Yes , I'M In Love

Yes , I'M In Love
Terkenal


__ADS_3

Pagi ini seluruh media massa dan elektronik digemparkan dengan couple baru dari Majalah Fashion. Tertulis judul " Lahirnya cinta Nona muda Maheswari ". Cover sebuah Majalah berwajah Ellena sedang tersenyum menatap Zacklee membuat suksesnya product MF yang akan launching minggu depan. Tapi tunggu harusnya minggu depan tapi kenapa ini sudah beredar??


" KAKAAAA ". Ellena yang masih mengenakan piyama tidur dan rambut sedikit acak - acakan berteriak.


" Napa wajah loe mpus " . Tanya Shandy terkekeh melihat Ellena sedikit acak - acakan.


" Apa yang terjadi? ". Tanya Papa Malik yang terkejut dengan teriakan puteri semata wayangnya.


" Ini.. ". Ellena menyodorkan ponselnya dengan bibir mengerucut.


Shandy dan Papa Malik yang menyadari bahwa gadis kesayangan mereka wajahnya sudah terpampang di media electronic tertawa bahagia.


" Selamat dek loe bakalan dikejar - kejar fans hari ini ". Shandy terkejut dan berpikir kenapa foto itu sudah tersebar sebelum jadwal launching ke media kemudian mengalihkan tatapan adiknya agar tak curiga dengan menggoda adiknya yang sedang cemberut.


" Cantiknya puteri Papa ". Papa Malik memuji puteri cantiknya.


" Kakaaa, Papaaa.. Ellena gak mau kalo harus terkenal seperti ini ". Keluh Ellena lala kemudian menghubungi Kaka sulungnya.


Tanpa menunggu lama sambungannya terhubung,


" Kaka tau yang kau pikirkan sekarang ". Ucap Marcel dari dalam telfon.


" Terus aku harus gimana Ka? ". Tanya Ellena pusing.


" Kaka juga baru tau kenapa foto kemarin sudah beredar, seharusnya masih minggu depan. Kaka akan mencari tau siapa orang yang membocorkannya ". Marcel mencoba menenangkan adiknya sambil berpikir .


" Ell, Kaka mau bicara sama Shandy ". Lanjutnya.


Lalu Ellena memberikan ponselnya ke Shandy,


" Apa kaka berpikiran sama dengan apa yang aku pikirkan?".


" Selidiki siapa yang membocorkan ini semua ". Perintah Marcel.


Shandy mengangguk mengerti akan pikiran Kaka sulungnya.


** Kediaman Marcel


" Sayang aku harus berangkat pagi, ada sedikit masalah di Kantor ". Marcel sambil menggenggam tangan Renata.


" Apa masalahnya besar, sehingga membuat Tuan mudaku sekacau ini ? ". Renata menatap mata suaminya dengan khawatir.


" Tidak, hanya masalah kecil ". Marcel mengulas senyum seakan baik - baik saja.


Renata merasa lega melihat senyum suaminya kemudian mengecup pipinya.


" Aku sangat mencintaimu ". Ucap Renata mesra.


Tanpa ijin Marcel langsung menautkan bibirnya dengan bibir istrinya.

__ADS_1


" Hei, kau nakal ". Renata memprotes tindakan Marcel.


" Nakal sama istri sah - sah saja kan ". Sanggahnya.


Renata tersenyum malu. Dia selalu kalah dengan rayuan Marcel. Begitulah kehidupan Marcel dan Renata semenjak menikah. Cara Marcel memperlakukan Renata membuatnya semakin tambahnya keharmonisan Rumah tangganya.


** Kediaman Zacklee


" Lee, sudah lihat berita hari ini? ". Tanya Trias dengan terkejut.


" Ma, ayo sarapan dulu bahas beritanya nanti saja ". Sahut Albert yang sudah siap menyantap sarapan pagi nya.


Sebelumnya Trias mendapat telfon dari salah seorang temannya. Dia menyuruh Trias untuk segera membuka berita pagi ini di salah satu media elecronic. Dengan penasaran Trias pun segera mengecek salah satu media yang diberitahukan temannya. Betapa terkejutnya berita pagi itu menampilkan wajah calon menantunya sedang tersenyum ke arah putra semata wayangnya.


" Lihat ini dulu Pa ". Trias memperlihatkan berita itu ke Albert.


Albert pun tersedak setelah melihatnya.


Kemudian mereka berdua memperhatikan putranya yang sedang menyuapi makanan ke dalam mulutnya tanpa berdosa.


" Pantas saja Pa semalam Mama menemukan bau parfum wanita di jas nya ". Sindir Trias sambil melirik ke arah putranya.


" Rupanya dia sudah melupakan kita ya Mom ". Ucap Albert dengan pura - pura bersedih.


" Papa selalu mengajari aku untuk menjadi pria Sejati. Pria Sejati tidak pernah ingkar janji ". Ucap Zacklee santai, dia mengerti apa yang akan dibahas setelah mengetahui berita pagi ini. Zacklee memang sudah mengetahuinya, dia berpikir siapa dalang dari semua ini. Pasti ada timbal balik dari orang yang sudah membocorkan foto itu sebelum launching.


