
Hari yang ditunggu sekitar 12 jam lagi tiba.
Marcel yang bahagia karena besok pagi akan melamar gadis yang sudah lama dia tunggu - tunggu. Begitupun dengan Renata dia tak menyangka cinta pertama yang sempat kandas Tuhan beri kesempatan kepercayaan lagi untuk menjaganya lebih baik. Begitupun dengan Shandy meskipun baru sebatas pertemanan dengan Clara tidak memungkinkan cinta akan hadir diantara keduanya. Senyum dan tawa mereka sudah dipastikan mewakili rasa bahagia mereka. Berbeda dengan Zacklee dan Ellena, senyum yang mereka buat untuk menutupi rasa comes di hati mereka karena hari esok adalah pertemuan terakhir dua insan yang baru saja memutuskan untuk menjalani sebuah Cinta.
Ellena yang tak bisa tidur akibat memikirkan hari esok, bukan persoalan Marcel yang akan bertunangan melainkan persoalan hatinya yang secara jujur tidak bisa jauh.
" Akhirnya bakalan LDRan juga ". Sambil menenggelamkan wajahnya ke dalam bantal. Pasrah mungkin itu yang pantas di rasakan Ellena saat itu.
Drrrtt... Drtttt...
Dilihatnya ponsel yang bergetar disamping Ellena. Tertera nama yang selalu dia rindu kan, siapa lagi kalo bukan Marcel. Meskipun saat ini posisi mereka dalam satu rumah, karena Trias dan Albert harus membantu persiapan acara tunangan Marcel besok pagi.
" Bocil uda tidur belum, kalo belum ketaman gih ". Ajak Zacklee yang menelepon Ellena .
" Ngapain Ka uda malem ngantuk ". Jawab Ellena asal.
" Loe ga mau besok gue berangkat tanpa senyum loe ". Sahutnya dengan sedikit meninggikan suara nya.
" Setidaknya kasih gue ciuman kek "
" Ishh...Iya iya aku turun ". Suara Ellena sedikit malas tetapi senyum nya mengembang, entah apa yang membuatnya tersenyum yang pasti saat ini baginya Zacklee adalah orang yang sangat dia sayangi.
Ditaman belakang ternyata sudah ramai Ada Revan dan Dhea, Alex dan Anya, Shandy dan Clara. Ryan dan Devan kemana, Ada koq mereka sedang menjemput Jessi.
Zacklee yang sudah tak sabar menunggu Ellena mondar mandir tak jelas membuat sahabat - sahabatnya menggeleng Kepala.
Wajar saja Zacklee secemas itu karena besok sore dia akan meninggalkan gadis pujaannya. Ya sekarang Ellena menjadi gadis pujaan, gadis yang tak akan pernah terganti dihatinya. Nama Ellena sudah dia patri dalam - dalam di jantungnya.
Ellena yang mengenakan piyama Frozen akhirnya muncul. Ellena sebenarnya nervous entah apa yang di rasakan seharusnya mereka sudah terbiasa bertemu, mungkin karena situasi membuat hati Ellena jadi tak karuan.
Ellena yang sudah tidak kuat menahan sesak ditenggorokan dan hatinya melihat Zacklee yang tersenyum padanya, Ellena mendekati Zacklee dan memeluknya erat. Zacklee yang bahagia melihat perlakuan Ellena membalas pelukannya. Tapi pelukan Zacklee mengendur ketika mendengar suara serak tangis Ellena.
Para Geng Cassanova yang melihatnya mereka saling memberi kode untuk memberi waktu Zacklee dan Ellena.
" Tumpahkan semua tangismu, biar besok gue bisa melihat senyum manismu ". Ucap Zacklee mendengar suara serak tangis Ellena.
Benar juga Ellena menumpahkan semua air matanya yang selama beberapa hari terpendam. Rasa sesak penuh yang terdapat di hatinya di tumpahkan dalam isakan tangis. Lega, mungkin tetap tangisan tidak bisa merubah rasa.
Zacklee kemudian mengendurkan pelukannya, menangkup wajah cantik yang selalu ceria berani dan terampil ngedumel.
" Jangan pernah ragu gue pasti kembali buat loe karena Tuhan sudah menuliskan takdir untuk kita , bersama selamanya ". Suara serak Zacklee meyakinkan gadis didepannya. Menyeka air mata Ellena kemudian mengecup bibirnya dengan lembut.
" Ka Lee I Love you ". Kata singkat berjuta makna keluar dari bibir Ellena.
Mereka pun kembali berpelukan. Marcel yang sudah lumayan lama memperhatikan Ellena ikut terharu. Dia tak menyangka jika adik kesayangannya terasa tak tenang hatinya akhir - akhir ini. Malik , Albert dan Trias pun ikut memperhatikan putra semata wayangnya. Ada rasa tak tega memisahkan mereka.
__ADS_1
" Pa, apa sebaiknya Lee cancel aja ke Londonnya? ". Wajah Trias memelas ke arah Albert.
