
" Pagi Nona muda ". Sapa Mang Diman yang melihat Nona mudanya berpapasan dengannya.
" Eh iya.. pagi Mang ". Senyum manis menguntai pagi hari ini.
" Pagi Mang Diman ". Sapa Zacklee yang mengikuti Ellena dari belakang.
" Eh Tuan Muda juga disini "
" Bentar lagi Mang Diman bakalan ketemu saya tiap hari ". Bisiknya dengan lirih tapi masih terdengar ditelinga Ellena.
Mata cokelat dengan pandangan tajam tetapi menenangkan melirik ke sumber bisikan.
Mang Diman yang menyadari tertunduk, sedangkan sumber bisikan malah tertawa senang.
" Kakaaa ". Suara teriakan Ellena menyapa Marcel yang sedang menatap laptop nya bersama Veer.
Ellena langsung mendekati Marcel, duduk disampingnya kemudian tangannya berayun manja ke leher Marcel.
" Aku rindu kaka ". Ucapnya sambil menyandarkan kepalanya di pundak Marcel.
Marcel yang terbiasa dengan tingkah manja adik cewek satu - satunya itu tersenyum.
" Adik Kaka semalam ga pulang kemana aja ". Tanya Marcel menyelidik.
" Tanya noh sama dia yang nyulik aku ". Menuding Zacklee yang baru masuk.
" Lah nyulik ada juga loe cil yang minta ngintilin gue ". Menyangkal tuduhan Ellena.
" Tapi kan iya Ka Lee nyulik aku ".
" Bocil jangan turunin harga diri gue di depan Calon Kaka Ipar ". Sahut Zacklee menunggu bantahan Ellena.
Ellena yang mendengar sebutan itu Membelalakkan matanya dengan bulat sempurna. Seperti nya Zacklee menang lagi dalam menjahili Ellena.
" Apa perlu gue ceritain kalo kita__". Belum sempat Zacklee menyelesaikan ucapannya, Ellena buru - buru membekap mulut Zacklee yang tak berfilter.
Zacklee dan Veer yang melihat tingkah dua manusia didepan nya hanya menggelengkan kepalanya. Begitulah tingkah keduanya tiap bertemu. Sepertinya mereka melupakan perasaannya beberapa jam yang lalu.
" Kalian ini emang ya Jodoh yang tak salah, selalu kompak ". Veer menimpali sambil terkeukeh
" Gimana kalo kalian tunangan bareng Marcel sekalian nih Ell kita lagi pilih dekorasi buat pertunangan Marcel dan Renata ". Lanjut Veer yang memiliki ide buruk menurut Ellena.
" Cocok banget Ka popeye gue setuju ". Ujar si empunya yang merasa menang jahilin Ellena.
" Boleh tu ide yang Brilliant ". Sahut Marcel yang terkena Virus jahil Zacklee.
" Kalian nyebelin ".
__ADS_1
Ellena sambil berlalu tapi langkahnya terhenti ketika Shandy ikut gabung dengan mereka.
" Ka Shandy bantu Ellen ". Rajuk si adik cewek yang paling manja.
Shandy yang sedikit mendengar gurauan mereka ,
" Ga usah percaya kutut Ell habis ini dia di buang Om Albert ke London ". Celetuk Shandy yang membongkar rencana Lee setelah lulus kuliah.
Deg!
Apa London? untuk apa Ka? Kenapa Kaka harus pergi disaat semuanya telah terjadi? Cintaku? . Pertanyaan demi pertanyaan di hati Ellena .
" Habis ini abis loe Shand ". Umpatan hati Zacklee.
" Jadi melanjutkan study di London Lee? ". Tanya Marcel karena sebelumnya Albert pernah bercerita tentang rencana Zacklee melanjutkan study ke London.
Zacklee mengangguk pelan membenarkan pertanyaan Marcel.
" Gue yakin Bocil kesayangan loe bakal rindu berat ". Sahut Shandy yang melirik adiknya berubah ekspresi.
" Makanya tunangan sekalian ". Ledek Veer yang juga menyadari perubahan ekspresi Ellena.
Ellena yang berubah mood meninggalkan keempat pria yang membuat kesal hatinya.
Kamar menurutnya tempat paling nyaman buat menata hatinya sekarang. Pikiran tentang Zacklee ke London menjadikan hantu dalam hatinya. Baru saja dia menemukan arah hatinya yang tak menentu selama berbulan - bulan dan akan berakhir dengan kepergian cintanya.
