
" Kaka dan Sahabat yang dzalim, menindasku ". Batin Ellena menangis.
Ketika akan melanjutkan Pothoshot tiba - tiba sebuah tangan melingkar ke pinggang Ellena. Ellena spontan menengok ke Belakang arah orang yang melingkarkan tangan ke pinggang kecilnya. Mata mereka bertemu sedikit lama, bibir mereka terulas senyum. Ekspresi natural antara seorang Ellena yang bak seperti princess dan seorang pria berstelan jas berwarna Navy.
" Sempurna ". Ucap Marcel.
" The best ". Lanjut Veer
" Hohoho ". Sahut Clara.
" Pasangan serasi ". Ucap Dhea dan Revan.
" Gue cemburu ". Alex berbicara seakan tidak ikhlas.
" Sialan! mengganggu saja ". Umpat kesal Farel.
" Loe datang di waktu yang tepat kutut ". Ucap Shandy dengan senyum.
Ellena yang tidak mengira jika Zacklee yang memeluknya dari Belakang. Tatapan Mata mereka tak mau terlepas sedikit pun. Sungguh definisi kerinduan yang tak bisa di ucapkan. Hampir dua tahun mereka tak sedekat ini. Tuhan benar - benar seakan mengerti perasaan mereka.
Setiap pose yang mereka buat seolah natural tanpa perintah dari seorang kameramen. Seperti saat ini Zacklee yang tiba - tiba mencium pipi Ellena, sedang ekpresi Ellena sedang terkejut dengan perbuatan Zacklee.
" Loe percaya gue bakal nepatin janji gue menemuimu terlebih dulu ". Ucap Zacklee sedikit berbisik. " Elu hari ini cantik ". Lanjutnya masih berbisik ditelinga Ellena.
Ellena yang masih canggung dengan pertemuannya sedikit tertunduk malu. Bahkan sekarang wajahnya uda seperti tomat.
" So sweet ". Ucap Clara yang melihat sahabatnya kepergok malu gara - gara ulah Zacklee.
" Sweet gue Kali ". Sahut Shandy dengan sewot.
Clara terkekeh dengan ucapan kekasihnya.
" Lihat dong ka, mereka benar - benar pasangan yang cocok. Ka Lee terlihat lebih dewasa dan maco ". Lanjut Clara dan membuat Shandy melirik tajam ke arah nya.
" Siaga satu Clar ". Sahut Revan yang mendengar percakapan mereka.
Clara langsung menoleh ke arah kekasihnya yang dalam mode marah.
" Bercanda cintaku sayangku, Ka Lee jelek lihat sekarang sedikit tua ". Clara merubah ucapannya supaya Shandy tak marah.
Capitan dihidung mancungnya pun akhirnya mendarat.
Shandy memang ga bisa lama - lama marah kepada Clara. Baginya Clara adalah segalanya. Clara telah merubah kehidupan Shandy yang keras.
" Dasar, awas kalo elu macam - macam batal tuh ticket konser EXO ". Ancam Shandy yang sebelumnya berjanji mau memesankan ticket konser EXO.
" Jangan Ka, gue janji ga bakal nakal lagi ". Clara sambil mengangkat kedua jarinya membentuk huruf V.
Wajah imutnya membuat shandy luluh.
__ADS_1
" Jiwa jomblo gue meronta - ronta bos ". Keluh Veer .
" Buruan cari cewek sonoh, jangan sampe si I ron Man elu karatan ". Ejek Marcel tertawa.
" Bos kampret, I Ron man gue tuh skala besar tangguhnya ". Veer membanggakan I Ron man nya.
Marcel hanya bisa tertawa mendengar bantahan Veer.
Hampir sekitar dua jam sesi pemotretan selesai. Para karyawan yang memegang tugas dibagian Pothoshot sangat puas dengan kerja Ellena dan Zacklee.
" Tuan, kita yakin MF bakal jadi perusahaan no. 1 di seluruh dunia ". Ucap salah satu karyawan.
" Nona dan pacarnya perfect couple. Coba aja Nona muda single__". Ucap salah satu karyawan lagi kemudian menutup mulutnya dengan cepat, karena dia tidak mau Tuannya marah dengan angan - angannya.
Marcel hanya menanggapi dengan senyum.
Semuanya sekarang berkumpul di ruang Marcel yang cukup besar, membahas tentang persoalan Gunawan. Sedang Ellena masih di ruang ganti .
** Sebelumnya
" Shandy, Tasya selama ini ada di London ". Zacklee memberitahu Shandy di Telfon.
" Loe serius ?? ". Masih belum percaya.
" Gue serius, gue mau cerita ke elu tapi janji jangan marah ". Ucap Zacklee dengan pasti.
" Emang kalian??? ". Shandy menghentikan pertanyaannya.
