
" Kamu masih betah pake baju Kebayanya? ". Tanya Trias yang melewati Ellena melamun di dekat Taman.
" Tante ngagetin deh. Mau gimana lagi tante.. salahin tuh anak semata wayang tante yang nyulik aku ". Jawab Ellena dengan cemberut.
Tadinya Ellena mengira akan diantar pulang, tapi ternyata Zacklee masih ga rela detik - detik waktunya tanpa Ellena.
Trias tersenyum mendengar jawaban Ellena.
" Ya uda, kalo ga nyaman pake baju tante aja ". Tawar Trias ke Ellena.
" Ell loe ngapain sendirian disini? ga ikut gabung Kaka - Kaka disana. Clara dan Anya disana juga ". Sapa Dhea yang sengaja mencari keberadaan Ellena.
" Nyesek ". Jawabnya sambil menatap langit biru di atas.
" Kan semalem uda nangis, udahan ya nyeseknya. Lebih baik loe ikut gabung disana yuk ". Dhea yang mengerti kondisi psikologis sahabatnya saat ini.
" Dhea LDR an itu menyakitkan ya ".
Dhea menghentikan langkahnya dan berbalik menatap sahabatnya yang belum beranjak dari tempat duduknya.
Melihatnya seperti ini Dhea harus berpikir keras supaya sahabatnya tidak berlarut - larut dalam kesedihan.
" Ell loe sahabat gue kan , loe percaya ya semua akan baik - baik saja ". Ucap Dhea dengan serius .
" Loe harus percaya sama Zacklee dia bukan tipe laki - laki seperti yang diluaran Sana ". Sahut Ryan yang tak sengaja mendengar percakapan Dhea dan Ellena.
" Sejak kapan Kaka ada disini ". Tanya Ellena dan Dhea.
" Sejak Mau ambil minum ". Jawabnya sambil berlalu.
Sedang Ellena dan Dhea saling berpandangan berpikir aneh dengan sikap Ryan.
" Yang elu koq malah disini, gue cari - cari daritadi ". Zacklee yang gusar mencari keberadaan Ellena. Padahal Ellena di Taman rumahnya, gara - gara terhalang pohon palem hias Ellena jadi tak terlihat jelas.
" Lagi galau ". Celetuk Dhea sambil berlalu.
" Ishh dasar sahabat berudu ga bisa nyimpen rahasia ". Batin Ellena.
Zacklee yang mengerti perasaan Ellena saat ini menatapnya dengan senyum.
" Yuh berangkat ". Ajak Zacklee menggandeng tangan Ellena.
Sesampainya di Bandara,
" Lee baik - baik disana sayang, Mama pasti merindukanmu ". Trias sambil menyeka air matanya.
" Ma, Lee bakal bawa kesuksesan buat keluarga kita ". Jawab Lee menenangkan Mamanya dalam pelukannya.
" Sukses buat kamu Lee, London tak sejauh luar angkasa ". Ucap Albert dengan tertawa membuat Trias yang sedih menjadi bahagia kembali.
" Kutut pesen gue jangan PHPin cewek - cewek disana ". Shandy yang menggoda sahabatnya.
__ADS_1
" Ato kalo ga di borong aja lumayan buat penghilang stress ". Celetuk Ryan
" Sepertinya loe cocok disana ". Sahut Revan
" Cewek disana cantik - cantik dan sexy ". Ucap Devan sambil melirik ke arah Ellena yang terdiam.
" Gue bakal sering - sering nyusulin elu Zack bawain gembok dari Ellena ". Ucap Alex dengan lantang. Empat toyoran berhasil mendarat di kepala Alex. Tak ketinggalan capitan Anya disampingnya.
" Woiy kalian pikir pala gue penjahat apa maen toyor - toyor sengaja apa biar gue hilang ingatan ". Dengus kesal Alex.
" Habis elu oon banget ". Devan Sambil mengedip - ngedipkan mata sebelahnya.
" Napa mata loe, kerasukan cacing ya ". Sahut Alex yang masih belum mengerti kode dari Devan.
" Rese nih orang kagak tau kode - kode ilmiah ". Gumam Devan dengan lirih.
Zacklee menanggapi ocehan sahabatnya dengan senyuman sambil sesekali melirik ke arah Ellena yang masih terdiam.
Zacklee melangkah mendekati Ellena, Dhea yang disampingnya mundur perlahan, menepuk bahu Ellena pelan sebagai tanda motivasi.
" Yang ga mau kasih motivasi gue kayak mereka ". Zacklee sengaja mengalihkan perasaan sedihnya.
Tanpa kata Ellena langsung memeluk Zacklee. Mengeratkan tangannya ketubuh Zacklee. Air mata yang ditahan lolos begitu saja. Wajahnya dia tenggelamkan ke dalam dada bidang Zacklee.
