Yes , I'M In Love

Yes , I'M In Love
Dikejar wartawan


__ADS_3

πŸƒπŸƒ


" Gue baru tau kalo Ellena Nona muda keluarga Maheswari ". Bisik salah seorang mahasiswa.


" Berarti si Maco Shandy saudaranya dong ".


" Sumpeh ga nyangka wanita sederhana itu adalah adik pemilik MF ". Sahut salah satunya lagi.


" Gue uda curiga dari dulu Pak Adam selalu berbincang pribadi dengannya, ternyata mereka keluarga , tadinya gue kira mereka ada main ". Sambil terkekeh mengingat kecurigaannya selama ini.


Begitulah kira - kira para mahasiswa kampus membicarakan Ellena. Wanita yang baru kemarin melakukan pemotretan sebuah brand terkemuka, pagi ini namanya sudah di elu - elu kan seantero jagad raya.


" Mpus lebih baik kita mengadakan konferensi pers ". Ucap Shandy di telfon.


" OGAAAHH!!! permainan apa lagi ini ka ". Suara Ellena sedikit meninggi dan benar saja para wartawan yang sedari tadi mencari sosok Ellena akhirnya memergokinya.


" Mampus loe Ell mereka kesini ". Ucap Clara sambil menarik tangan Ellena mengajaknya berlari dari kejaran para wartawan.


" Mpus... mpus... loe baik - baik aja kan? ". Tanya Shandy khawatir karena mendengar suara Ellena dan Clara seperti dikejar renteinir.


** Di kantor MF


" Lex kita jemput Ellena sekarang ". Shandy kemudian keluar dari ruangan diikuti Alex dari belakang.


Marcel juga sudah mendengar berita Ellena pagi ini. Dia marah tetapi masih bisa menahan sikapnya dengan tenang. CCTV kantor sudah di cek semua, ternyata hasilnya nihil, tidak ada tanda jika filenya telah di curi.


" Veer apa Shandy sudah menjemput Ellena ". Tanya Marcel sedikit khawatir.


" Sudah Bos, mereka baru saja pergi bersama Alex juga ".


" Pintar juga dia main - main dengan Marcel Malik ". Batin Marcel.


** Kampus Ellena


" Ell gue capek, gue udah gak kuat lagi loe duluan aja ". Clara yang berhenti meregangkan kakinya yang lelah berlari.


" Aku ga mau ninggalin kamu ". Jawab Ellena sedih


" Uda buruan sonoh keburu ketangkep bisa - bisa jadi tambah terkenal lagi ". Kali ini Clara tertawa menggoda sahabatnya.


Dan benar juga dua wartawan berteriak memanggil teman wartawan lain nya.


" Nona muda ada disini ". Teriak salah satu wartawan.


" Sumpah demi kecantikanku yang haqiqi, aku bakal bikin perhitungan sama Ka Marcel dan Shandy ". Umpat kesal Ellena setengah berlari.


" AAAAA ". Tangan Ellena seperti ada yang menarik. Dia berteriak tetapi dengan cepat seorang itu membungkam mulutnya.


" Ka Ryan ". Batinnya.


Kali ini posisi wajah mereka berdekatan. Mata mereka saling bertemu. Jantung Ryan beritme tidak seperti biasanya.

__ADS_1


" Kenapa dengan jantungku, rasanya aku tak boleh lagi membohongi perasaanku. Mata cantik itu pernah menangisiku. Aku ga bisa lagi memberikanmu dengan orang lain. Kau hanya pantas menjadi milikku Ellena ". Batin Ryan yang mengkhianati hatinya sendiri.


Dari jauh ternyata Zacklee melihat Ryan dan Ellena yang begitu dekat. Hatinya terasa sakit calon istrinya berdekatan dengan pria lain, meski dia salah satu sahabatnya.


" Ehem ". Zacklee berdehem sengaja membuat Ryan melepaskan Ellena.


Ryan melepaskan tangannya dari mulutnya Ellena, kemudian memberinya jarak.


" Ka Lee ". Ellena merasa salah tingkah .


Zacklee kemudian mendekati Ellena dan merangkul pinggang kecilnya. Sengaja menampakkan kemesraannya dihadapan Ryan, agar dirinya tidak berharap lagi.


Ryan yang mengerti kecemburuan Zacklee tersenyum licik. Dia tau seperti apa sahabatnya jika miliknya di usik. Tapi Ryan tak perduli toh lagian mereka belum sah. Batin Ryan.


" Ka Lee, tadi Ka Ryan hanya menolongku__ ". Ucapan Ellena terhenti kala Zacklee mencium bibirnya dihadapan Ryan.


" Dasar kampret nih orang, gue bakal rebut Ellena dari elu ". Umpatnya kesal.


Ellena mendorong tubuh Zacklee, dirinya merasa malu karena Zacklee menciumnya dihadapan Ryan.


