Yes , I'M In Love

Yes , I'M In Love
Princes Ellena


__ADS_3

❤❤❤


" Ellen buruan ". Teriak Shandy dari bawah menunggu Ellena yang masih berdandan.


" Berisik, lipstik aku belepotan nih ka ". Sahut Ellena.


" Ga usah cantik - cantik nanti acaranya berantakan gara - gara perhatiin elo ". Dengus kesal Shandy sudah tak sabar.


Marcel dan Veer yang mendengar obrolan mereka tertawa.


" Emang tuh bocah kagak bisa akur ya Cel ". Ucap Veer.


" Ya begitulah mereka ". Marcel sambil terkekeh.


Tap Tap Tap ..


Suara hentakan High heels Ellena dari tangga membuat sang para kaka menoleh ke arahnya.


Mata mereka takjub dengan perubahan Ellena malam ini.


Ellena menggunakan Ballgown Dress dengan bawahan dressnya terdapat belahan yang memperlihatkan paha Ellena ketika berjalan, Dress berwarna peach begitu kontras dengan warna kulitnya yang seputih salju. Rambut yang di model waterfall French braid menambah Ellegant. Ya , malam ini Ellena bak seorang putri dari sebuah kerajaan. Cantiknya paripurna membuat orang - orang yang menatapnya begitu kagum.


" Ini elo mpus? gue kira bidadari yang terdampar ". Celetuk Shandy yang sebenarnya ikut kagum melihat adiknya sambil terkekeh.


" Ini lipstik aku uda bener belum ka? ". Tanya Ellena sambil mengarahkan mirror kecil ditangannya.


" Ga usah cantik - cantik nanti banyak yang naksir termasuk kecebong di depan gedung ". Ejek Shandy yang mulai menggoda adiknya.


" KAKAA ". Ellena meminta bantuan ke arah Marcel dan Veer.


" Kamu cantik Ell mirip Mama ". Ucap Marcel dengan senyum.


" Terimakasih Kakakku yang paling tampan sedunia ". Ellena dengan bahagia mendengar ucapan Marcel lalu mencium pipinya.


Veer yang disamping Marcel dengan reflek ikut menyodorkan pipinya minta dikecup juga. Marcel yang menyadari dengan sengaja menabok pipi Veer dengan tangannya dengan pelan.


" Kalian curang masak gue ga dicium juga Ell, gue kan Kaka elo juga ". Ucap Veer sambil mengelus - elus pipinya yang habis di tabok tangan Marcel.


" Cari cewek sonoh ka biar Ada yang elus - elus tuh pipi. Awas lo kalo kelamaan bisa berubah tuh status ". Ledek Ellena kemudian melanjutkan ucapannya. " Berubah jadi Jaka Tua ". Ellena tertawa terbahak-bahak yang kemudian ditarik Shandy.


" E... eh.. Ka Shandy jangan tarik - tarik nanti kalo penampilan Ellena berantakan gimana ". Keluh Ellena.


" Salah sendiri tidur ga bangun - bangun, telat kita. Loe Mau kita jadi perhatian orang banyak waktu masuk gedung ". Dengus kesal Shandy.


" Benar juga yang dikatakan Ka Shandy, kalo telat jelas banget mereka akan jadi perhatian orang banyak. Apalagi Ka rusuh pasti ngeledekinnya ga habis - habis kayak khutbah jum'at". Batin Ellena sambil tertawa kecil sendiri.


Shandy yang melihatnya kemudian Menarik tangan Ellena dengan paksa. Membuat sang empunya yang punya tangan tubuhnya seketika oleng akan jatuh. Tetapi masih bisa dipertahankan keseimbangannya.


Akhirnya mereka berdua berlalu dengan gerutuan Ellena. Kali ini Ellena sangat terampil dalam bawelannya, membuat Shandy yang sedikit kesal.


" Masih bawel, Kaka turunin elo di sini ". Ucap Shandy dengan tegas membuat Ellena dengan cepat mengunci bibirnya rapat - rapat.


Dalam hati Shandy tersenyum menang mengalahkan keterampilan adiknya yang bawel.


" Mpus elo tadi siang ngapain sama si Ryan? ". Tanya Shandy yang membuat mata & mulut Ellena terasa kaku.


" Em... anu... itu... ". Ellena ragu - ragu cerita ke Shandy. Dia tau jika dia cerita yang sebenarnya Shandy pasti akan menonjok Ryan.


