
⚪⚪⚪⚪
Pagi hari di Negeri pecahan Es, Ponsel Veer mulai disibukkan dengan para kolega perusahaan milik Marcel. Mau tak Mau Veer harus kembali ke Indo untuk mengurus perusahaan.
" Shand, sorry gue harus balik mengatasi permasalahan perusahaan , perusahaan membutuhkan Marcel sekarang ini ". Veer memberitahu Shandy keadaan perusahaan.
" Kali ini gue butuh loe Shand ".
" Ka, gue ga mungkin ninggalin Ka Marcel sendiri disini ". Tolak Veer pelan.
" Tapi kolega kita hanya Mau menandatangani surat kontrak kerjasama jika bertemu dengan pemimpin perusahaan ". Lanjut Veer dengan bingung.
" Apa ga Ada cara lain ka? ". Shandy bernegosiasi.
Veer menggelengkan kepalanya.
Renata yang memahami kondisi perusahaan, memberi solusi
" Shand, Ada aku disini.. aku akan menjaga Marcel. Pulanglah ini semua demi Marcel. karena sejak dulu Marcel menginginkan kerjasama dengan perusahaan Abraham Louis ".
Sejenak Shandy berpikir,
" Demi Ka Shandy Apapun akan gue lakuin, bahkan nyawaku pun siap untuknya ". Ucap Shandy .
" Jaga kakakku ka ,seperti dia menjaga cintanya padamu ".
Renata menyeka air matanya, dia tak menyangka jika Marcel masih menjaga cintanya. Sedangkan dirinya egois memikirkan masa depannya.
Veer lalu menelpon anak buah Marcel untuk menyiapkan pesawat pribadinya. Shandy terkejut mendengar jika Kakanya memiliki pesawat pribadi, karena selama ini Marcel selalu mengajarkan adik - adiknya untuk hidup sederhana.
" Terimakasih ka, kaka selalu memberikan yang terbaik buat aku & Ellena ". Gumam Shandy dalam hati sambil menatap Kakanya yang masih tertidur pulas karena komanya.
Ada perasaan sedih di hati Shandy saat meninggalkan Marcel, dia pun memikirkan alasan apa yang harus dia katakan kepada Ellena jika sewaktu - waktu betemu dengannya. Karena sudah satu minggu Shandy tak pernah mengabari Ellena.
Malik yang setiap pagi datang mengunjungi putranya menyapa Shandy saat Shandy akan keluar Rumah Sakit.
" Mau kemana Shand? ". Suara serak Malik menyapa Shandy.
Shandy yang menyadari Malik terhenti dan melirik Malik dengan sinis.
" Untuk apa Tuan menanyakan itu, sepertinya Tuan lupa kalo kita tidak Ada hubungan apa-apa ".
" Shandy, belum bisa kah kamu memaafkan dan menerima papa? Papa menyesal Shand ". Hati Malik terasa Sakit dengan ungkapan Shandy, dia menyadari tak mudah bagi anak-anaknya menerimanya kembali.
Shandy berlalu sambil membetulkan kacamata hitamnya diikuti Veer dari belakang sambil mengangguk hormat kepada Malik.
" Maafin Papa Shand, Papa janji akan membahagiakan kalian ". Ucap Malik sambil memandang punggung Shandy yang akan hilang.
🔸Sebelumnya pertemuan Malik dan Adam
" Malik ". Ucap Adam ketika mengetahui Malik yang di tolong oleh Marcel.
Wajah Malik pucat seketika, dia merasa malu dan bersalah telah membuat adik kesayangan Adam menderita karena ulahnya.
Adam mendekati Malik dan mengajak Malik menjauh dari Shandy yang sedang emosi . Adam memilih taman sebagai tempat sekedar ngobrol dengan Malik.
" Aku harap kamu mengerti dengan sikap putramu ". Suara Adam mengawali pembicaraan.
" Maafin aku Dam, aku dijebak Martha ". Tangis Malik pecah mengingat peristiwa masalalu yang mengharuskan dia harus menikah diam - diam dengan Martha.
" Aku sudah menyelidiki semuanya ". Adam tersenyum tipis.
" Tapi sayangnya aku sudah terlanjur kecewa ". Lanjut ucapan Adam.
" Aku menyadari ini semua tak mudah buat anak - anakku menerimaku, tapi aku akan berjuang sekuat tenagaku agar anak - anakku menerimaku kembali ". Ucap Malik penuh keyakinan.
Adam yang menatapnya sedikit merasa iba, dia tau kalo memang sebenarnya Malik dijebak oleh sahabat adiknya sendiri. Tapi semua sudah menjadi bubur ketika Adam Mau menjelaskan ke Riska. Kondisi Riska yang down dan dirawat di Rumah Sakit jiwa membuat Adam mengurungkan niatnya.
" Dam, terimakasih kamu telah menjaga dan merawat anak - anakku ". Lanjut Malik.
