
*Kalya Terbangun dari tidur nya ketika, Mobil terasa Oleng*
Devan Apa kau ingin membunuh Istri dan anak-anak mu!!
Hu...
Maaf kan Aku, Tadi aku tidak melihat ada Mobil di depan.
Ya sudah Tidak Apa, Hanya saja Jantung ku rasa nya lompat dari tempat nya.
Ayah/Bunda ada apa?
Tidak apa Kuki, Kuki tidur lah Lagi, Nanti Bunda Bangun kan kalau sudah sampai.
*Kuki Mengangguk dan kembali Tertidur*
Maaf kan aku Kalya, Aku sangat mengantuk.
Ya sudah Aku saja yang Bawa Mobil nya, Kamu tidur saja.
Apa Kau Bisa!?
Devan!!
Jangan pernah kau menyelah kan Istri mu.
Ya sudah, Tapi hati- hati ya.
Iya iya...
*Kalya langsung melakukan Mobil nya dan Tak lama kemudian Sampai di bagasi mobil*
Devan...
Ayo bangun, sudah sampai.
Hua....
Sudah sampai ya, Apa!!
**S.. sudah sampai?
HM... iya kita sudah sampai, Ayo turun gendong Kuki Cepat.
Cepat sekali sampai, Apa kau Mengebut?
Ya begitu lah..
Sudah sana Gendong Kuki.
Iya...
*Devan Langsung menggendong Kuki dan membawa nya ke kamar baru Nya*
Devan!!
Aku tidak dengan Kuki ya?
Tidak boleh..
Apa kau mau menelantarkan Suami mu?
Ya bukan nya begitu loh Suami Ku Sayang..
Tetap saja tidak boleh, Aku sudah sangat lelah Akhir- akhir ini, aku Ingin di Keloni istri ku tercinta.
Ih Apaan sih..
Sudah sana, Aku juga Capek dan aku Malas dekat- dekat dengan mu, Kau Bau belum mandi, aku rasa ingin muntah mencium nya.
__ADS_1
Ya Kan gitu...
Baik lah aku akan mandi, tapi tidur ya di kamar.
HM...
*Devan langsung bergegas Mandi dan tak lama kemudian dia selesai Tetapi tidak melihat Kalya ada di kamar nya, Ia langsung melihat Ke kamar Kuki, ya benar saja Kalya tertidur di Kamar Kuki*
Hey Kalya bangun...
Ayo Tidur di kamar kita, Jangan malah tidur di kamar Kuki.
HM...
Kenapa sih, Aku sangat mengantuk jangan ganggu aku.
Baik lah Kalau kau Masih tidak mendengar kan ku, Ayo kita lakukan Di sini saja!!
Ancam Devan, Supaya Kalya mau di ajak tidur di Kamar.
**B..Baik lah aku bangun...
Takut Juga kan kamu, gumam Devan sambil melihat Kalya.
Ya sudah Ayo...
Apa?
Aku Mengajak mu Tidur di kamar kita, Bukan nya di kamar Kuki, Ayo Bangun.
Gendong....
Ih Manja banget sih!
Mau tidak!?
Ya sudah bayi besar ku, Ayo aku Gendong.
Gitu Doank dari tadi.
HM...
M... Badan kamu berat sekali, Berapa berat badan mu sekarang?
Kau baru Mengatakan aku berat sekarang?
Pas di Rumah sakit, kau menggendong ku ke dalam Mobil, tapi kenapa kau tidak Bilang kalau badan ku berat!
Ya Kamu kan Tidur, Gak mungkin kan aku Bangun kan!
HM...
Ini kan Gara- gara Cebong mu, Jadi berat badan ku Bertambah Dua kali lipat dari biasanya.
Ya itu kan, Anu..
Anu apa!!
Tidak Ada, Ya sudah kamu tidur lah, Aku akan Mengelus Perut Mu.
Iya...
Kalya...
HM....
Apa aku boleh.. Itu.. Anu..
Apaan sih, Kalau berbicara itu yang Jelas, Jangan berbelit-belit begini.
__ADS_1
Ya sudah, Aku minta Itu...
Apa kau Ingin minta Jatah!?
M.....
Kenapa Diam saja?
Apa kau menginginkan nya!
M... Tidak
Aku ingin Beli Motor, Apa boleh?
Oh.. ternyata Kamu Ingin aku tidur di kamar karena minta izin beli Motor?
Iya..
Apa kau, Oh.. kau Bilang Jatah, apa kau menginginkan nya?
Tidak, Apaan sih..
Kalau kau ingin Beli Motor kenapa harus minta izin ke aku?
Ya kamu kan Istri ku, Kalau kamu tidak setuju ya aku tidak akan Beli Motor.
Ya kalau kau ingin beli, ya tidak apa-apa Kalau kau Senang.
Makasih ya..
Untuk?
Membolehkan ku membeli Motor!
Oh.. ya aku sih tidak apa-apa, itu kan pakai Duit mu.
Hu...
Jadi istri kok gak ada Romantis-Romantis nya.
Ya Begitu lah aku...
Kalau kau tidak suka, ya Tinggal tinggal kan, gitu saja Susah.
Jangan berbicara seperti itu, Aku tidak akan pernah berpikir untuk meninggalkan mu.
HM...
Senyum lah..
Cup..
Apaan sih...
***Cup...
Devan***!!
Iya...
Apa aku tidak boleh?
Ya ya boleh..
Ya sudah Ayo...
Ayo apa?
BERSAMBUNG
__ADS_1