
❣❣❣❣❣
Kasih semangat buat Tothor dong😪
lagi lemah gemulai nih nungguin jejak kalian 🔥
Tothor janji deh di episode - episode ini Si Zacklee dan Ellena mulai benar - benar menyadari perasaannya 🤗✌
Tinggalkan jejak semangat kalian yak😉👍
❣❣❣❣❣
Renata memegang tangan Marcel, menatapnya dengan sendu seakan berkata " Maafkan dia ".
Marcel yang mengerti tatapan Renata, membalas pegangan tangan Renata, seakan membalas jika semuanya baik - baik saja.
" Pa... pa.. ". Suara lirih Marcel dengan terbata - bata.
Ellena menoleh ke arah Marcel dengan air bening yang akan tumpah ke pipinya, mendengar kata Papa yang di ucap Marcel.
" Papa ". Ellena mengikuti ucapan Marcel dan menatap Marcel.
Shandy yang masih bergejolak jiwa menolak laki-laki paruh baya yang dia tau adalah Papa kandungnya.
" Sebaiknya Tuan keluar sekarang juga atau gue panggil security buat usir anda ". Suara Shandy dengan mengancam Tegas.
Malik tak kuasa menahan rasa sedihnya mendengar anaknya mengusirnya.
Malik membalikkan badan, melangkah kan kakinya .
" Pa... Tetaplah disini, Marcel rindu Papa ".
" Kaka, apa yang kaka ucapkan!! Dia bukan Papa kita. Papa kita sudah mati ka ". Teriak Shandy yang kesal dengan ucapan Marcel.
" Shandy, jaga ucapanmu. Meski bagaimanapun Malik tetap Papa kandungmu ". Sahut Albert yang ikut kesal dengan ucapan Shandy.
Shandy tersenyum sinis.
" Papa macam apa yang tega ninggalin istei dan anak - anaknya, sedangkan dia enak - enakan dengan wanita lain. Apa itu yang disebut Papa om ".
" Shand, jaga ucapanmu dengan orang Tuan ". Zacklee yang ikut tak terima Papanya dibentak.
" Maaf Lee, kali ini gue ga terima jika ada yang masih membela laki-laki gila itu ". Shandy menunjuk Malik dengan tatapan tajam.
" Shandy!!! " . Kali ini suara Marcel mengeras.
" Kaka ga pernah ngajarin kamu untuk tidak sopan dengan orang lebih tua dari kita. Minta maaf sekarang juga ". Marcel yang ikut emosi mendengar ucapan Shandy yang tak tau sopan santun mendadak terengah - engah akibat dadanya yang terasa kencang dan sedikit ngilu.
" Maaf ka, Shandy ga bisa ". Kemudian Shandy berlalu dari dalam ruang rawat Marcel dan menatap tajam ke arah Malik.
" Shand... Shand... uhuk-uhuk". Suara Marcel yang mulai lemah.
" Cel tahan emosi kamu, kamu baru aja pulih. Beri Shandy sedikit waktu untuk berpikir ". Renata memberi saran ke Marcel.
" Biar gue yang cari Shandy boss ". Ucap Veer lalu berlalu diikuti oleh Alex.
Ellena menatap penuh wajah laki-laki paruh baya yang disapanya tadi siang. Ellena sangat terkejut karena baru pertama dari kelahirannya dia baru bertemu dengan Malik. Air Mata Ellena tak bisa dibendung lagi. Dia sedikit shock mendengar Malik adalah Papanya.
Zacklee yang menyadari keadaan Ellena, menggenggam erat jemarinya. Memberi semangat lewat genggamannya.
Ellena yang seakan mengerti membalas genggaman tersebut.
" Ellena.. ini Malik, Papa mu cantik ". Suara Trias menyadarkan orang - orang disana agar melihat ada hati yang terluka selain Shandy.
__ADS_1
Marcel yang ikut menyadarinya berusaha berdiri mendekati Ellena, dengan tergopoh - gopoh dibantu oleh Renata. Marcel menarik bahu Ellena, menangkup wajah Ellena. Menatap matanya yang basah dan kecewa.
" Maafin Kaka, kaka belum bercerita jika Papa melakukan itu semua karena dijebak ".
Ellena masih dengan isakan tangisnya menunduk, sedang tangannya melepas genggaman tangan Zacklee dan beralih memegang tangan Marcel yang menangkup wajahnya.
" Terimalah Papa Ell, karena dia satu - satunya keluarga yang kita punya ". Lanjut Marcel menjelaskan.
