Yes , I'M In Love

Yes , I'M In Love
Bawel


__ADS_3

Sekarang mereka berhenti disebuah cafe XXXX . Ternyata Revan dan Dhea sudah lebih dulu sampai ke tempat tujuan mereka.


" Kita mau kemana sih ka? " . Tanya Ellena dengan penasaran.


" Kalian ga lagi culik aku kan? awas kalo kalian berani macam-macam gue laporin ke polisi, biar kalian di hukum kebiri ". Ancam Ellena yang mulai bawel.


" Shand, adik loe lama-lama pingin gue c**** biar ga banyak bawel ". Alex ngedumel gemas dengan bawelnya Ellena.


" KAKAAAA nyebelin!!! ".


" Sabar Lex, orang cantik mah bebas ". Timpal Devan dengan terkekeh.


" Gue bilang apa, repot kan bawa si bocil ". Lanjut Zacklee.


" Kalian semua nyebelin!!! ". Protes Ellena.


" Mereka ada disana ". Tunjuk Alex menggunakan dagunya.


Ellena pun ikut menolehkan kepalanya ke arah yang ditunjuk Alex.


Shandy yang melihat Felicia sedang berciuman dengan Brian mulai mengepalkan tangannya.


" Itu kan cowok yang meluk aku kemarin ". Ucap Ellena sambil memandang ke arah Brian dan Felicia.


" Peluk ". Ucap Shandy, Zacklee, Alex dan Devan bersamaan.


" Iiiihh... kenapa pandangan kalian? bikin aku bergidik ngeri. Bulu kudukku mulai berdiri nih ". Ellena mengeluh ngeri saat empat pasang mata menatapnya tajam.


" Emangnya gue kuntilanak Ell". Alex sewot.


" Kapan loe dipeluk mpus?". Tanya Shandy dengan tatapan tajam.


" Hehe, kemarin ka waktu tuh orang mukulin ka Ryan ". Jawab Ellena dengan meringis.


" Dasar b*******!!! ". Amarah Shandy mulai membara.


" Ini ga bisa dibiarin, gue hajar si Brian b*****!! ".


" Sabar Shand, ingat misi kita. Membongkar kejahatan mereka ". Zacklee menenangkan Shandy.


" Dia uda berani peluk-peluk adik gue, gue harus diam aja Lee!! ". Sahut Shandy,


" Ka, Ellena ga apa-apa. Dia cuma peluk bentar ga lama koq, setelah itu dia lepasin Ellena. Dia cuma bilang kalo mata Ellena cantik ". Ellena senyum-senyum ga jelas.


" Yee ni bocil malah bangga ". Ledek Zacklee.


" Bangga dong, ada juga laki-laki yang bilang mata Ellena cantik ". Ellena menyindir Zacklee.


" Ampun dah... Dedek Ellena yang cantik baik hati dan tidak sombong. Begini ya Kaka jelas kan... laki-laki yang peluk dedek Ellena itu musuh bebuyutan kaka Ellena tersayang, dan wanita itu kekasih kaka loe si Shandy yang tampannya awet ga ilang-ilang". Penjelasan Alex sambil menunjuk ke Shandy.


" Ellena tau kalo tuh cewek mantan ka Lee yang sekarang jadi cewek nya ka Shandy. Jujur Ellena ga suka sama tuh cewek ". Sambil mukul-mukul tangannya sendiri.


" Emang kenapa Ell?? ". Tanya Devan dengan penasaran.


" Dia pernah nyiram aku pake air es dikantin, dikiranya aku ngrebut kaka-kaka semua ". Ellena mulai mengerucutkan bibirnya.


" Dia ga pantas buat kaka!!, cewek baik-baik tuh yang bisa setia sama satu orang. Bukan kayak dia banyak banget cowoknya ". Ellena mulai berargumen sambil menepuk jidatnya.


Zacklee yang mendengarnya tersenyum kecil, sedangkan Shandy hanya terdiam membenarkan ucapan adiknya.


Sedangkan Alex dan Devan hanya manggut-manggut mendengarkan Argumen Ellena.


Drrrtttt... Drrrtttt...

__ADS_1


"______"


" Oceh ". Jawab Alex.


Kemudian menutup ponselnya.


" Revan sudah mendapatkan rekamannya ". Lanjut Alex menjelaskan misinya.


" Bocil loe mau kemana? ". Tanya Zacklee, yang tiba-tiba melihat Ellena turun terburu-buru dari mobil.


" Kebelet ka ". Teriak Ellena sambil berlari ke arah cafe.


BUGHHHFF!!!


" Punya mata ga sih!! ga lihat apa ada yg buru-buru ". Gerutu Ellena ketika menabrak seseorang.


" Beautiful eye's ". Ucap seorang yang ditabrak Ellena.


" Kau!!! ". Ellena terkejut dengan apa yang dia tabrak. Bulu kuduknya mulai merinding.


Brian tersenyum sinis dan dengan segera mendekatkan dirinya ke Ellena.


" KAKAAAA!!! ". Ellena menjerit dan Bughhhh!!!


Wajah Brian tertinju tangan Shandy dan sedikit mengeluarkan darah diujung bibirnya.


" Gue peringatkan ke elu jangan pernah loe macam-macam sama adik gue. Urusan loe cuma ma gue breng***!!! ". Maki Shandy ke Brian.


Brian hanya tersenyum sinis menanggapi ancaman Shandy.