" Gue rasa sepertinya gue harus segera berpamitan rasanya sakit__ ". Ucapannya terhenti Sejenak.


" Sakit jadi obat nyamuk ". Lanjutnya kemudian berbalik sambil mengepalkan tangannya di dalam saku jaketnya.


**Sebelumnya


Zacklee mendapat kabar dari Revan kalo mantan kampusnya dipenuhi banyak wartawan. Revan berpikir mungkin ini ada kaitannya dengan berita yang viral tadi pagi.


Zacklee meminta Revan untuk mengheandle semua jadwal rapat di kantor nya.


Kemudian Lee berpamitan dengan ke dua orang Tanya dan segera pergi dengan terburu - buru.


Sedangkan Ryan memang sengaja berkunjung ke Kampus untuk bertemu dengan Ellena. Ryan merasa sakit hati melihat foto wanita yang dia sayang berpelukan mesra menggunakan gaun pernikahan. Semalaman dia terjaga bernegosiasi dengan hatinya, dia memutuskan untuk memperjuangkan cintanya.


**


Ellena berhasil lolos dari para wartawan yang akan meliput berita kekasihnya.


Sepanjang perjalanan Ellena dan Zacklee hanya terdiam. Ellena menoleh ke arah Zacklee berharap Zacklee akan menoleh kearahnya juga. Tetapi yang diharapkan tak kunjung menoleh kearahnya.


Hati Ellena sakit melihat pemandangan yang tak mengenakkan. Sedangkan Zacklee masih setia menatap lurus ke depan sambil mengemudi mobil sport nya.


" Ka Lee, semua ga seperti yang kau pikirkan ". Ucap Ellena dengan lirih tetapi masih terdengar.


Zacklee tidak membalas sedikit pun ucapannya.


Benar saja hati Ellena semakin perih, ada getar yang merundung sedihnya Kali ini.


Zacklee dan Ellena masuk ke dalam parkiran gedung milik MF. Kemudian turun dan membukakan pintu Ellena. Ellena terdiam dalam isak tangisnya.


Hati Zacklee pun sebenarnya tak iba melihat kekasihnya bersedih dan menangis dalam diam.

__ADS_1


" Fiuhhhhh ". Zacklee mengeluarkan nafas panjang untuk menenangkan wanita didepannya.


" Ka Marcel menunggu kita ". Suara itu membuat Ellena mendongak kearah Zacklee.


Kemudian Zacklee mengambil tangan Ellena, membantunya untuk keluar dari mobil nya.


" Di mana cincinnu ". Tanya Zacklee terkejut melihat jari Ellena sudah tak menggunakan cincin pemberiannya.


Ellena pun gugup tak tahu harus menjelaskan bagaimana. Pasalnya dia tidak pernah melepas cincin itu sedetikpun. Dia sendiripun baru sadar jika cincinnya sudah tidak Ada di jarinya.


Zacklee yang kecewa membalikkan badan dan masuk ke dalam kantor meninggalkan Ellena.


" Ka Lee aku beneran ga pernah ngelepasin cincin kita ". Sahut Ellena sambil mengejar Zacklee.


Para Karyawan di buat bingung oleh seorang presdir perusahaan GM dan diikuti adik pemilik MF.


" Nona muda cantik kalo sedang marah gitu ". Ucap salah satu resepsionis yang melihatnya. Kemudian mereka tertawa.


Ellena dan Zacklee memasuki lift khusus yang diperuntukkan hanya pemimpin dan orang terdekatnya.


Di dalam lift Ellena menarik tangan Zacklee kemudian memeluk Zacklee sambil berbisik,


" Aku sayang Kau Ka Lee ". Dirinya merasa sangat bersalah. Pertama Zacklee memergokinya sedang berdekatan dengan Ryan. Yang kedua cincin sebagai pengingat cinta mereka malah Ellena hilangkan.


Zacklee mengusap ujung Kepala Ellena dengan pelan. Sebenarnya dia ingin sekali memeluk gadis masa depan nya.


Pintu lift terbuka, mereka mengendurkan pelukan kemudian berjalan menuju ruangan Marcel.


Tok.. Tok.. Tok..


" Masuk " Suara Marcel mempersilahkan mereka masuk.


" Kakaaa ". Seperti biasa Ellena akan segera berlari bermanja dengan kakanya.


" Bagaimana hari ini? ". Tanyanya sedikit curiga melihat Mata Ellena.


" Ka Marcel aku pamit dulu ada pekerjaan yang belum aku selesaikan ". Ucap Zacklee masih mengumpat kecewa.


Bulir bening itu ternyata jatuh juga kepipi mulus Ellena.


" Apa seginikah cintamu padaku Ka ". Batin Ellena.


πŸƒπŸƒπŸƒ


Jangan lupa RITUALNYA Reader2 tersebutπŸ₯°β€


LIKE


VOTE


COMMENT

__ADS_1


__ADS_2