Young Single Mom

Young Single Mom
Black Car


__ADS_3

"Ah itu anu... kayaknya malam ini aku numpang tidur dikamarmu boleh ya ya ya..?" Pintaku dengan raut wajah dan nada memelas.


"Lahh kenapa emangnya ?" Tanya Risti penuh selidik.


"Aryo nyaranin aku buat ngungsi, takut komplotannya Langit melakukan tindakan yang tak diinginkan" jelasku penuh penekanan.


"Ahh gitu yaa ? jadi serem ya?" sahutnya dengan wajah yang terlihat agak takut.


"Gimana ? Boleh yaa Risti cantik ?" tanyaku sambil melemparkan senyuman termanisku berharap Risti mengabulkan permintaanku.


"Iyaaa... ambilah tempat tidurku !!" ucapnya.


Kami kembali kekos cukup larut karena keesokan harinya masih hari libur. sesampainya dikos, aku langsung masuk kekamarku terlebih dahulu untuk bersiap-siap sebelum akhirnya pergi kekamar Risti.


"Tidurlah diatas,ambil tempat tidurku !! aku akan tidur dibawah." titah Risti sambil menggelar kasur lipatnya dibawah.


"Aaaaahhh you're the best !! " sahutku sembari tersenyum dan mengacungkan kedua ibu jariku kearah Risti sebelum akhirnya merebahkan tubuhku diatas tempat tidurnya.


"Hmmm" Sahutnya tanpa melihat kearahku dan merebahkan diri kekasur lipatnya dibawah.


* * *


Aku dan Risti bangun agak siang karena libur kerja dan malamnya tertidur terlalu larut. Aku segera beranjak kekamar mandi untuk membersihkan diri. Tak lama kemudian aku selesai dan keluar dari kamar mandi dan mendapati Risti yang sudah bangun dari tidurnya.


"Laper gak ? makan yuk !!" ajakku


"Laperlah... bentar, tunggu mandi dulu " jawabnya sambil berlalu masuk kedalam kamar mandi.


Aku kembali duduk diujung tempat tidur dan meraih ponselku untuk melihat beberapa notifikasi yang masuk. Alangkah terkejutnya ketika aku melihat beberapa notifikasi pesan singkat dari Langit yang masuk kedalam ponselku.


"*Ra... kamu dimana" ~ Langit


"Ra... kenapa kamu tega?" ~Langit


"Kamu bikin laporan apa?" ~Langit


"Kamu bilang apa sama polisi?" ~Langit*


"Hahh?? kenapa Langit bisa pegang ponsel? bukannya dia dikantor polisi? apa dia bebas?" aku bergumam sendiri dengan rasa gelisah yang luar biasa.


"Apa yang kamu bicarakan? aku gak ngerti !!" ~ Aku


Dengan segera aku menghubungi nomer Aryo berulang-ulang namun tidak ada jawaban. Aku semakin takut dan panik.

__ADS_1


"Ayok Ra kebawah !!" ajak Risti padaku.


Seketika suaranya membuyarkan lamunanku dan aku mengikuti langkah Risti dari belakang untuk keluar dari kamarnya dan turun kebawah.


Kami menuju kewarung makan sederhana yang lokasinya paling dekat dengan kosan. warung itu berada disebrang jalan kosan kami. Kami segera memesan makanan kami dan duduk berdampingan dimeja yang sama.


"Mukamu kenapa pucet gitu ra ?" tanya Risti heran.


"Tadi Langit ngirim wa ke nomorku." jawabku dengan raut wajah sedikit tegang.


"Bukannya dia dikantor Polisi ya? kenapa bisa bawa ponsel gitu ?" tanyanya heran dengan wajah polosnya.


"Makanya itu Ris, apa jangan-jangan dia udah bebas ya? aku takut kalo ntar dia apa-apain aku." ujarku gelisah.


"Udah tanya Aryo belum? Dia bilang apa? harusnya dia kasih kamu info kan? " tanyanya.


"Dari tadi aku telpon berkali-kali gak diangkat Ris" Jawabku sambil melihat kearah ponselku.


"Coba di chat aja, siapa tahu nanti dia baca!!" Risti mencoba memberikan sedikit saran padaku.


"Baiklah" jawabku,sembari memegang ponselku dengan kedua tanganku dan mulai mengetikkan beberapa huruf disana.


"Mas... bagaimana kelanjutan kasusnya? tadi Langit mengirimkan pesan singkat pada saya,Apa dia lolos? kenapa dia bisa menggunakan ponselnya? hasil labnya gimana? apa orangtuanya sudah menebusnya?" ~Aku.


Drrrrt....


Drrrrt....


Drrrrrt....


Setelah menunggu cukup lama, Akhirnya ada satu panggilan masuk dari Aryo yang mana dengan secepat kilat aku segera mengangkatnya.


"Mas Aryo" Sapaku dengan nada panik


"Ya mba... mba Ara dimana?" tanyanya


"Saya didekat kos mas" jawabku


"Mba ara sekarang panik?" tanyanya khawatir


"Iya mas, sangat panik " jawabku jujur


"Baiklah tunggu disitu jangan kemana-mana, sebentar lagi saya kesitu !" titahnya

__ADS_1


"Kamu dimana mas? Kira-kira sampai sini berapa lama?" tanyaku penuh selidik


"20 menitan mba, saya on the way dari kantor... nanti saya akan menjelaskan semuanya secara langsung pada mba Ara" jelasnya padaku


"Baik mas" jawabku


"Nanti saya jemput mba Ara, kita ngobrol dijalan aja ya mba jangan disitu... untuk berjaga-jaga agar aman" jelasnya


"Iya mas" kami segera mengakhiri perbincangan kami.


"Ris... habis ini Aryo mau jemput aku kesini, pikiranku jadi macam-macam gak karuan... nanti kalo aku pergi, tolong fotoin nomor plat kendaraan Aryo ya buat jaga-jaga... kondisi begini aku jadi sulit percaya sama orang lain" pintaku pada Risti.


"Iya Ra... aku jadi ikut panik, semoga semuanya berjalan baik... kamu aktifin ponselmu terus ya !! nanti aku akan melakukan tugasku untuk berjaga-jaga. pokoknya harus tetap hati-hati dan jaga diri !! oke !!!" ucap Risti prihatin.


Tak lama kemudian ada sebuah mobil sedan hitam yang terhenti tepat didepan warung makan tempatku dan Risti berada. Perlahan kaca mobil tersebut turun... Aku dan Risti hanya memperhatikannya ingin tahu siapa orang yang beraada didalam mobil tersebut.


Setelah kaca turun dengan sempurna, terlihat seorang laki-laki yang melihat kearah kami... Laki-laki tersebut tak lain adalah...


Bersambung


-


-


-


-


-


-


-


"**Kira-kira siapa ya lelaki yang berada dalam mobil hitam tersebut???"


Tunggu episode "Young Single Mom" Selanjutnya yahh !!!


Jika kalian suka dengan karya Author silahkan tinggalkan like,komen dan votenya ya biar rame 🙏


Pembaca selalu diminta bijak dalam membaca novel ini !!!


Terimakasih ♥️**

__ADS_1


__ADS_2