tinggal 1 juta saja Bram pun mengambil dompetnya kemudian mengambil 20 lembar uang 100 di dompet Clara lalu menyembunyikannya saag Clara bersamanya dia yang akan menannggung semua kebutuhan Clara.


Jam 12 siang Clara terbangun dan mendapati Bram yang tertidur di lantai menggunakan alasa seadanya. Clara tersenyum melihatnya.


Dia beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi untuk membasuh wajahnya dan dia melihat pakaiannya yang sudah di cuci dan di strika oleh Bram.


sambil menunggu Bram bangun, Clara duduk sambil menonton TV dan memakan cemilannya.


Karena pintu yang tidak tertutup rapat, teman Bram masuk karena melihat ada perempuan di kamar Bram.


Setelah dia perhatikan ternyata adalah pacar Bram yang dari kota S perempuan yang selama ini berhasil memporak-porandakan hati Bram karena rindu.


"Hai adik ipar" sapa teman Bram. Clara yang awalnya kebingungan akhirnya membalas sapaan teman Bram dan beranjak menyuguhkannya kue yang dia bawa dari kota S.


Karena mendengar suara ribut-ribut orang bercerita akhirnya Bram terbangun dan mendapati sang kekasih mengobrol dengan temannya akhirnya Bram beranjak dan duduk di samping sang kekasih sambil bersandar padanya.


"siap-siap gihh kita akan jalan-jalan" mendengar kata jalan-jalan, Clara sangat bersemangat dan segera memakai make up tipisnya.


"aku udah selesai come on" Bram yang melihat sang kekasih yang sudah bersiap secepat kilat akhirnya berganti pakaian juga dan kemudian mencuci muka laku menggandeng tangan Clara dan meninggalkan temannya di kamar kost sendirian.


Clara berjalan sangat semangat dan sesekali melompat lompat sambil mengayunkan tangan Bram hal yang pertama ingin dia lakukan adalah jajan makanan khas kota B lalu duduk di taman untuk menghabiskan jajanannya.

__ADS_1


__ADS_2