Ellena melepas tangan Marcel yang menangkup wajahnya, kemudian menoleh ke arah Malik dan berlari memeluknya.
" PAPAAAA!!! ".
Malik memeluk putrinya yang selama ini baru diketahuinya.
" Riska, terimakasih telah melahirkan anak- anak yang baik untukku ". Batin Malik saat memeluk Ellena.
Trias dan Albert tak bisa membendung rasa harunya. Trias bersandar dipundak Albert, mereka saling melempar senyum bahagia. Karena Ellena Mau menerima Malik Papanya.
Marcel yang masih dipegangi oleh Renata ikut menghampiri Malik dan Ellena yang berpelukan. Marcel ikut memeluk keduanya.
Suara ruangan penuh haru kala itu.
****
" Heh, Mr. warm loe ga ada akhlak ya bikin gue lari-larian kayak di film Indiahe... aca_aca ". Alex menirukan iklan di TV.
" Loe tau sendiri gue ogah banget ketemu si Tua bangkai. Eneg tau ". Jawab Shandy masih dengan emosinya.
" Ga takut Durhaka loe, ngatain bokap Tua bangkai ". Decih Alex.
" Ada juga dia yang Durhaka ma gue, tuh buktinya hidupnya ga bahagia ". Lanjut Shandy yang ga Mau kalah sama Alex.
" Beneran nih bocah nakal, dikutuk jadi batu pondasi tau rasa ". Ledek Alex yang enggan ditanggapi Shandy.
" T. O. P banget nih kaka popeye ". Celetuk Alex yang menirukan Ellena memanggil Veer dengan julukan Popeye.
" Popeye? ". Veer mengernyitkan alisnya sebelah.
Alex tertawa terbahak - bahak melihat wajah Veer yang langsung melihat tubuhnya ke cermin didepannya.
Shandy membuang nafasnya dengan kasar. Dia mencoba untuk berdamai dengan hatinya tapi terasa berat.
" Loe tadi lihat ekspresi Dedek Ellena ga? ". Ucap Alex.
" Kasihan tau Shand, sepertinya dia lebih terpukul daripada loe , biar bagaimanapun dia tetep orang Tua loe . Loe masih enak, masih bisa ketemu bokap loe.. Nah gue, Mau ketemu kudu nyemplung akhirat dulu ". Alex berekspresi sedih.
Deg!
Shandy baru menyadari ada hati lain yang lebih terluka. Ellena lebih sakit perasaannya karena di tinggal Malik selingkuh sejak Ellena dalam kandungan. Bagaimana keadaan Ellena ? Pertanyaan itu membuat Shandy berbalik kembali ke ruangan Marcel.
Alex dan Veer saling menatap kemudian mengikuti langkah Shandy.
Shandy berhenti di depan pintu melihat Ellena, Marcel dan Malik saling berpelukan. Ada rasa bahagia dalam hatinya melihat Ellena baik -baik saja. Tetapi Ada yang tidak bisa dia tepis jika disudut hatinya yang dalam dia pun menginginkan pelukan hangat dari Papanya. Sejak kecil, Papanya tidak pernah membeda-bedakan antara Marcel dan Shandy. Shandy kecil yang selalu mendapat kasih sayang lebih dari Malik menjadikan Shandy kecil menjadi anak yang berprestasi disekolahnya. Hingga suatu hari peristiwa itu terjadi, Shandy tak pernah menemukan Malik pulang. Di tambah lagi kondisi Riska yang semakin stress. Shandy yang berprestasi menjadi arogan sampai dia mencoba kehidupan bebas di luaran sana.
Sebab saat itu Shandy berpikir untuk apa dia menjadi orang baik sedang Papanya adalah seorang yang bej**.
" Ka Shandy ". Suara Ellena membangunkan lamunan Shandy. Kemudian Ellena mendekati Shandy dan memeluk Shandy.
" Papa pulang ka , maafkan Papa ka ". Bisik Ellena masih dengan isak tangis bahagianya.
Shandy yang tak bisa berbuat apa - apa hanya pasrah dengan takdir. Ellena menarik tangan Shandy dan mendekatkannya dengan Malik. Hati Shandy tak bisa menolak lagi. Dia teramat rindu, rindu terhadap Papanya. Marcel menepuk bahu Shandy. Dengan tangis pula Shandy langsung memeluk Malik.
" Maafin Shandy Pa, maafin Shandy ". Ucap Shandy di pelukan Malik.