Pikiran tentang Farel dimasa lalu mengusik otaknya. Farel yang pergi meninggalkannya berubah 180° . Akankah Ka Lee akan berubah juga? . Ketakutan itu mulai memenuhi otaknya membuatnya frustasi.
" Ka Lee jangan bikin otakku bekerja keras seperti ini ". Ellena meruntuki dirinya sendiri.
Kemudian menenggelamkan wajahnya ke bantal.
Keempat pria yang berhasil menjahili Ellena sekarang sedang membahas tentang persiapan pertunangan Marcel.
Setelah di rasa selesai Zacklee pun undur diri ingin sekali dirinya menanyakan kekasih hatinya yang baru beberapa jam dia taklukkan. Tapi sayang seribu sayang kekasih hatinya tidak memunculkan batang hidungnya. Hal itu membuat cemas hatinya. Saat langkahnya mulai teratur keluar Shandy memanggil nya.
" Kutut " .
Zacklee pun menoleh ke arah Shandy.
" Thank's buat semalam ".
Zacklee sedikit terkejut.
" Gue tau semua tentang Felicia yang sudah mencampurkan sesuatu ke minuman itu dan kondisi Ellena. Gue tau maksud loe tak bawa pulang Ellena, gue percaya loe bakal jaga Ellena dengan baik. Maafin gue ".
" Gue bakal jaga apa yang gue cinta dan sayang ". Jawab Zacklee dengan senyum kemudian berlalu melajukan Mobil nya dengan berat hati karena cintanya belum saja terlihat.
__ADS_1
" Ishhh ,baru saja beberapa menit uda kangen aja. Bocil awas kalo ketemu terima hukumannya ". Zacklee mengumpat kesal.
Dikediaman Zacklee.
" Pa , nih anak kemana aja uda hampir sore Lee belum pulang pake bawa anak orang ". Trias yang ngomel dari malam sampe sore
" Ma, tenang Papa yakin Lee ga mungkin berbuat yang aneh - aneh ". Albert menenangkan istrinya yang masih cemas.
Baru saja Albert dan Trias berdebat tentang putra semata wayangnya pewaris satu - satunya keluarga Mahendra pemilik perusahaan batu bara terbesar di negaranya. Zacklee nyelonong melewati Mama Papa nya.
Tangan Trias yang cekatan berhasil menarik telinga cowok tampan yang melewati nya.
" Aduduh Ma sakittt!! ". Teriak pemilik wajah tampan.
" Kamu itu ya lama - lama ngelunjak, Mama uda peringatin berkali - kali jangan main - main sama anak orang ". Trias yang sudah siap untuk berkhutbah memberondong tausiah - tausiah yang ditujukan ke Zacklee.
Cukup lama Trias berkhutbah tanpa melepaskan jewerannya, Albert yang melihat putranya kesakitan memohon agar dia membantunya melepaskan tangan terampil Trias.
" Ma, Lee sudah dewasa kita dengarkan penjelasannya ". Albert yang tak tega ikut menenangkan istrinya yang sedang kesal dengan putra tampannya.
" Mama malu Pa, Malu mau dimana muka Mama kalo punya anak belingsatan macam begini ". Trias yang sudah mengetahui tingkah Zacklee di luar Sana.
" Ma, maafin Lee. Lee uda soleh Ma beneran deh ". Jarinya membentuk logo damai.
" Apa yang sudah kalian lakukan semalam ". Selidik Trias dengan mata menyorot.
Glegek.
Zacklee menelan ludahnya dalam melihat tatapan mata tajam Mamanya.
" Ma, bisa ga matanya ga melotot gitu Lee jadi ngeri ".
Capitan kepiting Gemuk mendarat ke pinggang Zacklee.
" Jawab ". Trias masih dengan tatapan tajam nya.
" Iya iya Ma Lee akan cerita. Lee semalam ga ngapa - ngapain Ellena Mam.. percaya.. Ellena begitu berarti buat Lee Mam jadi Lee harus menjaganya sampai hari itu tiba ". Lee menjelaskan dengan pelan dan penuh hati.
" Kau mencintainya ". Tanya Trias dan dijawab anggukan dari Lee.
Senyum Trias merubah kekacauan yang terjadi, hatinya lega akhirnya Lee mencintai Ellena. Albert pun ikut bahagia mendengar putranya jatuh cinta.
" Lee, University of Oxford sudah mengirimkan balasan e-mail ". Lanjut Albert.
" Lee akan persiapkan semuanya Pa ".
❤❤❤
__ADS_1
Maafin othor yang baru muncul ya 🙏
Tetap jangan lupa Vote, like and koment tercintanya 🥰