Yes , I'M In Love

Yes , I'M In Love
Kucing Anggora


__ADS_3

πŸ”ΈπŸ”ΈπŸ”ΈπŸ”Έ


" Loe napa Ell, daritadi ga focus. Untung Pak Anggara ga bikin loe gosong hari ini ". Dhea terkekeh menggoda sahabatnya.


" Aku__ rindu kakakku Dhe.. ". Jawab Ellena dengan sedih.


" Lebay loe Ell, tiap hari ketemu aja dibilangnya rindu ". Sahut Dhea.


" Uda satu minggu mereka ga Ada kabar Dhe... ". Keluh Ellena.


" Laah emang pada kemana? mereka ga bosen ama loe kan Ell ". Ledek Dhea dengan cekikikan.


" Dhe , Aku serius. Ga biasanya mereka seperti ini ". Mata Ellena terlihat serius Kali ini membuat Dhea menghentikan ledekannya.


" Loe uda cari tau sama teman - temannya ato ke kantor Ka Marcel mungkin ". Saran Dhea segera di terima baik Ellena.


Ellena langsung berdiri dan mencubit pipi Dhea.


" Terimakasih Dhe, idemu sangat memotivasiku ". Kemudian Ellena menarik tangan Dhea mengajaknya ke kantor Marcel.


Alex yang melihat Ellena dan Dhea memanggilnya, tetapi sayangnya yang di panggil tak mendengarnya.


" Busheeet tuh cewek, diteriakin Aa Alex ga denger ". Gerutu Alex.


" Emang siapa lex yang loe teriakin? " Tanya Revan.


" Noooohh...bidadari loe ama Dedek Ellena ". Alex menunjuk ke arah Ellena dan Dhea yang akan menaiki mobil Dhea.


Revan segera menelfon Dhea menanyakan kemana dirinya dan Ellena pergi.


Setelah mengetahui tujuan mereka Revan berteriak,


" Gaswaaattt!!! "


Alex, Devan dan Zacklee yang mendengar menoleh ke arah Revan dan bertanya,


" Apanya yang gaswat Rev ".


" Ellena menuju kantor ka Marcel ". Jawab Revan dengan panik.


" Apaaaa !!! ". Jawab Alex dan Devan bersamaan.


Sedangkan Zacklee langsung loncat dari tempat duduknya Dan segera menghadang mobil Dhea, kebetulan posisi mereka berada di dekat parkiran kampus.


Dhea pun mengerem mobilnya dengan mendadak.


" Dasar Mas Jambang, ngapain disitu Mau mati jomblo akut ". Ellena yang kesal melihat Zacklee yang tiba - tiba menghadang mobilnya.


" Gue ikut ". Zacklee mengambil alih kemudi Dhea.


Revan, Alex dan Devan ikut masuk mobil Dhea. Kemudian Zacklee menjalankan mobilnya.


" Kalian ini bisa ga sih bikin hidupku tenang sebentar aja ". Keluh Ellena yang kesal dengan tingkah Zacklee yang tak membiarkan dirinya pergi sendiri.


" Laaah gue kan uda dapat amanat dari kaka loe buat jadi bodyguard tampan loe ". Jawab Zacklee dengan senyum - senyum bahagia karena berhasil membuat Ellena kesal.


" Dedek Ell, amanatnya pake tanda tangan kontrak seumur hidup pake materai 10000 ". Sahut Alex dengan terkekeh.


" Sehidup semati malahan ". Timpal Devan yang ikut menggoda Ellena.


" Ell, loe tuh harusnya bersyukur punya bodyguard kayak Zacklee, dia Maunya cuma ama kamu ga Mau ama yang lain. Katanya kamu lucu mirip kucing anggora ". Lanjut Alex meledek membuat seisi mobil tertawa.


" Lama - lama Aku bisa stroke kumpul sama orang sengklek kayak kalian ". Ellena kesal memijat dahinya yang tak Sakit.

__ADS_1


Zacklee bahagia melihat Ellena yang tak berhasil kabur . Sesekali Zacklee melirik gadis cantik yang sekarang mulai dia sukai.


" Kita Mau kemana cill ". Suara Zacklee menanyakan tujuan mereka.


" Ke pantai aja yuh ka ". Pinta Dhea yang langsung disetujui orang - orang somplak didekatnya.


Sebenarnya Dhea juga enggan harus mengantar Ellena ke kantor Kakanya, karena Dhea uda janji akan pergi dengan Revan. untuk mencari persiapan acara perpisahan kampus bersama Revan.


" Turunkan Aku di depan ka ". Ucap Ellena dengan kesal.


