Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram

Warna-Warni Percintaan Clara Dan Bram
50


__ADS_3

Hari-hari Clara di lalui dengan berbagai macam kesibukan. Dari membantu membuat kue, membersihkan rumah, sampai ke pasar di siang bolong pun dia yang harus turun tangan mengantar tantenya atau mamanya dan kulitnya saat ini jangan ditanya sudah se dekil apa. Sudah kurang tidur, dan siangnya harus berpana-panasan atau bertempur dengan alat dapur serta bahan masakan. Jam 4 subuh dia sudah harus bangun untuk ke pelalangan ikan dan tentu saja membuatnya sangat malas shalata tahajud yang biasa dia kerjakan setiap jam 3 pun selalu di skip nya karena selalu ketiduran karena kelelahan dan akan bangun di jam 4 dengan terburu-buru.


"Ini kok calon pengantin kumel gini" tegur tamu yang baru datang dan hanya di balas senyuman oleh Clara.


...


Hari resepsi pun tiba dan saat ini Clara sangat cantik dengan baju adat khas pulau J kampung halaman Bram dan rencananya malam nanti akan mengenakan pakaian adat khas dari tanah kelahiran Clara.


Dengan wajah berseri kedua pengantin selalu melemparkan senyum bahagia pada para tamu. Senyum itu tidak pudar untuk mengekspresikan betapa bahagianya mereka.


Banyak sekali yang memuji keserasian kedua pasangan itu dan banyak yang terharu karena menjadi saksi perjalanan cinta mereka selama 7 tahun ini yang tentuny tidak lah mudah mungkin di banding dengan akurnya, mereka lebih sering bertengkar bahkan sampai saling mendiamkan berbulan-bulan dan akhirnya saling menyakiti.


malam harinya, resepsi telah selesai dan pengantin sudah masuk ke dalam kamar. Clara dan Bram hanya berdua disana membuat suasana sangat canggung


"ehhem" deheman Bram untuk mengalihkan perhatian Clara padanya. Clara yang mendengar deheman Bram dengan segera meraih air botolan dan menyodorkannya pada Bram. Bram yang melihatnya pun ingin sekali tertawa tapi dengan susah payah dia tahan. Clara yang salah tingkah segera duduk di meja rias dan menghapus make up nya tak lama kemudian MUA yang mendandani nya tadi masuk kedalam kamar dan membantu Clara untuk membuka semua aksesoris yang dia kenakan serta menghapus make Up Clara.

__ADS_1


Setelah itu, Clara pun masuk ke dalam kamar mandu dengan membawa baju tidur lengan panjang. Setelah keluar dari kamar mandi, Clara sudah dalam keadaan rapih dengan baju tidurnya Bram yang melihatnya keluar langsung menyambar handuk yang ada di tangan Clara dan masuk ke kamar mandi dan membersihkan seluruh badannya dan menggunakan parfum yang di sukai oleh Clara karena dia berencana untuk bermalam pertama malam ini juga.


Bram yang keluar dari kamar mandi mendapati Clara yang temgah sibuk memainkan Hp nya di pinggir ranjang sambil sesekali cekikikan Bram segera menghampirinya dan duduk di samping Clara


"Liatin apa sih? Serius banget"


"ehh eng.. Enggak kok.. Ini lagi baca pesan temen-temen aja. Kakak habis mandi?"


"menurut kamu? Dan tunggu kamu manggil kakak?" Clara yang menyadari kesalahannya pun tersenyum canggung


TOK


TOK


TOK

__ADS_1


Terdengar ketukan pintu dari luar dan belum di persilahkan masuk para sepupu Clara sudah nyelonong lebih dulu


"KITA BOBO SINI YA.. DI LUAR KOTOR" ucap mereka serempak sambil memperlihatkan puppy eyesnya di tambah sepupu bontot Clara yang baru berusia 1 tahun 11 bulan yang bernama Dafa yang memang sangat dekat dengannya tiba-tiba langsung naik ke ranjang dan duduk di pangkuan Clara


"Tatak.. Apa bobo nini ya" sambil menyodorkan dot susu pada Clara menyuruh Clara untuk memegang nya untuknya.


Bram pun menghela nafas kasar karena gagal bermalam pengantin yang sudah dia tahan. Ternyata berpacaran selama 7 tahun dengan Clara tetap saja ada rasa yang berbeda saat sudah sah menjadi suami istri.


para sepupu Clara yang lebih tepatnya adik sepupu dan adik kandungnya menggelar karpet dan menyusun bantal untuk mereka tidur karena Dafa yang masih kecil akhirnya Dafa tidur di ranjang atas bersama Bram dan Bram sudah bergabung dengan sepupu laki-laki Clara yang tidurndi lantai berjumlah 3 orang dan di sisi kanan ranjang disana 4 cewek-cewek masih terdengar cekikikan menonton vidio di Hpnya sedangkan para laki-laki sudah tidur lelap kecuali Bram yang gelisah apalagi si kecil masih sibuk berceloteh ria dan belum ada tanda-tanda mengantuk


"Tatak Cala.. Nina bobo" dan Clara dengan senang hati menyanyikan lagu nina Bobo tapi belum selesai dia nyanyikan si kecil kembali bersuara


"ambin.. Mbee" Clara pun kembali menyanyikan nina bobo dengan mengganti liriknya jadi kambing dan seterusnya Clara menyanyikan lagu nina bobo dengan mengganti lirik dengan nama-nama hewan dan akhirnya si kecil sudah tertidur nyenyak di ikuti Clara yang juga tertidur.


Tepat pukul 2 malam, Bram yang merasa situasi sudah sangat aman, akhirnya deng perlahan naik ke atas ranjang karena ingin memeluk Clara. Dia perlahan menggeser Dafa lalu menggeser Clara dan diapun bisa naik dan memeluk Clara. Dengan sangat hati-hati Bram menciumi wajah Clara setelah itu kembali turun ke lantai untuk tidur kembali.

__ADS_1


__ADS_2