Yes , I'M In Love

Yes , I'M In Love
Nona Cantik


__ADS_3

๐Ÿƒ๐Ÿƒ


" Kau bodoh Tuan Es ". Maki Ellena.


Zacklee menceritakan semua alasan mengapa dirinya melakukan hal ini. Ellena tak menyangka jika Zacklee menyimpan rahasia besar ini.


" Tuan Es kalo sampai tu Mak Lampir macam - macam, aku siap mencincangnya ". Umpat Ellena dengan kesal.


Drttt... Drttt...


" Mpus gimana kabar elu, masih hidup kan? ". Ellena mendengus kesal ingin sekali dia menarik rambut Kakanya saat itu juga tapi sayang dia hanya terlihat di ponsel saja. Wajah Shandy yang muncul dalam panggilan video tak sedikitpun memperlihatkan kekhawatiran sedikit pun.


" Dasar Kaka somplak! ".


" Lah gue kira elu uda di tabrak si Kutut semalam ". Jawabnya dengan tertawa bahagia melihat kesengsaraan adiknya.


" Punya Kaka gini - gini amat, bisa dituker sama mas Jong kii ga ya ".


" Ye cakepan gue banyak mpus, limited edition ". Tawa Shandy semakin keras sampai Ellena menggaruk telinganya.


" Mpus koq sepi, Kutut mana? "


" Sama Mak Lampir ". Bibirnya Kali ini mengerucut dan mood nya sedikit berubah.


" Loe tau soal Feli__".


" Ya! Aku tau semuanya Ka. Kenapa kalian tega bohongin Ellena kayak gini ".


Kali ini Shandy diam tak bisa menjelaskan apa - apa. Ellena sudah tau semuanya. Yang ingin dia dengar sekarang bagaimana kecewanya dia.


" Kaka anggap apa Aku ini? Bisa - bisanya nutupin semua ini dari aku ". Ellena meluapkan semua kekesalannya.


" Dek, sudah selesai marahnya? ". Tanya Shandy dengan hati - hati takut Ellena menyemprotnya lagi.


Mata Ellena menghunus tajam ke wajah Shandy yang terhalang oleh layar ponsel.


" Kenapa nih orang berubah jadi Anabel serem banget ". Gumam Shandy yang ketakutan.


" Aku sedih Ka... Hiks hiks ". Bukannya tambah marah Kali ini dia menangis kejer.


Ellena teringat cerita Zacklee, jika sekarang Kakanya sedang mengalami masalah serius juga di perusahaannya.


" Mpus jangan nangis kita pasti bawa Mama kembali ".


" Jemput aku Ka ".


** Di Cafe Devan


" Sayang kemana saja dari kemarin aku sulit sekali menghubungimu ". Ucap Felicia yang menyambut kedatangan Zacklee.


" Ada sedikit urusan yang harus gue selesaikan ". Jawabnya singkat.


" Aku sangat rindu sayang ". Felicia memeluk Zacklee mesra.


Devan yang melihatnya kemudian mendekatinya.


" Ehm ". Devan sengaja mengganggu mereka.


Felicia melepaskan pelukannya kemudian menoleh kearah Devan.


" Ciee ciee yang lagi kangen - kangenan ". Celetuk Devan.


" Hai Devan, apa kabar? Lama kita ga ketemu ". Sapa Felicia.


" Seperti yang elu lihat, gue masih tampan ". Mengedipkan salah satu matanya dan itu membuat Felicia ke Ge Eran.


Zacklee menahan tawa melihat Devan berhasil menggoda Felicia. Lalu berpura - pura,


" Sepertinya gue ganggu kalian ". Zacklee yang mulai ber akting cemburu meninggalkan mereka.


Rencananya berhasil Felicia mengejarnya.


" Sayang. . " Felicia berteriak memanggil Zacklee membuat sedikit kegaduhan di Cafe Devan.


Zacklee tak menoleh sedikitpun, hal itu membuat Felicia ketakutan jika Zacklee meninggalkannya lagi.


Felicia menarik tangan Zacklee. Wajahnya tersenyum saat Zacklee membalikkan tubuhnya.


" Kau marah padaku sayang ". Sambil mendekatkan wajahnya.

__ADS_1


Zacklee sedikit mundur khawatir Felicia berbuat yang tidak - tidak. Dengan cepat dia menarik kedua bibirnya supaya Felicia tidak curiga.


" Ga marah hanya sedikit kecewa ". Ucapnya.


" Kamu masih manis seperti dulu sayang. Aku ga sabar ingin mengajakmu kesuatu tempat ". Sahut Felicia dengan bahagia kemudian menarik Zacklee ke mobil nya.


" Dev, titip mobil gue awas jangan elu jual ". Teriak Zacklee.