__ADS_1
" Papa yang minta maaf Shand, papa memang tak pantas jadi papa kalian ". Malik kemudian bersimpuh di kaki Shandy, tapi dengan cepat Shandy mengangkatnya dibantu Ellena. Kemudian mereka menghabiskan waktu rindu bersama semua.
" Damai itu menyenangkan ka Lee ". Ucap Ellena.
Selesai drama yang menegangkan berakhir bahagia Shandy, Alex, Veer, Ellena dan Zacklee memutuskan keluar sebentar untuk menghirup udara lepas.
Tetapi Veer memisahkan diri karena bertemu teman kerjanya.
" Menyenangkan lagi kalo bisa selalu disamping loe Dedek ". Sahut Alex.
" Berisik ka rusuh ". Decih Ellena kesal.
" Lah iya, gue cuma mewakili isi hati Zacklee ". Ledek Alex.
" Emang iya ka ". Tanya Ellena ke Zacklee dengan tatapan kecut.
" Tokek loe dengerin. Biarlah dia bertokek ria dengan suaranya ". Jawab Zacklee terkekeh.
" Kalian ini pada ga da akhlak ya, punya sahabat ga berperasaan ". Alex pura-pura kesal.
" Iya nih kasihan ka Alex, punya sahabat somplak semua ". Dengus Ellena.
Dua toyoran mendarat di kepala Alex.
" Sakiiiittt tau ". Keluh Alex yang habis ditoyor Dua manusia aneh.
" Ell, lihat kan cowok setampan gue di aniaya ".
" Kasihan... yang sakit mana ka? ". Ellena mengusap - usap kepala Alex yang sakit.
Shandy dan Zacklee mendengus kesal, melihat Alex mendapat perhatian dari Ellena.
Sedangkan Alex tersenyum menyindir kepada Dua insan aneh.
" Lee ". Suara wanita tiba-tiba menyapa Zacklee.
" Paula ". Jawab Zacklee dengan kaget.
Paula adalah teman kencan Zacklee di saat Felicia mengkhianatinya. Zacklee tak menyangka jika peristiwa one night bersama Paula membuat perasaan Paula berbeda padanya.
Paula menyukai Zacklee, bahkan saat itu Zacklee sudah mengancamnya agar Paula tidak mengganggunya lagi.
" Apa kabar sayang, sudah lama aku mencarimu ". Paula memeluk dan mencium pipi Zacklee dengan mesra.
Lagi-lagi Zacklee di buat geram dengan tingkah Paula yang agresif. Zacklee mendorong pelan tubuh Paula agar menjauh darinya. Tapi yang namanya Paula, kalo sudah lengket susah buat di lepas.
" Saingan berat nih ". Celetuk Alex yang melihat raut tak suka di wajah Ellena.
Ellena terkejut dengan pemandangan malam ini. Dia tak menyangka jika dia terjebak dengan perasaannya. Sakit, ya begitulah gambaran hati Ellena menyaksikan Zacklee bersama wanita lain. Apalagi wanita itu begitu cantik dan sexy. Ellena menatap kesal ke arah Zacklee yang tak Mau berontak dengan sikap Paula yang Agresif. Sesekali Paula mencium pipi Zacklee dihadapan mereka semua.
" Paula dengarkan aku. Kita uda ga da hubungan apa - apa. Hubungan kita cukup dimalam itu tidak lebih ". Tegas Zacklee yang sedikit mulai emosi.
" Tapi__ aku mencintaimu Lee.. aku tak bisa jika harus jauh darimu ". Ucap Paula dengan wajah khas merayu.
" CUKUP. Aku sudah memiliki kekasih ". Sahut Zacklee yang kemudian mendekat ke arah Ellena, dan kemudian mencium bibir Ellena dan ********** dengan nafas yang menggebu.
Alex dan Shandy terkejut dengan sikap Zacklee yang kembali berani seperti dulu. Seorang Cassanova kembali.
Cukup lama Zacklee mencium bibir Ellena, arti ciuman itu adalah ungkapan hatinya yang mulai mencintai Ellena.
Nafas Ellena tersengal - sengal seperti kehabisan oksigen akibat ciuman Zacklee yang tak beraturan. Ellena mencoba mendorong Zacklee, tapi tenaganya tak cukup kuat mendorong seorang tubuh kekar yang lebih besar darinya. Zacklee melepaskan ciumannya karena menyadari nafas Ellena tak beraturan.
🔸🔸🔸🔸🔸
__ADS_1