Dan kali ini Albert yang terskak mat dengan ucapan Zacklee.


Albert dan Trias tersenyum bahagia melihat putranya yang semakin dewasa.


" Rencananya kapan Mama bisa bertemu Malik dan Marcel? ". Tanya Trias kembali.


" Entah lah, Lee belum membicarakannya dengan Ellena ". Jawab nya sedikit lemas, inginnya secepatnya tetapi Lee juga harus mempertanyakan kepada sang penjawab.


" Jangan lama - lama keburu di ambil orang ". Celetuk Albert dan membuat Zacklee semakin berpikir.


" Mama setuju Papa, jangan lama - lama . Mama uda gak sabar pingin menimang cucu ". Sahut Trias dengan membayangkan kelucuan cucunya kelak.


Zacklee terhenyak mendengar kata cucu dari bibir wanita yang melahirkannya. Begitu bahagianya dia saat membayangkan tentang cucu. Dan dalam hati dia harus membicarakan hal serius ini kepada Ellena.


" Lee bagaimana perkembangan perusahaan disana ". Tanya Albert serius setelah acara sarapan pagi bersama.


" Baik Pa ". Jawab Zacklee


" Bagaimana cara kamu membagi waktu antara kuliah dan bekerja ". Tanya Albert menyelidik.


" Itu hal gampang Pa, yang pasti Lee bakalan bikin perusahaan kita menjadi yang terdepan ". Ucapnya menenangkan.


" Papa yakinkan semuanya ke kamu ". Sambil menepuk bahu Zacklee.

__ADS_1


" Pa, aku sudah menyuruh Revan untuk menjadi asisten pribadiku ".


Albert mengangguk setuju. Dia selalu tau kalo pilihan putranya adalah yang terbaik. Apalagi Albert mengetahui apa yang telah terjadi di pabrik Revan.


Revan mengalami kebangkrutan akibat ulah Gunawan. Semua sahabatnya sudah menawari bantuan kepadanya tetapi Revan tolak. Sifat Revan yang selalu tidak mau merepotkan sahabatnya. Makanya semalam Zacklee menawarkan pekerjaan untuknya, sebagai mengganti keuangan yang di buat untuk pesangon para pekerjanya.


** Di Kampus


" Mang Diman kita turun di pojok Sana ya ". Ellena menunjuk ke arah di seberang taman Kampusnya. Dirinya sudah mempersiapkan alat tempur di dalam mobil agar tidak ketahuan para wartawan.


Benar juga dugaan Shandy pagi tadi seperti suasana pagi ini di Kampus, gerbang masuk depan sudah dipenuhi para wartawan yang sedang mencari info berita tentang dirinya. Ellena ingin segera berputar balik tapi mengingat acara bakti sosial yang akan dilaksanakan sebentar lagi, Ellena memutuskan untuk mengecek kesiapan acara tersebut. Tak disangka kehadirannya ternyata ditunggu - tunggu oleh sang pembuat berita.


Ellena mulai menggelung rambut panjangnya kemudian menutupnya dengan topi, lalu menggunakan kaca mata hitam serta coat dia kenakan untuk mengelabuhi para wartawan.


" Mang, nanti jemputnya disini lagi ya ". Ucap Ellena.


" Siap Non ". Jawab Mang Diman.


Kemudian Ellena menuruni mobil yang ditumpanginya. Dan berjalan sambil menunduk, ketika sedang menunduk tak sengaja Ellena tersandung hampir saja terjatuh takut penyamarannya terbongkar.


Sebuah tangan tiba - tiba membekapnya dari belakang, Ellena panik dan berontak. Tapi capitan kecil mendarat ke pinggang rampingnya. Dilihatnya wajah yang mencubitnya.


" Clara ". Ucap Ellena dengan keras.


Clara menaruh jarinya di mulutnya. Menyuruh Ellena untuk mengecilkan suaranya.


" Loe ngapain ke Kampus? ". Tanyanya berbisik takut ketahuan wartawan yang sudah bisa menerobos ke dalam Kampusnya.


" Ngapain lagi coba kan aku kuliah disini ". Ucapnya dengan benar.


" Maksud gue mendingan loe pulang aja sebelum diserbu para wartawan ". Clara menyarankan.


Ellena mengerti apa yang di pikirkan Clara sahabatnya.


" Dhea mana? ". Ellena mencari sosok sahabatnya satu nya.


" Disuruh Bed rest dia ". Jawab Clara.


" Kita kasih dukungan dia ". Ellena kembali menata penyamarannya yang sedikit berantakan gara - gara ulah Clara.


" Kalo laki loe nyari gimana? ". Tanya Clara yang ragu.


" Idiiih laki? ! Masih ting - ting nih. Aku akan ngabarinnya diperjalanan.


Benar dugaan Clara, banyak pria yang menanyakan posisi nya termasuk Zacklee. Ponsel Ellena sengaja dia matikan. Karena sejak berita itu muncul ponselnya belum istirahat sama sekali. Makanya Pria geng Casanova bergantian menghubungi Clara.


" OGAH KAAA !!! "


πŸ”ΈπŸ”ΈπŸ”ΈπŸ”Έ

__ADS_1


Jejaknya yuh jangan lupa πŸ™


__ADS_2