" Ngomong yang jelas mpus ".


" Dia nembak aku Ka ". Jawab Ellena dengan lirih.


" Hahaha ". Suara tawa Shandy memecah kegugupan Ellena.


" Punya Kaka somplak begini amat ". Gerutu Ellena dalam hati. Kalo bukan Kakak kandungnya ingin sekali Ellena menendang Kakinya.

__ADS_1


" Ryan tuh cuma pura - pura mpus jangan sampai elo jatuh ke pelukan dia ". Sahut Shandy yang memperingatkan adiknya.


" Au ah, Hati Ellena bingung Ka ". Pandangan Ellena beralih ke depan dia mengingat wajah yang sedang ia rindu tersenyum, Lee memang wajah Lee yang sedang berada dalam pikiran dan hatinya. Rindu yang teramat sangat itu yang di rasakan Ellena.


" Dek perjuangkan hatimu, Kaka yakin hati tak pernah Salah ". Lanjut Shandy yang mengerti dengan apa yang di pikiran Ellena.


Sebelumnya Shandy pernah memergoki Ellena menangis di kamar. Awalnya Shandy mengira Ellena menangis karena Mama tetapi dugaan Shandy salah, Ellena menangisi Zacklee yang menghindarinya sejak peristiwa itu. Disitu Shandy berfikir apakah adiknya telah jatuh cinta?.


Ellena yang mendengar support Shandy menoleh ke arah Shandy dengan mata yang hampir basah.


" Rasanya sakit di acuhkan ka ". Sahut Ellena sambil memegang hatinya.


" Dia tak seperti itu dek percaya sama Kaka ". Shandy meyakinkan Ellena atas praduganya.


Sesampainya di tempat acara, benar kata Shandy dirumah mereka sedikit melewatkan acara pembuka. Semua mata tertuju kepada Shandy. Pandangan kagum bukan pandangan sinis atas keterlambatan mereka. Shandy yang sengaja meninggalkan Ellena berlari duluan, hal itu membuat Ellena kesal.


" Waow sang Cassanova malam ini makin tampan ". Ucap salah seorang wanita yang mengagumi Shandy.


Shandy yang mendengar suara bisik - bisik itu makin merekahkan senyumnya. Kemudian ikut bergabung bersama geng nya.


" Lama amat loe Shand, nyalon dulu ke mami ". Ejek Alex yang melihat Shandy baru datang.


" Noh gara - gara empus kelamaan bikin tato bibir ". Sahut Shandy yang kesal mengingat Ellena kelamaan.


Revan, Alex, Devan tertawa mendengar kata tato bibir.


" Ellena mana ka? ". Sahut Dhea yang dari tadi matanya mencari - cari target yang dinantikan.


" Loe cantik juga ya Dhe ". Goda Shandy yang menyadari Dhea cantik.


Dengan cepat Revan menggenggam erat tangan Dhea.


" Punya gue nih, awas kalo loe macam - macam ".


Tawa mereka bersama membuat ke gaduhan acara party malam itu. Jangan ditanya teman - teman yang lain, mereka semua sudah hafal seperti apa kelakuan si geng Cassanova. Berkumpulnya mereka membuat kaum hawa rela menghabiskan oksigen mereka karena terpana ke tampanan paripurna yang mereka miliki.


" Kalo jalan pake mata ". Suara laki - laki yang amat sangat Ellena rindu terdengar.


Kisah pertama Ellena dan Zacklee bertemu seakan di Replay oleh sang kuasa. Ellena yang dari tadi sibuk menelfon Dhea dan yang lain membuatnya tidak fokus dengan Jalanan dan orang - orang disekitarnya. Sehingga membuatnya menabrak seseorang yang tinggi bertubuh atletis berdada bidang didepannya.


" Maaf Ka... Maaf ". Ellena masih menunduk meminta maaf, dia masih ragu untuk melihat seseorang yang dia tabrak.


" Selain kata maaf ga da ya cill ". Ucap Zacklee dengan mengerutkan dahinya.


Mendengar panggilan bocil, Ellena mengangkat wajahnya memastikan kalo benar dia adalah Ka Lee yang ia rindukan.


" Ka Lee ". Ucap Ellena lirih. Jantungnya seakan berhenti berdetak ketika melihat bahwa Zacklee yang Ada dihadapannya. Ada rasa bahagia di hati Ellena. Ingin dia langsung berhambur ke tubuh Lee, memeluknya karena saking bahagia Lee menyapanya kembali.