Adam tersenyum tipis.
" Kamu beruntung memiliki putra yang tampan, sukses, pintar seperti Marcel dan Shandy dan putri yang sangat cantik . Ingin rasanya dulu aku dan istriku mengadopsi putrimu tapi di tentang Marcel. Awalnya aku ragu dan khawatir Marcel merawat putrimu. Tapi keraguanku menghilang ketika Marcel membuktikan kalo dia berhasil merawat Ellena ". Adam bercerita tentang ke tiga anak Malik sambil menyeka air matanya.
" Ellena? aku yakin dia cantik dan kuat seperti Riska ". Ucap Malik dan di jawab anggukan Adam.
" Malik, bahagiakan mereka. Mereka sudah banyak menderita ". Adam memperingatkan Malik sambil menepuk pundaknya kemudian berlalu meninggalkan Malik yang masih termenung "
🔸 Zacklee dan Ellena
" Bahagia banget hari ini, kesambet apa kamu Ell!? " Tanya Dhea sambil memegang jidat Ellena yang ga panas.
" Biasalah sayang, namanya juga lagi Fall in Love ". Sindir Revan dengan mengedipkan matanya.
" Apaan sih kalian, gaje banget... ". Sahut Ellena.
__ADS_1
" Eh, tadi aku ga salah danger Ada yang manggil sayang maksudnya gimana ". Ellena penasaran, karena memang Ellena belum mengetahui jika sahabatnya jadian.
" Masa' loe belum tau Ell, bentar lagi mereka tunangan ". Bisik Devan ke Ellena.
" OMG ". Ellena menutup mulutnya menggunakan ke dua tangannya.
" Dhea kamu jahat ga kabar - kabar, aku di anggap apa selama ini ". Ellena mulai drama mewek - mewek.
" Ssssstttttt!!! bisa pelan ga tuh suara ". Dhea yang kesal mendengar sahabatnya heboh menutup mulut Ellena.
" Jadi kamu ma Ka Revan??? " Ellena menolehkan matanya ke arah Dhea dan Revan secara bergantian menunggu jawaban Dhea.
Dhea yang malu mengangguk membenarkan dugaan Ellena.
" Selamat sahabatku sayang ". Ellena memeluk dan mencium pipi kanan kiri Dhea.
" Aku turut bahagia, semoga kalian langgeng sampai ke pernikahan lanjut kakek nenek, buyut ". Ellena mengucapkan Do'a dan di amini oleh ke dua insan yang memulai kisah kasih.
" Ka Revan, jaga sahabatku ini jangan buat dia Sakit hati. daaaan kalo itu terjadi aku orang yang pertama Kali akan menendang kaka ". Ancam Ellena ke Revan.
" Rebes Nona muda ". Jawab Revan dengan semangat.
" Zacklee kemana Ell? " . Tanya Devan yang belum melihat Zacklee.
" Males nih, jangan bahas mas Jambang cetar membahenol ". Ellena mulai ga mood mendengar nama Zacklee yang nyebelin.
" Hahaha, julukan baru nih buat si Mr. Es batu ". Devan terkekeh mendengar julukan baru Zacklee.
" Kamu ini sepertinya berjodoh, ga Ada akur - akurnya ". Celetuk Revan dengan terkekeh pula.
" Kalian nyebelin ". Bibir Ellena mengerucut lucu.
" Ell, ka Revan Ada benernya tuh.. jangan terlalu benci nanti benar - benar cinta tau rasa ". Timpal Dhea yang sekarang setipe dengan somplaknya geng Cassanova.
" Tau ah, masuk kelas takut telat kelasnya pk Anggara, bisa gosong nanti seharian di jemur di lapangan ". Ellena menarik Dhea meninggalkan Revan dan Devan.
" Bener - bener tuh anak, kalo uda bawel ngalahin emak - emak komplek ". Celetuk Devan dengan terkekeh.
" Wan abud KW ketawa - ketawa sendiri, oh sereeem ". Alex yang datang bersama Zacklee.
" Si Rusuh Mau ditimpuk pake Baskom kayaknya ". Sahut Devan .
" Sabar wan Abud KW, damaiii piiiiisss!! ". Alex meringis memperlihatkan gigi putihnya.
" Acara perpisahan kita agendanya gimana nih Rev? ". Tanya Alex.
" Gimana dengan ide loe Zack? ". Alex gantian bertanya ke Zacklee.
" Gue saranin di tunda dulu aja ". Jawab Zacklee dengan singkat.
" Lah koq di tunda, loe ga Asyik Zack . Kalo Ada Shandy pasti idenya brilliant ". Alex berpendapat.
" Si tukang emosi tumben jarang muncul? sudah dapat gebetan baru Kali yak ". Celetuk Devan.
" Iya nih, Shandy kemana ya ga kelihatan terakhir kelihatan waktu bersama Ryan ". Ucap Revan.
