Yes , I'M In Love

Yes , I'M In Love
Kesepakatan


__ADS_3

Benar saja yang dikatakan Revan. Setelah mengetuk pintu dan tak ada jawaban. Zacklee khawatir dengan apa yang terjadi pada Ellena. Dilihatnya jam tangan mewah ditangannya.


" Pukul 23.00 , seharusnya dia belum tidur ". Gumam Zacklee.


Revan yang melihat Sahabatnya gusar menyarankan dirinya masuk tanpa ijin, toh ini Apartment nya.


Zacklee setuju , pintu itu terbuka. Dan sebelum mereka masuk terdengar seseorang menyapa,


" Hei Kawan darimana saja jam segini baru pulang? ". Ucap Aero.


Zacklee dan Revan menoleh ke arah Aero. Mereka terkejut dengan penampakan Ellena disamping Aero.


" Azab sudah didepan mata ". Celetuk Revan.


Kini mata Zacklee menatap tajam, sepertinya dia butuh penjelasan kenapa Aero bisa bersama Ellena.


" Santai saja bro ga usah salah paham, cewek elu ngikutin gue tadi ". Ucap Aero yang mengerti arti tatapan tajam dari Zacklee.


" Ro, sepertinya elu pintar juga culik cewek cantik ". Sahut Revan yang sengaja membuat Zacklee panas.


" Nona muda sepertinya anda harus menenangkan Mr. Ice ".


Bukannya mendapat tanggapan yang enak dari Ellena, dia malah sengaja melingkarkan tangannya ke lengan Aero.


" Apa - apaan ini cil ". Gerutu Zacklee dalam hatinya. Dirinya tak rela Ellena bersama pria lain meski itu hanya temannya.


Revan tersenyum senang karena Ellena melakukan hal terbaik.


" Aku mau ikut Kaka aja ". Ucap Ellena sambil melirik Zacklee sewot.


Aero terkejut dengan sikap Ellena, dia senang karena gadis cantik itu lebih memilihnya daripada Zacklee.


Zacklee yang tak tahan menarik tangan Ellena, tarikannya sedikit kencang karena Ellena sedikit meringis kesakitan.


" Cill, siapa yang ngijinin elu keluar malam - malam ".


Akhirnya ucapan itu yang keluar dari mulut Zacklee.


" Apa urusanmu! ". Ellena menjawabnya ketus.


" Cil , gue kan uda bilang jangan keluar sebelum gue datang ". Kali ini Zacklee mengendurkan eratannya dan merendahkan nada suaranya.


" Buat apa aku Ada disini kalo pada akhirnya hanya mengharap sesuatu yang ga jelas. Aku benar - benar nyerah. Silahkan kaka kembali ke Felicia. Aku capek Ka!! ". Suaranya getir mengucapkan nama Felicia. Nanar matanya menahan tangis.


Zacklee melepaskan tangan Ellena dan membiarkannya masuk. Hatinya sakit mendengar ucapan Ellena. Benar kata Shandy ini permainan konyol. Zacklee menyesali keputusannya.


" Zack , Ellena sedang tidak baik - baik saja ". Revan memberi semangat Sahabatnya.


" Bro Aku tadi ga sengaja mau mengantarkan obat, ternyata Ellena sedang menangis. Maaf kalo Aku ajak dia makan malam, karena kamu telah melupakan jadwal makannya ". Ucap Aero kemudian berpamitan dan Revan mengikutinya.


Zacklee masuk mencoba mengetuk pintu kamar Ellena. Belum sempat mengetuk ternyata Ellena sudah membukanya, dan membuat terkejut Zacklee, Ellena membawa semua barang - barangnya.


" Aku mau pulang Ka ". Ucap Ellena tanpa melihat wajah Zacklee.


" Kau tidak boleh pergi ". Jawab Zacklee sambil memblokir jalan Ellena.


" Jangan halangi Aku Ka ". Ellena sedikit kesal, air matanya tak bisa tertahan. Dia mengingat jika ini ulah Dhea ,dia pasti yang mengabari jika Felicia akan bertunangan dengannya.

__ADS_1


Zacklee menarik tubuh Ellena dan memeluknya.


" Please sayang untuk Kali ini dengarkan Aku ".


Ellena memberontak tapi tenaganya tak sebanding dengan Zacklee dan pada akhirnya dia pasrah dan menangis di dada Zacklee.


Zacklee masih memeluknya, meyakinkan jika dirinya sepenuhnya hanya milik Ellena seorang.


" Aku mau pulang ". Suara Ellena terdengar serak dan parau.


" Aku akan membawamu pulang setelah_". Ucapannya terpotong oleh sahutan Ellena.


" Setelah kau bertunangan dengan Felicia ".


Zacklee terkejut dengan ucapan Ellena, dia tau apa yang terjadi tadi. Ya ampun Tuhan lagi - lagi dirinya melupakan jika Dhea sahabat Ellena. Pasti dia yang menghubungi Ellena.


" Sayang Kau salah paham, Aku dan Felicia tak mungkin melakukan itu. Percaya sayang Aku melakukan itu semua demi membuatmu bahagia bertemu Tante Riska ". Sanggahnya agar Ellena tidak salah paham.


" Tapi Aku ga suka Kaka melakukan hal ini . Ajak Aku ke permainan Kaka. Kalo engga berarti jelas Kaka emang ga bisa melupakan masa lalu Kaka ". Ancam Ellena dan membuat Zacklee berfikir.


" Baik lah. Kita kerjasama ". Zacklee mengulurkan tangan seolah - olah seperti sedang melakukan kerjasama sesama kolega bisnisnya.