Shandy yang mengerti posisi sahabat sekaligus cowok dari adeknya memberikan strategi supaya bisa lepas dari Mata - Mata Tasya. Mereka berbicara serius sampai menemukan titik terang. Walau bagaimanapun Shandy juga tau seperti apa si Tasya. Shandy juga tak mau jika kehadiran Tasya menjadi masalah buat Ellena.
" Makasih Shandy hari ini gue pulang, tolong jangan bilang kesiapapun termasuk Ellena ".
Shandy menyetujui rencana Zacklee. Sampai pada akhirnya sesampainya ketanah air Zacklee menyusul ke perusahaan MF. Padahal perjalanannya sangat melelahkan. Demi bertemu kekasihnya Zacklee rela untuk tidak pulang ke apartment yang sudah dibelikan kedua orang tuanya. Untung saja Zacklee datang di saat yang tepat. Farel yang akan menjadi duet Ellena berhasil dia gagalkan.
****
Selesai berganti pakaian, Ellena menatap penuh sosok pria yang sedang menunggunya. Perasaan marah dan rindu bercampur jadi satu. Hampir dua tahun mereka menjalani hubungan jarak jauh. Modal kepercayaan yang mereka andalkan. Pria itu sedikit terlihat lebih dewasa membuat Ellena semakin jatuh hati. Tak bisa dipungkiri jika cinta yang mereka pertahankan semakin kuat adanya.
Zacklee menoleh ke arah Ellena yang sudah selesai berganti pakaian.
" Cil ga mau peluk gue ". Sindir Zacklee yang masih menunggu respon Ellena.
" Kaka jahat kenapa ga bilang kalo hari ini pulang? Apa tante dan om tau? apa Kaka tau kalo tante sangat merindukan Kaka? ". Tanya Ellena menyelidik.
Zacklee mulai pusing dengan keterampilan ngedumel Ellena yang tiap hari dia rindukan.
" Kasih gue pelukan rindu akan ku jawab semua pertanyaanmu ".
Ellena menoleh kekanan dan kiri memastikan tidak ada karyawan yang melihat nya. Hal itu membuat Zacklee geli dengan sikap Ellena. Tanpa pikir panjang Zacklee menarik Ellena ke dalam pelukannya.
__ADS_1
" Jika kata orang setiap pertemuan akan menyisakan luka karena perpisahan. Maka bertemu denganmu adalah luka paling manis yang kurasakan." Bisik Zacklee ditelinga Ellena.
( Auto meleleh euiy)
" Jarak itu sebenarnya tak pernah ada. Pertemuan dan perpisahan dilahirkan oleh perasaan. Jangan pernah pergi lagi ". Jawab Ellena dengan suara serak.
Cinta itu bagaikan teka - teki seperti tidak ada akhirnya. Kamu tetap mencoba untuk memecahkan walau kamu tahu jika tidak ada jawaban untuk menyelesaikannya.
***
" Aku ga yakin tadi ". Ucap Ellena lirih.
Saat ini mereka semua sedang mencari solusi persoalan perusahaan dan keluarga kecil Revan.
" Loe harus yakin. Papanya Clara dan om Albert sudah sanggup membantu kita. Loe tinggal berdo'a yang terbaek dek ". Ucap Shandy yang mendengar keluhan Ellena.
" Ell lagian loe tadi fotonya uda kayak beneran ". Sahut Alex.
" Tinggal menghitung hari para fans bikin status Hari patah hati sedunia ". Lanjutnya dengan mantap.
Semua tertawa mendengar kekonyolan Alex. Dia itu sebenarnya pintar tapi banyak konyolnya.
" Rel kereta api gue yakin langsung gantung diri dipohon toge ". Lanjutnya dengan semangat.
( Naah konyolnya keluar kan 😂 )
" Gue tau yakin loe cuma ama kutut doang ". Shandy ikut menimpali Alex yang konyol.
" Kalian apa gak sadar ada hati yang amat sangat terluka ". Sahut Veer dengan wajah serius.
" Emang siapa yang membuatmu sakit hati Veer? ". Tanya Marcel dengan serius pula.
" Gue salah satu fans Ellena dari dia masih ingusan, gitu ja loe ga tau sih Cel ".
" Saingan loe berat - berat Zack ". Celetuk Alex.
Seisi ruangan tertawa dengan perbincangan konyol mereka. Bagaimana ekspresi yang menjadi sasarannya? Mereka menahan malu jadi sasaran kekonyolan mereka.
🥳🥳🥳
Terimakasih buat para Readers yang mau mampir ke karya other🙏
Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian semua 🤲🥰
Sekali lagi mohon dukungannya
VOTE
LIKE
__ADS_1
COMMENTnyaa 🙏🙏
matursuwun🙏🙏