" Ma, kita tahu ini keputusannya Zacklee. Mama tau sendiri Zacklee jika mempunyai prinsip tak bisa diganggu gugat ". Jawab Albert sambil menggenggam tangan Trias.
" Tapi Mama ga bisa lihat mereka tersiksa ". Sahut Trias masih dengan wajah sedih.
Malik hanya tersenyum mendengar perdebatan Trias dan Albert. Pasalnya dia baru mengetahui jika putri satu - satunya mencintai Zacklee putra Albert dan Trias.
Geng Cassanova yang berada tidak jauh dari Zacklee dan Ellena ikut terharu pula.
" Kenapa Cinta menyakitkan? ". Keluh Devan yang datang entah dari kapan bersama Ryan dan Jessi.
" Itu bukan menyakitkan tapi menguatkan ". Sahut Revan yang dibalas anggukan Dhea disampingnya.
" Gue jadi takut jatuh Cinta ". Devan Sambil bergidik ngeri.
" Cinta sampe sekarangpun masih misteri ". Lanjut Ryan yang hatinya sedikit bergejolak hatinya melihat Ellena.
" Misteri gunung berapi ". Celetuk Alex yang langsung mendapat toyoran dari Revan dan Devan.
" Sakit tau ".
" Lah habisnya loe kagak Ada kata lain apa, loe kata Mak Lampir apa si Ellena ". Protes Devan yang langsung dibayangkan Alex wajah Ellena jadi Mak Lampir.
" Gue ikut merasakan mungkin ini berat buat mereka tapi kita sebagai sahabat harus tetap setia membantu mereka ". Ucap Anya dengan bijak.
" Yang, tumben otak loe encer kayak mayones gue ". Sahut Alex yang teringat dengan mayonesnya.
Capitanpun mendarat ke pinggang Alex dengan cepat agar teman - temannya tak membahas mayonesnya Alex.
" Bukannya Ka Alex ga suka mayones ". Tanya Dhea dengan bingung, karena selama mereka dekat setau Dhea, Alex paling ga suka sama mayones.
" Rev, cewek loe uda diajarin belom sih.. Susah jelasinnya. Mayones gue itu hasil dari lelah gue naik turun gunung Himalaya dan mencapai angkasa raya ". Alex yang menjelaskan dengan bahasa planet nya.
" Capek dong kalo gitu ". Sahut Dhea yang mengartikan dengan otak positive nya.
Yang lain sudah tertawa mendengar perdebatan Alex dan Dhea. Anya bagaimana dengan dia.. pasti lah wajahnya merah merona mendengar obrolan kekasih somplaknya.
" Ngapain kalian ngumpet disini masih kelihatan tuh ". Sapa Shandy dan Clara yang baru datang dari ruang tamu.
" si Romeo dan Juliet tuh ". Alex menunjuk ke arah Zacklee dan Ellena yang masih berpelukan.
Shandy tersenyum dia lega karena Zacklee mampu menyelesaikan kecemasan adiknya.
Biarlah malam ini mereka melepas semua unek - unek hatinya. Langit dan bintang sudah siap merecord isi hati mereka.
__ADS_1
" Mereka perfect couple ". Sahut Jessi yang diam - diam mengagumi pasangan yang baru naik daun.
" Biarlah perasaan ini gue kubur dalam - dalam, gue bahagia lihat loe bahagia Ell ". Batin Ryan yang menatap Zacklee dan Ellena.
Dari ujung Marcel mulai mendekati dua insan yang masih berpelukan.
" Ellena ". Suara Marcel memanggil Ellena yang masih dalam pelukan Zacklee.
Keduanya tersadar, melepaskan pelukan masing - masing dan menyeka kedua air mata mereka.
" Percayalah pada kekuatan Cinta. Setelah apapun keadaan kalo Cinta menguatkan semua nya akan berakhir dengan bahagia ". Marcel memeluk keduanya, menguatkan keduanya.
Kemudian memukul dada bidang Zacklee.
" Loe cowok kan Lee, kalo loe cowok selesai study segera lamar Ellena ".
Zacklee tersenyum mendengar ejekan Marcel yang menyangsikan dirinya cowok setia.
" Gue janji Ka, gue ga bakal nyia - nyiain gadis cantik dan pinter ngedumel seperti Ellena. Bagiku dia wanita sempurna . Titip wanitaku sementara Ka ".
" Pasti ". Jawab Zacklee dengan tersenyum memandang keduanya.
Akhirnya malam itu mereka semua terjaga sampai dini hari. Malam itu sengaja mereka gunakan perpisahan dengan Zacklee.
Dimana Ellena, jangan ditanya kan dia sampai tertidur dipangkuan Zacklee. Seperti keinginannya kalo malam itu hatinya tak Mau jauh Dari Zacklee.
Malam perpisahan sementara yang sempurna. Begitulah gambaran hati Zacklee.
❤❤❤❤
Hai para Readers sejati good malam yak..
maafin tothor yang baru UP🙏
tothor lagi kurang konsentrasi mungkin butuh picnic 🤗
Hayuk jangan lupa!!!
VOTE
LIKE
COMMENT
Biar otak tothor makin jernih 😁
__ADS_1