" Loe pikir gue orang miskin apa , dasar kampret loe Zack! ". Maki Devan .


Sekitar tiga puluh menit Zacklee dan Felicia sampai kesuatu tempat.


" Bukannya ini kediaman Tuan Gunawan ". Batin Zacklee .


Felicia tak memberi ruang untuk jari - jari Zacklee bergerak dirinya menggenggam tanpa Mau melepaskan.


Mereka berdua memasuki rumah Tuan Gunawan.


" Selamat datang Felicia sayang ternyata kau membawa calon menantu kesini ". Ucap Gunawan melihat Zacklee datang bersama Felicia.


Zacklee tersenyum kecil.


" Calon menantu. Cuih ". Batin Zacklee meradang.


" Sayang, perkenalkan ini Om Aku namanya Gunawan, dan Om ini Zacklee kekasih Aku ". Ucap Felicia bahagia.


" Tuan Gunawan pemilik Perusahaan JG, siapa tak kenal dengan beliau yang hebat ini ". Sahut Zacklee.


" Kau bisa saja ".


" Perusahaan yang bergerak dalam bidang modeling yang sudah mendengar siapa yang tak kenal dengan sosok pemimpinnya ". Puji Zacklee kembali.


" Hai anak muda kau juga begitu hebat perusahaan milikmu juga sudah melesat ke seluruh dunia. Di usia semuda ini Kau telah membanggakan orang tua". Sahut Gunawan lagi.


" Kalian ini kenapa malah membicarakan bisnis ". Keluh Felicia.


Kedua pria didepannya tertawa melihat tingkah Felicia.


" Oke, sepertinya si Cantik sudah tak sabar ". Gunawan yang mengerti keinginan Felicia.


" Tuan muda Zackle, saya Om sekaligus sebagai wali dari Felicia ingin Tuan muda segera bertunangan dengan Felicia ".


" HAH!! APA - APAAN INI". Batin Zacklee, ternyata dirinya sudah lebih dulu dijebak.


" Gawat_ gawat Kaka tampan sejagad raya jangan sampai bertunangan sama Mak Lampir ". Batin Dhea.


" Mohon maaf sebelumnya Tuan , masalah serius ini saya belum bisa menjawabnya. Saya masih Ada Mama Papa ijinkan saya berdiskusi dengannya dulu ". Mungkin ini alasan yang tepat pikirnya.


Felicia yang tadinya bahagia berubah menjadi kecewa. Pikirnya Zacklee akan langsung setuju dengan tawaran Om nya.


Gunawan mengangguk mengerti apa yang disampaikan Zacklee.


" Baik lah, saya tunggu kabar selanjutnya ".


Tiba - tiba Dhea datang membawa nampan yang berisi teko dan cangkir.


" Dhea ". Batin Zacklee melihat Dhea berada dirumah Gunawan.


" Kenapa Revan tak bercerita, Ada apa sebenarnya? Apa yang dia rencanakan bersama Dhea? Gue harus segera ketemu Revan". Lanjut batin nya.


" Hai Felicia, apa kabar? Lama kita tak bertemu ". Dhea pura - pura ramah.


" Maaf ya gue ga tau kalo kita sepupuan, Papa baru bercerita semalam ". Dhea menoleh ke arah Gunawan.


Felicia menanggapinya dengan senyum kecut. Felicia memang tak suka dengan Dhea karena Dhea sahabat dari Ellena.


" Hai Ka tampan Lama tak berjumpa juga makin tampan aja". Dhea beralih kenapa Zacklee.


" Baik, Nona cantik ". Zacklee menanggapi Dhea, sepertinya dia merasa jika Dhea berpura - pura baik pada Felicia.


Felicia yang mendengar Zacklee menanggapi Dhea dengan ramah merasa cemburu. Kemudian melingkarkan tangannya di lengan Zacklee.


" Astaga! Ular gila ". Batin Dhea berteriak melihat sikap Felicia .


Mereka berempat eh tepatnya mereka berita mengobrol di Ruang tamu dengan tertawa bahagia. Sedang Felicia merasa kesal dengan sikap Zacklee yang terbuka untuk Dhea.


Selesai makan malam Zacklee berpamitan pulang. Kali ini dirinya meminta Revan untuk menjemputnya.


" Sekali lagi Terimakasih Tuan Gunawan atas makan malamnya. Suatu kehormatan bagi saya bisa menikmati hidangan yang lezat dalam satu meja bersama anda ". Ucap Zacklee sopan.

__ADS_1


" Lain Kali datang lah kesini meski hanya minum teh bersama ".


" Nona cantik terimakasih atas hiburannya hari ini. Saya benar - benar kagum dengan jiwa humor anda ". Ucap Zacklee kepada Dhea. Dan lagi - lagi Felicia merasa kesal.


