Young Single Mom

Young Single Mom
Lagi - Lagi Muncul


__ADS_3

Akhirnya aku terpaksa masuk dan duduk di mobilnya karena lelah banyak orang yang memperhatikan pertikaian kami.


"Nahh gitu dong, gitu aja apa susahnya sih ?"


"Lha saya bisa pulang sendiri kok mas !"


"Kok ngeyel ternyata anaknya, hmmm."


"Saya gamau merepotkan kamu mas, lagian nanti saya bingung jawab apa kalo orang tua nanyain."


"Tenang aja, nanti saya yang jawab... gitu aja kok pake cemberut sih ?"


"Heuuuft !" Aku membuang nafas kasar mendengar ucapan Aryo yang menyebalkan.


Sebelum keluar dari kota Jogja, Aryo menepikan mobilnya ke Restaurant cepat saji untuk membeli makanan untuk disantap dalam perjalanan.


Tak perlu waktu lama untuk menunggu makanan yang kami pesan karena kami menggunakan fasilitas drivethru.


Membutuhkan waktu satu jam lebih untuk sampai di rumahku dengan menggunakan kendaraan pribadi. Aku memberikan arahan jalan selama perjalanan pada Aryo yang sama sekali belum pernah menapaki jalanan kerumahku.


Sesampainya dirumah, Aryo memarkirkan mobilnya dihalaman rumahku yang cukup luas.


"Makasih mas."


"Aku gak disuruh masuk ?"


"Lahh ngapain ??? ehh maksud saya takut mas Aryo sibuk,kalau mampir dulu nanti kelamaan lho hehe."


"Gak kok mba, gak sopan kalo gak ketemu orang tua mba Ara dulu hehe."


Ditengah obrolan kami tiba-tiba pintu rumah terlihat terbuka dan ibuku keluar menatap kearah mobil. Aku segera turun untuk menyapa ibukku.


"Lho Ra, sama siapa kamu ?." Aryo tiba-tiba turun dari mobilnya dan menyahuti pertanyaan ibukku.


"Sugeng enjang bu." Aryo mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan ibukku.


"Ah iya, silahkan masuk mas !"


"Silahkan duduk mas !" Aku berlalu masuk kedalam rumah setelah mempersilahkan Aryo untuk duduk.


Aku bertemu dengan Bapakku di dapur dan meraih tangannya untuk bersalaman dan mencium punggung tangannya kemudian disusul oleh ibukku.


"Itu siapa Ra ?" Ibukku bertanya setengah berbisik agar suaranya tak terdengar sampai keruang tamu.


"Kamu bawa teman ra?" Bapakku ikut menimpali pertanyaan padaku dan langsung menuju ruang tamu untuk melihat dan menyapanya.


Aryo yang sedang duduk segera berdiri dan mengulurkan tangannya setelah melihat bapakku yang datang menghampirinya.


Aku melanjutkan kegiatanku untuk membuatkannya minum bersama dengan ibukku. Setelah minuman selesai ku buat, aku segera menyajikannya kemeja ruang tamu.


"Silahkan diminum mas mumpung masih hangat !" Kemudian aku mendudukkan tubuhku disebelah bapakku.


Bapak dan Aryo saling berbasa-basi untuk membuka obrolan diantara mereka berdua.


"Oh jadi njenengan yang kemaren bantuin Ara ya mas ? makasih lho mas sudah merepotkan."


"Hehe mboten kok pak, sudah tugas saya."


"Monggo lho mas diminum dulu !"


"Njeh pak."


Setelah menghabiskan minumnya dan cukup lama mengobrol akhirnya Aryo berpamitan kepada Bapak dan Ibuku. Aku mengantarkannya keluar menuju mobilnya.

__ADS_1


"Mba Ara pulang ke jogjanya kapan ?"


"Besok sore mas, Mas Aryo hati-hati ya pulangnya... makasih banyak."


"Iya mba." Aryo tersenyum manis ke arahku sebelum akhirnya masuk kedalam mobilnya dan berlalu pergi dari rumahku. Aku segera kembali masuk kedalam rumah setelah Aryo pergi.


"Gimana kasusnya kemaren nak ?"


"Sudah beres kok buk."


"Itu mas polisinya kok sampai mau anter kamu segala sih ?"


"Gak tau tuh, tadi maksa."


"Owalahh yaudah ati-ati kalau mau deket sama cowok lagi, takutnya kayak langit kemaren, keliatannya baik tapi ternyata begitu."


"Iyaaa buk." Aku berlalu pergi masuk kedalam kamarku untuk beristirahat setelah perjalanan panjang yang cukup melelahkan.


* * *


Sore hari berikutnya saat aku sedang bersiap-siap untuk kembali berangkat kejogja tiba-tiba sebuah mobil warna hitam yang tak asing dimataku terlihat memarkirkan diri dihalaman rumahku. Tak lama kemudian sang empu dari mobil itu terlihat keluar dari dalam mobil yang tak lain adalah Aryo.


"Sugeng sonten pak,buk." Aryo menyapa orang tuaku yang sedang bersantai didepan rumah.


"Loh nak Aryo jemput Ara? kok ngrepotin terus sih anak itu, katanya tadi mau berangkat sendiri."


"Ini Aryo yang mau kok pak, Ara gak minta dijemput."


Aku mendengar perbincangan mereka dari dalam rumah dan segera keluar untuk ikut menjelaskan pada bapakku.


