Yes , I'M In Love

Yes , I'M In Love
Kesepakatan 3


__ADS_3

🍃🍃


Akan ada saatnya kamu di pertemukan seseorang yang berjanji tuk setia, namun dengannya tak pernah mengalami patah hati.


Alex , entah mengapa hatinya terasa tenang dan bahagia bersama Ellena. Alex menatap Ellena tanpa berkedip sekalipun.


" Zacklee memang beruntung memiliki hati elu Ell, tapi gue lebih beruntung karena mengerti isi hati elu ". Batin Shandy yang masih menatap Ellena.


" Ka.. Ka rusuh ". Ellena mengangkat telapak tangan nya dan mengarahkannya ke wajah Alex yang sedang bengong.


Alex yang tersadar Ellena memergokinya sedang menatapnya menahan malu. Wajahnya sedikit memerah, dan hal itu menjadi kesempatan Ellena membullynya.


" Aku tau aku cantik, ga usah dipendam Ka bikin masuk angin ". Ellena terkekeh dengan ucapan nya sendiri.


" Busyet dah nih bocah! ".


" Bocah. Kaka ngatain aku bocah! aku uda 22 tahun Ka ". Ellena berdiri sambil berkacak pinggang. Bibirnya mulai mengerucut dan siap berceramah .


" Sepertinya azab Zacklee pindah ke gue ". Ucap Alex lirih.


" Kaka nyebelin ". Ellena membalikkan badannya.


" Elu pulang kagak, kalo ga gue tinggal ". Alex yang merasa aneh dengan jantungnya tak ingin lama - lama bersama Ellena.


Ellena sama sekali tak menanggapinya. Hatinya masih kesal karena ucapan Alex yang mengatakan dirinya " Bocah ".


" Kalo ga Bocah apa namanya ". Celetuk Alex yang tak tahan melihat tingkah Ellena yang lucu menurutnya.


Ellena membalikkan tubuhnya ke hadapan Alex dan mencapit lengannya berkali - kali. Dan terjadilah sedikit keributan yang membuat para pengunjung Taman menoleh kearahnya. Mereka ikut bahagia dan tertawa melihat tingkah Ellena dan Alex yang tanpa seperti anak kecil sedang kejar - kejaran.


" Couple ideal ". Teriak salah satu seorang wanita pengunjung Taman .


Alex dan Ellena yang mendengar berhenti dan saling memandang terus mendesis masing - masing.


" Cowok gue lebih Tampan dari dia Ka ". Teriak Ellena menanggapi seorang wanita yang mengomentarinya.


" Kampret nih bocah, cakepan gue kali ". Batin Alex kesal dengan ejekan Ellena.


" Maaf Nona, saya kira Tuan itu kekasih nona ". Sambil menunjuk ke arah Alex yang sedang ngedumel dalam hati.


Ellena tertawa terbahak - bahak.


" Kalo anda mau ambil aja Ka ".


Ellena melirik Alex yang masih ngedumel ga jelas dalam hatinya.


Alex mencubit Ellena,


" Kampret loe Ell! ".


Kemudian menarik Ellena menjauh dari wanita pengunjung Taman.


Ellena masih tertawa terbahak - bahak. Merasa berhasil ngerjain Alex si biang rusuh.


Entah mengapa Alex bahagia melihat Ellena menertawainya.


" Terserah elu Ell, yang penting elu bahagia gue rela harus elu bully tiap hari ". Batin Alex tersenyum.


" Ehm ". Suara pria dari belakang Ellena dan Alex.


Mereka berdua menoleh kearah pria tersebut. Ellena menarik kedua sudut bibirnya ingin tersenyum tapi disimpannya kembali.

__ADS_1


" Untung elu datang Zack, gue uda ga kuat terima azab buat elu ". Celetuk Alex.


Zacklee tak menanggapi, dia masih menatap Ellena yang enggan menatapnya.


" Ka, aku mau pulang ". Ellena melewati Zacklee tapi Zacklee menahannya.


Dia tau jika Ellena sedang tidak baik - baik saja.


" Selesaikan dulu permasalahan kalian ". Alex meninggalkan Zacklee dan Ellena.


" Ka rusuh ". Ellena berteriak ingin menyusul Alex tapi Zacklee langsung memeluknya.


Ellena memukul bahu Zacklee meluapkan kesedihannya, kekecewaannya, kemarahannya.


\=\=@@ sebelumnya


Zacklee , Trias dan Albert pulang dengan rasa kesal dan Marah. Ternyata Gunawan dan Felicia sudah mengetahui rencananya. Zacklee terjebak dengan idenya sendiri.


Albert sendiri bingung dia menghubungi Marcel apa yang terjadi. Jika mereka melangkah maka Gunawan tak segan - segan menyakiti Riska. Bahkan dia mengancam akan menyakiti Ellena.


Zacklee sedang memikirkan rencana lain bersama Marcel dan lainnya. Renata juga menceritakan kondisi Ellena setelah mendapat kabar dari Dhea.


" Kita harus segera cepat bertindak Ka ". Ucap Shandy.


" Shandy betul kita harus segera bertindak Cel ". Veer menyetujui pendapat Shandy.