" Apa kau tak Mau mengucapkan sesuatu padaku? ". Sahut Felicia yang kesal karena Zacklee melupakannya.


Zacklee mengernyitkan sebelah alisnya pura - pura berfikir,


" Terimakasih Felice karena sudah mengajakku kesini ". Kemudian berbalik menuju mobilnya.


Felicia kecewa karena Zacklee hanya mengucapkan terimakasih padanya. Dirinya berharap jika Zacklee lebih dari berterimakasih. Felicia yang kesal berbalik dan masuk ke dalam rumah.


" Hei Nona cantik kemarilah ". Zacklee yang sudah membuka pintu mobilnya tiba - tiba memanggil Dhea untuk mendekatinya.


" Apa ada yang tertinggal Tuan tampan ". Tanya Dhea penasaran.


" Aku mempunyai hadiah untukmu " . Zacklee menunjuk ke dalam mobil, Dhea mengikutinya.


" Sayang! ". Ucap Dhea pelan takut terdengar Papa dan Felicia.


Pria berjaket hitam dengan topi dan kacamata hitam itu tersenyum lebar bertemu istrinya.


" Kamu kenapa harus kesini kalo Papa sampai tau bagaimana? "


" Tenang lah Zacklee sudah mengaturnya . Aku rindu kamu sayang, jaga anak kita baik - baik ". Ucap Revan sambil mengecup pipi Dhea.


Dhea mengangguk, tersenyum bahagia karena setelah dua hari ini tidak bertemu Revan.


Dhea akhirnya memutuskan untuk kembali ke Rumah Gunawan. Dirinya pura - pura meninggalkan Revan agar Gunawan percaya. Dhea berjanji akan membongkar rahasia dimana Tante Rias disekap selama ini.


" Ka tampan terimakasih ". Ucap Dhea setelah Mengambil bag berisi makanan ringan dari Revan. Revan tau jika istrinya selama hamil tidak bisa meninggalkan makan meski hanya makanan ringan.


Zacklee sengaja mengirim pesan ke Revan agar menjemputnya. Revan yang ragu akhirnya menyetujui perintah Zacklee.


Kemudian Revan melajukan mobilnya meninggalkan Dhea yang masih berdiri.


Dhea tersenyum bahagia melihat isi bag ditangannya.


Diperjalanan Zacklee tak menunggu lama untuk mempertanyakan mengapa Dhea bisa kembali ke Papanya.


" Apa yang kalian rencanakan Rev ". Tanya Zacklee.


" Dhea bersikeras ingin sekali membantu Ellena. Dia ga tega lihat cewek elu sengsara ". Ucapnya dengan tertawa.


" Sorry Rev, gue bikin bini elu ikut terlibat "


" Sudah sewajarnya sebagai sahabat kita saling membantu. Anggap aja ini balas budi gue ke elu yang uda ngasih gue pekerjaan . Setidaknya gue ga jadi pengangguran ". Ucapnya dengan terkekeh.


Zacklee tersenyum menanggapi Sahabatnya Revan.


" Rev, gimana perkembangan Perusahaan Ka Marcel dan penyelidikan Shandy ". Tanya Zacklee.


" Perusahaan Ka Marcel sudah sedikit stabil, meski masih banyak investor yang tidak percaya lagi padanya ".


Zacklee ikut prihatin dengan keadaan MG akibat pertanyaan para wartawan waktu itu.


" Shandy dan Alex sudah menemukan tempat dimana Tante disekap, tapi__". Ucapannya terhenti. Zacklee menoleh ke arah Revan yang bingung.


" Tapi anak buah mereka terlalu banyak. Kita ga akan sanggup melawannya ".Lanjut Revan.


Zacklee ikut berpikir dengan cerita Revan.


Bagaimana caranya supaya dirinya bisa membawa kembali calon mama mertuanya.


" Ellena, loe bawa ke apartment dikota ** ? ".Tanya Revan.


" Ya ampun Rev, gue melupakannya ". Zacklee menepuk keningnya berkali - kali. Sebanyak kurang lebih tiga puluh panggilan tak terjawab dari Ellena. Serta Dua puluh pesan dari Ellena yang belum dia buka.


Zacklee mengeluarkan ponselnya sekali waktu di Kamar Mandi untuk menghubungi Revan. Dirinya belum sempat membuka pesan dari Ellena.


" Siap - siap jadi ahli surga loe ". Ucap Revan yang tau apa yang terjadi setelahnya. Zacklee bakal mendapat ceramah dari Ellena dari A-Z.


Zacklee menarik rambutnya kesal telah melupakan tawanannya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=โค\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


LIKE


VOTE

__ADS_1


COMMENT


Jangan lupa ya para Readers terluvโค๐Ÿ˜˜


__ADS_2