" Ell, Mau kemana loe? ". Tanya Revan dan Dhea


" Dhe, kamu tau kan tujuanku Mau kemana? kalo kalian memilih ke pantai Aku ga ikut. Aku turun di depan saja ". Jawab Ellena dengan kecewa.


" Kita ke Marcel Fashion ". Sahut Zacklee yang memilih mengalah dan tak Mau berdebat Karena melihat wajah Ellena yang benar - benar frustasi.


Revan, Alex Dan Devan hanya Mengangguk pasrah. Entah apa yang akan terjadi nanti yang terpenting hari ini mereka tak mau membuat sedih Ellena.


Sepanjang perjalanan keadaan semakin tegang, para penghuni mobil disibukkan dengan pikiran mereka masing - masing.


Empat puluh menit perjalanan akhirnya mereka sampai ke perusahaan Marcel Fashion. Ellena dengan segera turun Dari mobil dengan cepat dia segera menuju ruangan Marcel, Zacklee yang melihat kondisi ini pun segera berlari mengejar Ellena.


" Dasar tuh si Mr. Es batu main tinggal - tinggal aja, emang dia pikir gue sopir ". Gerutu Alex yang di minta Zacklee untuk melanjutkan mobilnya ke parkiran.


" Lah, emang loe kan calon sopir ". Timpal Devan dengan terkekeh.


Alex pun dengan terpaksa menjalankan tugas dari si Mr. Es dengan ngedumel. Membuat Devan, Revan dan Dhea terkekeh geli.


" Non__ Nona muda ". Sapa seorang wanita yang biasa dipanggil Lisa.


" Ada yang bisa saya bantu Nona muda ". Lanjutnya.


" Ka, bisakah aku ketemu Tuan Marcel? ". Tanya Ellena dengan sopan.


" Mohon maaf Nona, Tuan Marcel sedang ada meeting di ruang kerjanya ". Jawab Lisa dengan senyum.


" Tuh kan bocil.. Kaka loe lagi sibuk kerja ". Ledek Zacklee yang dibalas senyum kecut Dari Ellena. Padahal dalam hatinya bertanya-tanya siapa yang sedang memimpin meeting disana.


Selang beberapa detik, Ellena melihat Veer yang sedang mengobrol dengan Salah Satu karyawannya.


" Ka Popeye ". Batin Ellena.


" Kalo begitu saya akan tunggu di depan ruang kerja Tuan Marcel saja ka,karena ada sesuatu yang penting yang harus aku sampaikan ". Sahut Ellena kemudian berlalu dari Lisa.


" Ta__tapi Nona__ " . Belum sempat Lisa menjelaskan Ellena sudah keburu pergi. Lisa kebingungan karena tak bisa mencegah Ellena agar tidak ke ruang Marcel.


Ellena yang buru - buru mengejar Veer, tiba - tiba tangannya ditarik Zacklee.


" Apaan si ka? ". Ellena kesal karena Zacklee menarik tangannya dia tak jadi bertemu Veer.


" Loe itu ga lihat apa, tuh ". Zacklee menunjuk seorang OB yang sedang merapikan berkas yang berserakan akibat senggolan Ellena.


" Kenapa kaka ga colek aku sih ". Keluh Ellena yang kemudian berbalik untuk membantu OB tersebut di bantu juga Zacklee.


" Maafin Ellen ka, Ellena tadi buru - buru ". Ellena meminta maaf kepada OB yang di senggolnya sambil membungkukkan tumbuh nya sedikit.


Para Karyawan yang melihatnya terkagum - kagum dengan sikap Ellena yang sopan dan baik hati.


" Nona muda sudah cantik, pintar, sopan pula ya ". Bisik Salah Satu Karyawan.


" Andai dia jodohku, akan ku jaga seumur hidupku ". Celetuk Salah Satu Karyawan disampingnya.


Zacklee yang sedikit mendengar percakapan dua karyawan itu, lalu menarik tangan Ellena kemudian mengajaknya untuk pergi dari tempat tersebut.

__ADS_1


Hati Zacklee tak terima ada cowok lain yang berandai- andai menjadi jodoh Ellena. Ingin sekali Zacklee mentoyor kepala Karyawan yang mengagumi Ellena tadi.


Zacklee dengan sengaja mempererat genggaman tangan Ellena.


Ellena yang merasa aneh dengan sikap Zacklee hanya menatap wajahnya yang sedikit kesal.


" Ellena hanya milik gue, dan selamanya akan menjadi milik gue ". Batin Zacklee meronta - ronta tak terima cowok lain memimpikan Ellena menjadi jodohnya.