" Dia milik gue sekarang, sahabat loe gadai wanita itu ke gue ". Lanjut Brian


" Maksud loe!!! ". Alex mulai tersulut amarah mendengar pengakuan Brian.


" Kau boleh ambil Felicia ". Shandy tersenyum kecut.


" Felicia? Hahaha!!! Dia kekasih gue Shandy!!! Apa menurut loe dia setia sama loe ". Brian mencibir Shandy.


" Loe cuma laki-laki ga berguna Shand, laki-laki egois yang mementingkan perasaanmu sendiri . Loe pengecut Shand!! "


" Tau apa loe tentang perasaan, apa yang loe anggap merebut kepunyaan seseorang itu adalah Cinta?? ". Shandy berargumen.


" Dasar loe Shand!! ". Bogeman Brian mengenai ujung bibir Shandy. membuat mereka saling membalas pukulan demi pukulan.


Ellena yang berada didekatnya berteriak histeris. Membuat para pengunjung cafe keluar dan menyaksikan perkelahian Shady dan Brian.


Alex, Devan, Zacklee, Revan dan Dhea yang melihat kejadian tersebut ingin menolong Shandy tetapi dihadang oleh anak buah Brian.


Ellena menangis tak tega melihat kakaknya dihujani pukulan hingga tersungkur membuat nya berlari memeluk Shandy.


Brian yang menatap mata teduh Ellena mengurungkan tinjunya yang terakhir.


" Kali ini loe selamat Shand ". Ucap Brian sambil menatap mata teduh Ellena.


" Kaka gila, kaka jahat, kaka ga punya perasaan, kaka bodoh!! ". Maki Ellena kepada Brian.


" Beautiful Eyes, kali ini kaka loe beruntung ". Ucap Brian kemudian berlalu meninggalkan mereka.


" Shand, gimana keadaan loe ". Tanya Revan yang melihat Shandy babak belur.


" Kaka bodoh, kenapa diladenin sih dia itu gila ". Ellena yang masih kesal dengan Shandy sambil menangis memarahi Shandy.


Shandy yang mendengarnya hanya tersenyum, dia lega adik nya selamat dari ancaman Brian.

__ADS_1


Kemudian mereka berkumpul di cafe Devan.


Ellena mengobati luka kakaknya, sedangkan yang lain membantunya.


" Bocil lain kali jangan diulangi kejadian tadu" . Sahut Zacklee.


Ellena mengangguk pelan.


" Gue ga nyangka Ryan seperti ini ". Sesal Devan yang begitu mempercayai Ryan.


" Gue bakal hajar si Ryan". Shandy masih tersulut amarah.


" Yang penting kita sudah tau kebenarannya, kalian tenang dulu aja ". Timpal Revan.


" Loe gimana lex? ". Tanya Devan yang daritadi merhatiin diamnya Alex.


" Kali ini gue setuju sama Shandy, Tega bener tuh orang, urusan pribadi negosiasinya pake cewek plus adik sahabatnya sendiri. Sumpah nih bener-bener kebangetan nih orang, gue jadi takut kalo-kalo Anya jadi korbannya. Amit-amit dah " . Keluh Alex yang ga nyangka sama kelakuan si Ryan.


Revan kemudian menatap Dhea. Dia pun memikirkan hal yang sama dengan Alex.


Dhea tersenyum kepada Revan, membuat Revan menjadi gugup.


" Loe gimana Zack? ". Tanya Devan gantian.


" Kita jaga Ellena ". Jawab Zacklee dengan singkat.


Shandy bisa membaca pikiran Zacklee, dia tau Zacklee begitu khawatir kepada Ellena.


" Cil, Kali ini loe nurut ama kita-kita ya". Lanjut Zacklee.


" Kenapa hidup gue jadi tambah ribet, 24 jam nonstop harus ketemu orang-orang nyebelin. Sekarang ketambahan si Brian, hadeehh Rumah sakit jiwa para princess dimana ya?!?". ellena bermonolog dengan dirinya sendiri.


" Bociiiiiilllll !!!! loe denger ga yang gue omongin". Zacklee mulai kesal Karena ellena malah ngalamun.


" Eh iya ka... Ellena siap ". Jawab Ellena dengan cepat dan ngawur Karena daritadi dia ga dengerin apa yang Zacklee ucapkan.


" Loe siap gue halalin???? ". Tanya Zacklee dengan nakal.


" Emang harus dihalalin dulu ya buat kalian berdamai? " Tanya Ellena dengan polosnya.


Membuat orang-orang yang ada disekitatnya tertawa terbahak-bahak, termasuk Shandy.


" Dasar si bocil tanda-tanda ngebet nih ". ejek Zacklee dengan tersenyum sinis.


" Huwaaaaa, kakaaaaa... Ellena ga mau, Ellena masih mau kuliah yang bener ".


Shandy semakin terkekeh melihat tingkah sang adik yang diam-diam mempunyai bakat komedian.


" Cillll, Mimik dot dulu biar cepet gedhe ya ". Ejek Zacklee lagi.


" Kakaaaa nyebelin!!!! ". Sambil mencubit pinggang Zacklee.


Senyum dan tawa Zacklee mulai kembali berkat Ellena.


Zacklee yang sedingin es dengan perlahan mulai mencair. Awan mendung yang menyelimuti pelan-pelan mulai menerbitkan seutas cahaya cerah.


Begitulah Cinta,


Cinta dari dua insan yang belum saling menyadari.


****🥀🥀🥀🥀****


Hai para Readers yang budiman...

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejakmu ya😘


__ADS_2