
Devan itu kan pandai mengelolah perusahaan ayah nya, jadi kamu kan akan jadi pewaris di perusahaan ayah, Devan pasti akan membantu perkembangan perusahaan yang akan kamu kelola nanti nya.
Mendengar perkataan ibu nya, Kalya pun terdiam, walau pun ia agak sedikit tidak mengerti apa yang ibu nya kata kan.
Ya sudah makan lah dulu...
Siap makan tidur, Besok kan kamu dan Devan akan menikah, jadi jangan sampai gadis ibu ini berpenampilan jelek besok karena kurang tidur.
Ibu tenang saja, Kalya gadis ibu yang paling cantik akan berusaha semaksimal mungkin, agar wajah ku kelihatan berbeda besok, Kalya tersenyum Dan memeluk ibu nya.
Bisa aja gadis ibu...
ya sudah ibu ke kamar duluan ya.
Ibu tersenyum dan mencium kening Kalya dan langsung pergi meninggal kan Kalya.
Iya Bu...
Matahari pagi telah berkibar namun Kalya belum juga bangun.
Ibu dan ayah telah bersiap- siap pergi mengantar Kalya.
Bu... coba lihat ke kamar Kalya apa dia sudah siap?.. tanya ayah Kalya.
Iya ayah...
Ibu pun pergi melihat Kalya dan Ibu kaget Kalya belum beranjak dari tempat tidur.
Ya ampun Kalya.... apa yang tadi malam ibu bicara kan dengan mu, kenapa kamu belum siap- siap..
Ha...m..
ibu mau kemana kok sudah rapi saja pagi- pagi begini.
__ADS_1
Ya ampun... apa kamu lupa, ini kan Hari pernikahan mu dengan Devan.
Ya ampun Bu... kenapa tidak bilang dari tadi, Kalya lupa.
Ya sudah cepat sana mandi, pakai baju pengantin mu di salon saja.
Iya Bu... Ayah sudah siap- siap Bu?..
Ayah sudah siap dari tadi....
Kalya pun bergegas mandi dan ibu memasuk kan gaun pengantin ke dalam koper.
Ayo Bu... Kalya sudah siap.
Ibu dan Kalya pun turun dan langsung pergi menuju salon yang sudah di pesan ibu nya, tak lama kemudian mereka sampai di salon itu.
Ayo Kalya jangan sampai Keluarga Devan menunggu lama.
"Silahkan masuk Bu/pak...
Kalya pun langsung bergegas masuk berganti pakaian dan pegawai salon sedang mempersiapkan make-up, agar Kalya berpenampilan berbeda dari hari bisa nya.
"Bu/pak...
Nona Kalya sudah siap.
Mereka membukakan tirai yang dari tadi di tutup.
Wah... Gadis ibu cantik nya, Ibu hampir tidak mengenali nya.
Ah... ibu jangan lupa Kalya cantik nya dari siapa?..
Kamu itu anak ayah... ya pasti nurun kayak ayah.
__ADS_1
Ayah ini... Kalya kan juga anak ibu, cantik nya ya dari ibu.
Ia.... Sudah lah jangan berdabat, Kalya itu kan anak ibu dan ayah, jadi cantik nya nurun dari kedua nya.
Mendengar Kalya berbicara ibu dan ayah langsung memeluk Kalya.
Memang anak gadis ibu,Kalya ibu rasa nya tidak ingin melepas mu, tapi apa boleh buat, sekarang kan kamu sudah dewasa, sudah pantas untuk mu jadi seorang ibu.
H..m..
ibu tenang saja, aku akan sering- sering mengunjungi ibu, jawab Kalya.
Kenapa ibu berkata seperti itu, Aku juga tidak ingin jauh- jauh dari mu, gumam Kalya.
Ya sudah ayo kita pergi...
Iya...
Mereka pun pergi meninggal kan salon dan langsung ke tempat acara, setibanya di sana Kalya di suruh ibu nya tunggu di mobil untuk membuat kejutan para tamu undangan.
Tamu Laki :Wah... seperti apa ya pengantin
wanita nya.
Tamu wanita : Kenapa mempelai laki- laki nya
tampan banget sih Uh.... jadi iri
Devan yang menunggu di ruangan pun bingung kenapa hanya ada ayah dan ibu nya saja.
Apa terjadi sesuatu dengan Kalya, kenapa di tidak ada, pada hal tamu sudah banyak yang datang, apa dia menolak pernikahan ini, apa dia mau membuat aku malu, apa dia ingin balas dendam dengan ku, ah... jangan berpikir yang macam-macam dulu lah.
BERSAMBUNG
__ADS_1