Ellena menyahut uluran tangan Zacklee setuju dengan kesepakatan ini.


\=\=\=\=@@


Pagi hari dikota A. Marcel dan yang lainnya sudah disibukkan dengan pekerjaan kantor. Dirinya harus lebih ekstra kerja keras sampai Renata harus kembali bekerja sebagai asisten pribadinya lagi.


Marcel dan yang lainnya harus benar - benar menguras otak untuk kepulihan perusahaannya. Malik pun berusaha Kesana kemari meyakinkan para sahabat - sahabat bisnisnya.


" Marcel ada info buat Perusahaan kita ". Ucap Renata yang bahagia.


" Info apa sayang ". Tanya Marcel dengan bahagia.


" Ada salah satu investor yang akan menanamkan sahamnya sebesar 60% di MF ". Ucap Renata bahagia tetapi kemudian kebahagiaan itu berubah setelah Renata menyampaikan berita terburuknya.


" Tapi dia meminta Ellena yang menjadi model dari MF. Kita tau Ellena tidak mungkin menyetujui hal ini ".


" Kaka Nyonya tenang saja, biar Alex yang mengatasinya ". Sahut Alex yang menyombongkan dirinya.


" Isshh.. paling juga elu ditolak ". Desis Shandy mengejek Alex.


" Lihat aja kalo gue berhasil mobil sport elu buat gue ". Alex menaik - naikkan alisnya.


" Gimana? ".


" Kampret loe, asisten laknat ". Maki Shandy kepada sahabat sekaligus asisten pribadinya.


Setelah mendapat ijin dari Bos besarnya Alex pergi menjemput Ellena. Tentunya dia juga menghubungi Zacklee dulu sebelum menjemput nya.


Sekitar satu setengah jam Alex sampai ke Apartment rahasia Zacklee dan sedang melihat Revan sendirian duduk di sofa.


" Rev sejak kapan loe jadi obat nyamuk ". Sapa Alex yang melihat Revan menyesap secangkir kopi sendirian di Ruang tamu.


" Dasar pea'! ". Revan melemparkan cemilan ke arah Alex.


" Uda nyampe juga loe Lex ". Sapa Zacklee yang baru keluar dari kamar dengan rambut basahnya.

__ADS_1


" Wow.. wow.. wow ". Alex terkejut ketika Ellena juga keluar dari kamar yang sama.


" Elu habis belah duren Zack, dosa belum sah ". Bisik Alex ke telinga Zacklee. Dan toyoranpun mendarat di kepalanya.


Zacklee memang masuk ke Kamar Ellena tapi hanya untuk mengambil kaos untuk mengambilkan baju ganti untuk Revan. Ellena mengizinkannya karena baju - baju Zacklee berada di Kamar yang dipakai Ellena.


" Otak mesum. Uda berapa lama elu kagak jajan? Otak elu perlu Refresh ulang tuh ". Sindir Zacklee.


" Gue uda insyaf jadi orang baik - baik biar dapet cewek baik - baik kayak Ellena ". Kali ini ucapannya mendapat toyoran lagi dari Zacklee.


Alex berlari dan sengaja berhenti dibelakang Ellena. Kali ini dirinya pura - pura memelas meminta perlindungan.


" Dedek tolongin gue yang sudah ditindas oleh para kaum penjajah ". Ucapnya dengan pura - pura tertindas beneran.


" Ka kenapa sih suka bikin orang sedih ". Ellena berkacak pinggang memarahi Zacklee.


Alex merasa menang karena Ellena membelanya.


" Koq malah dia yang marah ". Batin Zacklee.


" Iya tuh Ell, Zacklee tu hoby banget bikin sedih orang ". Alex membubuhi dramanya supaya Ellena marah dengan Zacklee.


" Awas loe Lex, Abis habis ini juga! ". Umpatnya kesal.


" Bocil sayang Aku janji ga bakal bikin sedih lagi ". Sambil mengangkat jarinya membentuk huruf V.


" Awas kalo sampai bikin Ka Rusuh tertindas ". Ancamannya ga main - main. Matanya melotot tajam.


Alex tersenyum menang. Revan tertawa melihat drama pagi yang seru, benar - benar si Alex biang Rusuh.


Zacklee tersenyum kalah, dirinya mengumpat habis - habisan gara - gara Alex.


" Lex, tumben pagi - pagi uda nyampe sini ". Tanya Revan. Kemudian Alex duduk disampingnya.


" Lapar ". Jawabnya sambil mengambil salah satu cemilan diatas meja.


" Katakan hal penting apa yang membuatmu kesini ". Tanya Zacklee yang mengerti Alex.


" Gue mau jemput Ellena ". Ucapnya santai sambil memasukkan cemilan ke mulutnya.


" Ga usah marah ini demi Perusahaan ". Sahutnya lagi yang melihat wajah emosi Zacklee.


" Apa sudah Ada investor yang baik ". Tanya Revan dan dijawab anggukan Alex.


" Ada seorang investor yang akan menanam saham sebesar 60% di kantor MF. Tapi syaratnya harus Ellena yang jadi modelnya ".


" Siapa orang yang baik hatinya itu? ". Tanya Revan dan diangguki Zacklee.


" Kalian tidak akan menyangka siapa dia ". Ucap Alex bertele - tele.


" Siapa oon! ". Zacklee yang ga sabar melempar bantal sofa ke arah Alex yang masih shok cool.


" Brian si bule sipit ".Jawab Alex dengan serius.


" Kiamat mak ". Celetuk Revan yang menutup wajahnya.


❤❤❤❤

__ADS_1


Like, Vote, comment yang banyak yuk.. biar si Othor semangat up nya💪


__ADS_2