
Hari itu aku menjalani rutinitas pekerjaanku dengan semangat penuh karena besoknya adalah hari libur, rasanya tidak sabar ingin cepat-cepat menyelesaikan pekerjaanku.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat hingga tanpa sadar sudah menunjukkan waktu pulang, beruntung semua pekerjaanku sudah selesai... jadi aku bisa kembali kekos tepat waktu.
* * *
Malam harinya...
Saat sedang bersiap-siap untuk mengistirahatkan badanku, tiba-tiba ponselku berbunyi.
Drrrrrrt
Drrrrrrrt
*Drrrrrrrrt
"Siapa malam-malam begini*" gumamku sambil meraih ponsel yang kutaruh diatas nakas. terlihat nama kak ayya tertera di layar ponselku, tak butuh waktu lama... aku segera menggulir tombol berwarna hijau dilayar ponselku.
"Hallo kak ayya... ada apa telpon malam-malam begini ?" tanyaku penasaran.
"Hallo ra... besok kamu pulang kerumah gak ?" tanyanya
"*Pulang kak, gimana-gimana?"
"Besok kan hari ulang tahunnya rofi, ayo buatkan dia surprise* !!!" pintanya
"Ahhh... iya, aku hampir lupa. baiklah... mau bikin dimana kak ?" tanyaku
"Gimana kalo dicafe tempat biasa kita kumpul??" seru ayya meminta pertimbangan
"Baiklah kak... besok kabari ya waktunya" Timpalku
"Oke... Daaaah... sampe ketemu besok" kami segera mengakhiri panggilan teleponnya.
Setiap weekend aku selalu pulang kerumah orangtuaku, rofi dan ayya adalah sahabatku dari SMA... jadi kami sering berkumpul disetiap hari libur ketika aku pulang kekota asalku.
* * *
Keesokan paginya aku telah bersiap untuk pulang kerumah, tapi sebelumnya aku menyempatkan diri untuk sarapan terlebih dahulu agar tidak terasa lapar ditengah perjalanan pulang.
Tepat pukul 09.00 wib, aku beranjak meninggalkan kosanku. membutuhkan waktu selama kurang lebih 2 jam untuk sampai kerumah orang tuaku. tapi aku tidak langsung pulang kerumah, melainkan langsung menuju cafe tempat dimana aku dan ke 2 temanku akan bertemu.
Sesampainya dicafe, aku melihat ayya telah duduk disofa yang berada dilantai 2 seorang diri. aku segera menghampirinya.
"Kak...!!! gimana? udah siap semuanya? rofi datang jam berapa?" tanyaku dengan penuh antusias
__ADS_1
"Udah... kuenya udah kutitipkan pada pelayan cafe dan aku menyuruh rofi datang jam 12 untuk berjaga-jaga kalau kamu agak terlambat" jelasnya
"Ohh... berarti sebentar lagi dia akan sampai" tuturku
Setelah cukup lama menunggu, akhirnya terlihat seorang wanita didepan cafe tersebut yang tak lain adalah rofi dan hendak berjalan memasuki cafe. dengan sigap kami bersiap-siap untuk mempersiapkan kue yang telah kami titipkan pada pelayan.
"satuuu..."
"Duaaa..."
"Tigaaa...."
"Happy birthday to youuuu.... Happy birthday to youuuu.... Happy birthday happy birthday happy birthday to youuuu..." kami mulai bernyanyi ketika rofi telah tiba dilantai 2 sambil membawa kue lengkap dengan lilin yang menyala.
Sontak dia terkejut dan membulatkan kedua matanya dengan sempurna seakan tak percaya dengan apa yang kami berdua lakukan. matanya mulai berkaca-kaca dan memeluk kami satu persatu.
Selesai dengan semua drama surprisenya, akhirnya kami bertiga beranjak duduk disofa dan berbincang-bincang saling melepas kerinduan.
Drrrrrrt...
Drrrrrrt....
Drrrrrrrt...
Ditengah perbincangan kami aku baru menyadari bahwa ternyata ponselku sedari tadi telah berbunyi berkali-kali, terlihat banyak sekali notif panggilan yang masuk dari seseorang, orang itu tak lain adalah Langit.
"Kamu dimana ?" tanyanya disebrang panggilan sana
"Memang ada perlu apa menghubungiku? Bukankah sudah lama kamu tidak menemuiku dan bahkan hanya untuk memberi kabar padaku ?" tanyaku dengan nada yang tak ramah
"Ahh maafkan aku... aku sibuk membantu usaha bapak dan ada banyak kegiatan dikampus" Jelasnya dengan nada memelas
"Aku mau minta tolong padamu, aku mengirimkan paket... tolong kau terima ya kalau sudah sampai. mungkin 3-5 hari kedepan paketnya sampai, saat sudah sampai tolong kabari aku ya" pintanya padaku
"Paket apa lagi??" tanyaku pura-pura tak tahu
"Paket biasa kok seperti kemaren" jelasnya
"Hmmmmm" jawabku singkat dan segera menutup telponnya. Sebenarnya aku benar-benar sudah merasa kesal dibuatnya, tapi aku harus menyelesaikan misi ini.
Aku segera mencari nomor Pak Henry pada daftar kontak telpon yang ada diponselku.
"Hallo pak.... ini ara" sapaku
"Iya ra... gimana?" saut beliau
__ADS_1
"Maaf pak mengganggu... apa bapak sedang sibuk? " tanyaku sungkan
"Tidak... gimana? katakan saja!!" tukasnya
"Barusan Langit menghubungi saya pak... dia mengirimkan paket lagi ke alamat kosan saya, saya harus gimana ya pak?" tanyaku bingung
"Nahh kan... apa kubilang, dia pasti mengirimkan barang lagi... yasudah segera hubungi frank !!"
"Baik pak... terimakasih maaf mengganggu" aku segera menutup panggilan tersebut dan segera menghubungi frank.
"Hallo mas frank... ini saya ara,Langit baru saja mengabari kalau dia mengirimkan paket kealamatku lagi" jelasku padanya tanpa basi-basi
"Baik mba ara... langsung hubungi Aryo saja!!... nanti saya juga akan bantu menghubunginya" titah frank
"Baik mas..." aku segera menutup panggilan tersebut dan segera menghubungi Aryo.
Aku mencoba menghubungi nomor Aryo berkali-kali namun nomornya tak bisa dihubungi. aku memutuskan untuk mengirimkan pesan singkat padanya agar ketika sempat dia akan membacanya.
Rofi dan ayya hanya memandang heran kearahku yang sedari tadi sibuk berkutat dengan ponselku.
"Ra... kamu ada masalah apa?" tanya ayya kepadaku
Setelah mengirimkan pesan singkat pada Aryo, aku meletakkan ponselku dan mulai menceritakan masalahku pada kedua sahabatku tersebut. Kami berbincang cukup lama hingga sore hari.
Haripun sudah mulai terlihat gelap, Kami bertiga memutuskan untuk kembali kerumah masing-masing sebelum terlalu malam.
Bersambung...
-
-
-
-
-
-
-
**Hallo readers kesayanganku.... Terimakasih telah memyempatkan waktu untuk terus membaca setiap episodenya "Young Single Mom"
Author akan sangat berterimakasih jika kalian meninggalkan like,komen dan votenya 🙏
__ADS_1
Pembaca selalu diminta bijak dalam membaca novel ini !!!
Terimakasih ♥️**