" Nanti gue Tanya dedek Ellena, kangen nih ". Goda Alex sambil melirik ke arah Zacklee.
" Tolong jangan Tanya - Tanya soal Shandy ke bocil ". Zacklee berucap serius, dia berfikir jika sahabatnya menanyakan Shandy pada Ellena kondisi Marcel akan terbongkar.
" Emang napa Mr. Es batu ". Tanya Devan dengan penasaran.
Alex dan Revan pun menatap Zacklee menunggunya untuk menceritakan soal Shandy dan Ellena.
" Si tukang emosi ga khilaf lagi kan sama adiknya ". Tanya Devan lagi mengingat Shandy pernah tak mengakui Ellena sebagai adiknya.
" Shandy di Kanada ". Lanjut Zacklee.
" Yee tuh orang ke luar Negeri ga ajak- ajak kita, sudah bosen dada cewek indo Kali ya ". Otak mesum Alex bermunculan.
Pletaaakkk!!!
" Hwaduhhh, Sakit brondong ". Keluh Alex.
" Gue cuma nyadarin otak mesum loe ".
Revan menjitak kepala Alex.
" Alex - Alex sekali Kali tuh otak di laundry in napa ". Zacklee terkekeh melihat sahabatnya yang tak pernah jauh berpikiran mesum.
" Apa yang terjadi dengan Shandy, Zack ". Tanya Revan mulai serius.
Zacklee menghembuskan nafas Kasarnya.
" Ka Marcel mengalami kecelakaan dan kondisinya mengalami koma. Shandy kesana untuk menjaga nya, tapi___ tanpa sepengetahuan Ellena ".
__ADS_1
Zacklee mulai sedih mengingat Ellena.
" Gue harap kalian jaga rahasia ini, gue dan Shandy ga Mau Ellena sedih ".
Revan, Alex dan Devan memahami keadaan yang di alami Shandy dan Zacklee.
" Kita akan kesana ". Sahut Devan yang begitu peduli dengan kondisi sahabatnya.
" Wan Abud KW lagi kesambet apa nih ngajakin kita kesana besok ". Celetuk Alex.
" Ingat persahabatan kita, susah senang bahagia menderita harus selalu bersama ". Tangan mereka berempat mengepal bersama menjadi satu kepalan.
" Bagaimana dengan Ellena? ". Tanya Revan yang ikut prihatin dengan Ellena.
" Itu yang gue lagi pikir Rev , sudah satu minggu ka Marcel belum sadarkan diri. Gue pikir mungkin dengan kedatangan Ellena Ka Marcel Ada kemajuan. Apalagi Ellena orang tersayang Ka Marcel ". Sahut Zacklee
Alex dan Devan setuju mereka sepemikiran dengan Zacklee.
" Loe jujur aja sama Ellena ". Saran Revan.
" Sulit Rev, gue ga tega kalo lihat dia nangis ". Timpal Zacklee.
" Biasanya kalo ga tegaan gitu Ada rasa yang terpendam, iya kan Wan Abud". Goda Alex sambil lirik - lirikan dengan Devan.
" Bentul Lex ". Sahut Devan yang ikut menggoda Zacklee.
🎼🎼🎼🎼🎼
Kau adalah incaran hatiku
Kau s'lalu memperhatikanmu
Tak henti menjadi teman berbagi
Semoga kau rasa apa yang kurasa
Dibalik senyumku ada cinta untukmu
Dibalik matamu ada hati yang menunggu
Aku diam-diam suka kamu
Kucoba mendekat
Kucoba mendekati hatimu
Aku diam-diam suka kamu
Semua kan indah, seandainya aku bisa memilikimu
Kau adalah incaran hatiku
Ku s'lalu memperhatikanmu
Tak henti menjadi teman berbagi
Semoga kau rasa apa yang kurasa
Dibalik senyumku ada cinta untukmu
Dibalik matamu ada hati yang menunggu
Aku diam-diam suka kamu
Ku coba mendekat
Ku coba mendekati hatimu
Aku diam-diam suka kamu
Semua kan indah, seandainya aku bisa memilikimu
Aku diam-diam (diam-diam) suka kamu
Suara Alex bernyanyi yang di sahut Revan dan Devan sambil menirukan gaya group cherry bell menyindir Zacklee.
Revan dan Devan terkekeh melihat sahabat somplaknya yang ga pernah habis idenya buat menyindir Zacklee.
Sedangkan Zacklee seperti biasa dia bisa menahan sikapnya seperti tidak Ada apa - apa.
❤❤❤❤❤❤
Siapa nih yang ikut diam - diam suka Tothor 🤗
Tothor kirimin bunga- bunga cinta deh, asal para Readers meninggalkan jejak jempol nya 👍👍🥰
__ADS_1
Good malem, selamat Night semoga mimpiin Tothor yak 😁