Sebelumnya Lee berpamitan ke geng nya untuk ke toilet, belum sampai ke toilet Lee melihat seorang wanita yang cantik bak seorang princes.


Lee bahagia melihat gadis pujaannya, dia melupakan kekesalannya dengan Ellena. Karena rindunya yang sudah tidak bisa terbendung.


Begitulan Cinta, sehari bagaikan seribu tahun. Cinta merubah segalanya. Cinta bagaikan desiran ombak yang setia dengan angin. Menghembuskan udara tenang yang menyejukkan jiwa raga.


Lee berpura - pura menghalangi Ellena dengan dalih Ellena menabraknya. Tubuh kecil itu sempat oleng tetapi tangan sigap Zacklee menangkapnya. Sayangnya mata mereka tak bertemu sebab Ellena lebih memilih memejamkan mata karena takut penampilannya berantakan.


" Princes Ellena loe ga apa - apa ". Zacklee membuyarkan lamunannya.


" E.. Ga papa ka, Ellena ke toilet dulu ". Ellena yang tiba - tiba grogi mengalihkan pandangannya dan segera berlalu ke toilet.


Zacklee yang melihatnya tertawa kecil. Akhirnya dia bisa melihat wajah cantik Ellena.


" Ellena... sadar Ellena, bukankah itu yang kamu inginkan, Ka Lee mulai menyapa dan tersenyum padamu ". Ellena merutuki dirinya didepan cermin toilet.


" Dicari daritadi rupanya disini ". Suara Dhea yang tiba- tiba membuyarkan lamunan Ellena.

__ADS_1


" Untung Ka Lee bilang loe ada disini Ell, kalo ga kaki gue bisa minta reparasi gara - gara cariin elo. Loe ga habis gitu - gituan sama Ka Lee kan ". Sindir Dhea dengan menaik - naikkan alisnya penasaran dilanjutkan tertawa.


" Ih apaan sih ". Mesum sekarang. Cubitan Ellena mendarat di lengan Dhea dengan kesal.


" Aduh Sakit Ell ". Dhea masih dengan tertawa puasnya.


" Lagian elo tuh kelamaan, loe tau ga daritadi Ka Lee mondar - mandir kayak setrikaan ". Lanjut Dhea yang memancing penasaran Ellena.


Sekelebat pikiran Ellena mengarah ke Paula.


" Bukan si Paul loh ya ". Lanjut Dhea yang mengerti pikiran sahabatnya.


" Emang kamu tau darimana tentang Paula ". Tanya Ellena sambil Mendengus kesal ke arah Dhea.


" Apa sih yang ga gue tau?? ". Jawab Dhea dengan terkekeh.


" Terserah deh ". Sahut Ellena yang sedikit kesal.


" Ayo ah buruan masuk tu yayang gue uda perform dipanggung ". Dhea menarik tangan Ellena.


Dhea dan Ellena menatap kagum ke arah panggung. Begitupun semua orang yang tak berkedip melihat ketampanan geng Cassanova.


Harus diakui Ellena jika geng Kakaknya sangat tampan paripurna.


Shandy, Zacklee, Revan, Alex, Devan dan Ryan mereka memiliki wajah khas ketampanan mereka. Wajah bule perpaduan dari berbagai negara yang mendominasi ketampanan mereka membuat para kaum wanita tidak bisa mungkir dari kekagumannya.


Ellena dan Dhea pun tak kalah dari pandangan mata kaum pria. Wajah Cantik bak princes negeri dongeng membuat tema hangat lambe turah dikampusnya.


Lagu Elang dari group band DEWA 19 yang dibawakan geng Cassanova membuat suasana party menjadi lebih hangat.


Aku ingin terbang tinggi


Seperti elang


Melewati siang malam


Menembus awan


*


Ini tanganku untuk kau genggam


Ini tubuhku untuk kau peluk


Ini bibirku untuk kau cium


Tapi tak bisa kau miliki... aku


Tak usah kau terus tangisi kepergianku


Air mata takkan memanggilku


Untuk kembali...


Aku adalah mimpi - mimpi sedang melintasi


Sang perawan yang bermain dengan perasaan.


(Aku adalah mimpi - mimpi, tiada arti)


(Aku ingin terbang tinggi seperti elang)


********


Terimakasih sebelumnya ka 🙏

__ADS_1


Diharapkan banget jejak Votenya🥰


__ADS_2