" Ka, Ka, KAKAAAA ". Ellena yang daritadi memanggil - manggil Zacklee yang entah sedang kemana pikiran Zacklee sehingga dia tidak mendengar panggilan Ellena didekatnya terkejut saat Ellena meneriakinya.


" Eh_ Apa bocil ". Zacklee menoleh ke arah Ellena yang meneriaki telinganya.


" Suara loe mirip panci tumbang ". Sambil menggosok - gosok telinganya yang panas.


" Salah siapa di panggil malah ngalamun. Ngalamunin Mak lampir ya ". Ejek Ellena dengan kesal.


" Uda ga usah bahas yang ga penting ". Jawab Zacklee dengan ketus.


Mereka sampai ke depan ruangan Marcel. Pintu sedikit terbuka, jadi tak sengaja Ellena dan Zacklee mendengar percakapan di dalam ruang Marcel. Ellena melihat Shandy, hatinya kecewa mengingat kebohongan Shandy.


" Sebelumnya saya minta maaf, karena belum bisa menjenguk Tuan Marcel. Saya turut prihatin atas musibah yang dialami Tuan Marcel, semoga Tuan Marcel cepat sadar dari komanya agar dapat kembali bekerjasama dengan para kolega yang sudah menunggu ide - ide brilliant dari Tuan Marcel ". Ucap Tuan Abraham Louis .


" Terimakasih Tuan atas Do'anya, dan terimakasih atas kerjasama kita hari ini. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memajukan perusahaan ini ". Jawab Shandy.


" Saya juga berterimakasih atas pertolongan anda kepada putri Saya Clara yang sudah anda tolong dari kecelakaan dua minggu yang lalu ". Lanjut Tuan Abraham.


Shandy terkejut jika wanita cantik yang sempat di tolongnya kala itu adalah putri dari Salah Satu kolega bisnis dari kakanya.


Apalagi Tuan Abraham adalah orang yang berperan penting dalam dunia Fashion di seluruh penjuru dunia.


" Tuan, sudah sewajibnya kita sebagai manusia untuk saling tolong menolong ". Lanjut Shandy dengan senyum kecil.


Kemudian meeting mereka di akhiri dengan tanda tangan kerjasama kontrak kerja.


Senyum bahagia terpancar dari wajah Shandy dan Veer, karena pada akhirnya kerjasama yang di impi- impikan Marcel akhirnya tercapai.


Tidak terkecuali dengan Ellena, tubuhnya seakan tidak bisa menopang dirinya sendiri. Dia lemas mendengar kebenaran yang terjadi pada kakanya. Untung Zacklee yang mengetahui langsung menangkap tubuh Ellena dari belakang. Air mata Ellena seketika pecah. Zacklee yang menyadarinya memeluk erat Ellena dari belakang.


Veer dan Shandy terkejut ketika mengantar Tuan Abraham keluar dari ruangannya. Shandy tak kuasa melihat wajah Ellena yang sudah basah karena air mata. Tuan Abraham yang ikut melihat Ellena berlalu meninggalkan mereka.


" Kau mendengar semuanya mpus ". Suara Shandy serak menanyakan hal yang dia rahasiakan.


" Jelasin semua ka ". Ellena bertanya dengan dadanya yang sesak. Menatap tajam ke Shandy dan Veer.


Alex, Revan, Devan dan Dhea yang baru sampai ke tempat Ellena memahami kondisi yang di alami Ellena.


Mereka pun tak menyangka jika Shandy berada di negara Indo. Karena yang mereka ketahui Shandy sedang berada di Kanada menemani Marcel.


" Ellen kecewa dengan Kaka ". Ellena berlalu meninggalkan semua orang yang berada di depan ruang kerja Marcel.


Sedangkan Shandy yang belum menjelaskan sedikit pun alasannya terkejut melihat Ellena berlalu dan segera berteriak dan mengejarnya. Ellena yang kecewa mengabaikan panggilan Shandy dan Veer.


" Kenapa kaka tega ". Batin Ellena terasa sakit.


πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€


Aduh kapan ya si Zacklee ngungkapin perasaannya ke Ellena?


Tothor yang baik hati dan tidak sombong uda ga sabar nih nunggu Zacklee nembak Ellena πŸ€— ( Ucap Zacklee yang lagi ngrayu si Tothor)


Ya elaaah Zacklee sabar napa.... Cinta tuh banyak ujian, kalo lulus Tothor dapat undang an 😜 Sabar dulu yak, biar kamu berjuang lebih keras lagi kan mau lanjutin kuliah dulu biar bisa bahagiain aku πŸ€— uppsss Salah... Ellena maksudnya 😁🀣


Yang penting para Readers jangan lupa tub tinggalin jejak solih solihanyaπŸ™

__ADS_1


__ADS_2