"Mas Aryo ngapain kesini ?"


"Kamu udah jauh-jauh dijemput kok malah nanya gitu sih ra ?" Ibu sedikit memukul punggungku agar sedikit bersikap sopan pada Aryo. Aku hanya terdiam dan membuang nafas kasar.


"Gausah bu, terimakasih."


"Yaudah sana berangkat Ra,keburu sore !"


"Iya iya pak." Aku segera berpamitan pada kedua orang tuaku sambil mencium punggung tangan mereka diikuti oleh Aryo.


Kami berdua kemudian masuk kedalam mobil dan segera berlalu meninggalkan rumah. Dalam perjalanan aku melemparkan beberapa pertanyaan pada Aryo.


"Mas Aryo ngapain jemput Ara lagi sih ? Aku jadi gak enak di tanya-tanya terus sama bapak, ibuk. Tetangga juga pada kepo tuh, sebel." Tanpa sadar ternyata aku menggerutu cukup panjang. Aryo hanya tertawa melihat tingkahku.


"Kok malah ketawa sih mas ? Lucu ya ? Hihh !."


"Iya lucu, kamu kayak anak kecil yang minta permen kalo lagi marah-marah hehe."


"Dihh kesel !"


"Hehe kok kesel sih deeek adeeek." Aryo mengusap-usap ujung kepalaku dengan tangan kirinya sementara tangan kanannya masih memegang kemudi membuat rambutku berantakan.


"Kamu pasti laper kan ? Jadinya marah-marah terus, Yok makan !." Tanpa aba-aba ia menepikan mobilnya didepan warung makan yang berada dipinggir jalan searah dengan jalan pulang. ia memesankan 2 porsi makanan tanpa menawariku terlebih dahulu.


"Ayo dimakan,ini enak !." Setelah makanan tersaji didepan meja Aryo menyuruhku untuk menyantapnya, ia pun sibuk memasukkan makanan kedalam mulutnya.


"Kenapa gak dimakan ? masih kesel ? Jangan marah dong deeek hehe."


"Hiiihh tuh kaaan." Aku memasukkan makanan kedalam mulutku karna merasa tidak betah dengan ledekan Aryo. Dan ternyata makanan yang Aryo pesan memang enak hingga tak terasa aku telah menghabiskannya tanpa sisa sedikitpun.


"Sekarang percaya kan ?."


"Percaya apa ?."

__ADS_1


"Percaya kalau aku baik sama kamu hehe. Ya percaya kalau makanannya enaklah. Tuh piringnya bisa kosong gitu haha."


"Ya ampun orang ini ngeselin banget sih." Selama perjalanan menuju kos, Aryo berhasil membuatku terus menggerutu.


Setelah perjalanan yang cukup panjang akhirnya kami sampai di kos dengan selamat.


"Udah istirahat ! Jangan kemana-mana ! besok kerja biar gak capek."


"Iya mas iyaa... makasih ya, hati-hati dijalan." Kemudian aku membuka pintu mobil untuk bersiap turun.


"Ehh deeek." Aku mengurungkan niatku untuk menutup pintu karena mendengar suara Aryo yang memanggil.


"Iya mas ?" Aku sedikit menundukkan kepalaku kearah dalam mobil.


"Ga papa,cuma pengen manggil aja hehe"


"Haish." Aku membuang nafas kasar sebelum akhirnya menutup pintu mobil dengan keras dan masuk kedalam kos begitu saja tanpa menunggu kepergian Aryo yang membuatku kesal.


* * *


Keesokan harinya saat aku keluar dari dalam kamar untuk pergi bekerja dan membuka pintu kamar, lagi-lagi Aryo sudah muncul lagi dan berdiri didepan kamarku.


"Loh mas ? ngapain pagi-pagi?" Aku bertanya dengan nada terkejut.


"Kangen sama kamu dek hehe."


"Astagaaaa."


"Yok berangkat ! Kantor kita kan cuma seberangan, berangkat dan pulang sama aku terus pokoknya."


"Lahh kenapa gitu ???"


"Udah ayo keburu siang !" Aryo menarik tanganku paksa dengan langkah kaki yang cepat, ia memarkirkan mobilnya didepan kosku dan segera membukakan pintu mobilnya untukku setelah sampai didepan mobilnya.


Aku hanya mengikutinya tanpa banyak bicara karena tidak mau berdebat di pagi hari dan merusak moodku,setelah kurang lebih 15 menit perjalanan menuju kantorku,kami sampai didepan kantor dan Aryo segera menurunkanku.


"Nanti pulangnya tunggu aku disini jangan pulang duluan !." ia kemudian berlalu pergi tanpa memberiku kesempatan untuk menimpali perkataannya.


"Ya ampun, nyebelin banget sih tu orang ! emang dia siapa ngatur-ngatur. Dasar aneh !." Aku menggerutu sambil berjalan kedalam kantor.


Tanpa kusadari ternyata ada sepasang mata yang sedari tadi memperhatikanku...


Bersambung


-


-


-


-


-


-


-


Hallo readers kesayangan aku semoga kalian semua sehat ya πŸ’•


Terimakasih masih setia ngikutin setiap episode YSM, jangan lupa vote,like dan komen yah biar rame πŸ™‚


Pembaca selalu diminta bijak dalam membaca novel ini !

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2