Zacklee pun merasakan hal yang sama seperti Ellena. Berat, sakit, tetapi harus dilalui apapun dan bagaimanapun.
Zacklee membalas erat pelukan Ellena. Tak ada kata dari mereka, hanya suara hati yang saling berbalas.
Revan menggenggam erat tangan Dhea, karena sedari tadi Dhea sedih memikirkan sahabatnya itu.
Alex yang biasanya rusuh Kali ini diam menatap sahabatnya dengan air mata yang sudah menepi, sedangkan Anya jangan ditanya dia daritadi sudah sesenggukan dipelukan Alex.
Ryan dan Devan mereka hanya bisa terdiam menyaksikan sahabatnya yang sedang saling menguatkan.
" Pa ". Suara Trias sesenggukan melihat putra dan Calon menantunya.
Albert hanya bisa pasrah dia yakin mereka berdua pasti bisa menyelesaikan ujian ini.
Sebenarnya Albert sudah menyuruh Zacklee memikirkan keputusannya. Tapi bukan Zacklee kalo ga bisa mewujudkan impiannya.
Malik, Marcel dan Veer datang sedikit terlambat akibat harus menyelesaikan kerjaannya selesai acara pertunangan tadi pagi.
" Nak Lee hati - hati, om hanya bisa mendo'akan semoga Nak Lee berhasil dan sukses ". Suara Malik tidak membuat Ellena melepaskan pelukannya.
" Terimakasih om. Lee janji bakal sukses buat orang - orang tersayang di dekat Lee ". Ucap Zacklee masih dengan posisi memeluk Ellena.
" Selamat berjuang ". Ucap Veer sambil mengepalkan tangannya dan mengibaskannya kedepan sebagai kode Semangat.
" Siap Ka Popeye ". Zacklee membalas Semangat Veer dengan menaruh telapak tangannya ke keningnya.
Lagi - lagi Ellena belum melepaskan pelukannya.
__ADS_1
" Dek sampe kapan loe nempel gitu uda persis tokek tau gak ". Celetuk Shandy mengalihkan suasana.
" Nah tuh sama. Jangan - jangan kalian Kaka Adik jelmaan tokek ". Sahut Alex yang melihat Clara memeluk Shandy.
" Gue kepret loe nanti ". Tanduk Shandy bermunculan.
" Tokek mana bisa ngepret ada juga di jepret ". Kali ini Alex mengejek Shandy sambil menjulurkan lidahnya sedikit.
" Jaga hatimu buat Ellena ". Ucap Marcel singkat tapi bermakna.
Ellena yang mendengar suara Marcel melepaskan pelukannya. Sepertinya Kakanya yang satu ini paham betul isi hati Ellena.
Zacklee berganti menggenggam jemari Ellena menatapnya dengan yakin dia menjawab, " Pasti Ka ".
Zacklee kemudian meminta restu kepada kedua orang tuanya semoga dia berhasil dan sukses nantinya.
Bagaimana ekspresi Trias jangan ditanya dia uda sesenggukan level 10 pastinya.
Sebelum Zacklee pergi dirinya berbisik kepada Ellena,
" Bocilku sayang, tunggu gue. Inget loe uda gue DP ". Sambil menunjuk ke arah cincin dijemari Ellena.
Ellena yang daritadi terdiam akhirnya tertawa mendengar kekonyolan Zacklee.
" Ih apaan si DP - DP kayak suara dit_dit ". Sahut Ellena.
" Apaan tuh Dit_dit jangan bilang kalo loe mau jalan sama dit_dit saat gue pergi ". Alex yang belum mengetahui arti dit_dit yang sebenarnya.
Ellena semakin tertawa mendengar ucapan Zacklee.
" Dit_dit tuh Kredit_dit Kaka ".
Zacklee pun ikut tertawa dengan sebutan yang Ellena buat. Kemudian mencium Bibirnya tanpa memperdulikan sekitarnya.
" Hukuman buat loe ". Zacklee yang selesai mencium bibir Ellena.
" Tunggu gue jaga hati elu percaya gue ". Zacklee berucap sambil berjalan mundur karena suara peringatan sudah selesai daritadi.
Ellena berteriak, berlari ke arah Zacklee dan memeluknya sekali lagi.
" KAKAAAAAA LEE , AKU SAYANG KAKA ".
😭😭
Sabar Ellena ga selamanya koq Zacklee pergi ( othor sok pura2 bijak)
othor sih bikin aku pisah - pisah gini ( mode banteng)
Du... rududu.... ( othor pura2 kagak denger)
JANGAN LUPA JEJAKNYA PARA READERS 👍
__ADS_1