" Gunawan sangat licik kalian harus menggunakan otak bukan otot untuk melawannya ". Sahut Albert.


" Dimana Ellena Ren? ". Tanya Trias yang ingin melihat kondisi Ellena.


" Ellena pergi Tante setelah mendapat kabar dari Dhea ". Jawab Renata.


" Dia bersama Alex Tante, Tante tak perlu khawatir ". Ucap Marcel sambil merangkul Trias.


" Lex, dimana elu ". Zacklee mengirim pesan ke Alex.


" Taman tengah kota. Jemput Ellena sekarang dia membutuhkanmu Zack ". Jawab chat Alex.


Zacklee kemudian meninggalkan semua diruangan Marcel.


" Lee kau mau pergi kemana? ". Tanya Trias yang melihat Zacklee akan membuka pintu.


" Ellena mam ". Ucap Zacklee singkat kemudian berlalu.


\=\=@@


" Pukul gue sekuat tenagamu Ell ". Ucap Zacklee ditelinga Ellena.


Ellena yang masih dalam pelukan Zacklee menguatkan pukulannya. Ellena Marah, kecewa, kesal kenapa Zacklee harus terjebak seperti ini. Demi dirinya dan Mamanya Zacklee harus seperti ini. Ellena sangat tak rela tapi dia pun tak tahu harus bagaimana lagi.


Ellena yang sudah puas memukul Zacklee kemudian memeluk nya erat, zacklee dan Ellena menangis mengeluarkan kesedihan yang ditahan masing - masing.


Alex yang melihatnya dari kejauhan bisa merasakan apa yang mereka rasakan saat ini.


" Cinta kalian patut diperjuangkan kawan ". Ucapnya sambil melihat Zacklee dan Ellena.


" Aku ga akan pernah sanggup melihat Kaka dengannya ". Suara Ellena yang masih serak akibat tangisnya.


Zacklee memejamkan matanya air matanya menetes menahan sesak akibat ucapan Ellena.


" Kita akan terus bersama, Cinta kita kuat ". Ucap Zacklee.

__ADS_1


Kemudian Zacklee menangkup wajah Ellena, menatap matanya, menyeka air matanya.


" Kita akan bersama percaya sayang tak ada yang bisa memisahkan kita selain Takdirnya ".


Ellena mengangguk. Hatinya masih sulit untuk menerima. Dirinya harus dihadapkan dua pilihan yang sulit dalam hidupnya. Antara Zacklee atau Mamanya. Ellena kembali memeluk Zacklee dengan erat.


" Beautiful eyes ". Seorang pria yang tak asing.


Zacklee tetap memeluk Ellena, tak membiarkan Ellena menoleh. Zacklee tau siapa yang memanggil Ellena.


" Loe tau kita lagi berduaan ". Zacklee sewot membalas sapaan Brian.


Ya, Brian ternyata ingin sekali bertemu Ellena dan Zacklee.


Alex yang melihat kedatangan Brian ikut mendekat dan sekarang posisinya disamping Zacklee.


Brian tersenyum melihat tingkah Zacklee yang menurutnya ke kanak- kanakan.


" Gue hanya ingin bertemu elu sama Beautiful eyes ". Jawab Brian dengan ramah.


" Kalo elu meminta Ellena dari gue sepertinya elu tau jawabannya ". Sahut Zacklee masih memeluk Ellena.


Ellena memang sengaja tak ingin melihat siapa yang menyapanya. Yang dia ingin kan sekarang hanya memeluk erat Zacklee.


" Bagaimana mungkin gue meminta hati Ellena jika di hatinya hanya ada elu ". Brian tau itu hal yang tak mungkin.


" Gue kesini hanya mau membantu kalian menemui Nyonya Riska ".


Ellena yang mendengar nama Riska melepaskan pelukannya.


" Ka , Kaka ga bohong kan? ". Tanya Ellena.


Zacklee dan Alex meragukan Brian Bule sipit. Mereka mengangguk setuju.


" Nyonya Riska berada di pulau P ". Ucap Brian dan dibenarkan oleh Shandy.


Kemudian mereka berempat berpindah ke markas tersembunyi Brian.


Brian menunjukkan sebuah video. Video seorang wanita paruh baya yang masih cantik di usia senjanya sedang merajut syal bertuliskan tiga huruf M. S. E.


" Mama ". Ucap Ellena getir.


Zacklee merangkul Ellena tangan satu nya menggenggam tangan Ellena.


" Gue bisa bawa kalian kesana, tapi__ ". Ucapan Brian terhenti kemudian menoleh ke arah Zacklee.


" Cuma elu yang bisa membawa kita kesana ".


" Maksudnya Ka? " .Tanya Ellena .


" Zacklee harus tetap melaksanakan pertunangan dengan Felicia di pulau P ". Sahut Alex yang mengerti arah rencana Brian.


Brian pun mengangguk.


Zacklee dan Ellena saling menatap tak bisa berkata - kata.


🍃🍃🍃


JENG... JENG... JENG...


LIKE- VOTE- COMMENT dulu yuh👍😁

__ADS_1


__ADS_2