"Perjodohan Yang Tak Terduga"

"Perjodohan Yang Tak Terduga"
Memilih baju


__ADS_3

ya sudah hati-hati..


kalau di lihat-lihat pilihan ibu lumayan juga, perhatian walau pun sedikit mesum, gumam kalya.


Cahaya matahari semakin lama tidak terlihat lagi.


dan ibu dan ayah kalya pun pulang dari perjamuan tadi siang.


Kalya....


panggil ibu


Iya bu.. ada apa..


Sini lah dulu ayah dan ibu mau berbicara dengan mu.


Ini pasti berbicara tentang perjodohan lagi, gumam kalya.


Sini duduk...


Kalya ibu dan ayah jodohkan kamu dengan Devan karena ayah sudah melihat kualitas dari keluarga Devan, ayah tidak mau anak kesayangan ayah nanti terluka dengan lelaki berandalan-berandalan di luar sana.


Kan sudah ku duga pasti tentang perjodohan itu lagi, gumam kalya.


Benar kata ayah mu kalya, ibu juga tidak mau anak yang ibu jaga seperti Berlian terluka.


iya bu/yah..


kalya mengerti kok kalau ayah dan ibu sedang mencemaskan kebahagiaan kalya.


Bagi ibu dan ayah, Devan itu sempurna. baik, sopan, bonus nya tampan lagi. dengan raut wajah ibu kalya senyum- senyum.


Ya sudah lah bu/yah kalya ke kamar dulu, kalya sudah mengantuk.


Iya tidur lah, ibu dan ayah juga sudah lelah.


kalya pun menaiki tangga yg mengarah ke kamar nya.


kalya tunggu..


panggil ibu


Ada apa bu..


Jangan lupa besok kita pergi memilih baju pengantin, di sana juga ada Devan.


Iya bu....

__ADS_1


Di pagi hari yang cerah ibu sudah berpakaian rapi.


bibi... kalya sudah bangan


tanya ibu ke pelayan yang ada di rumah.


Dari tadi belum terlihat nyonya..


Ibu pun jalan menuju kamar kalya.


TOK...TOK..


kalya...


TOK...TOk..


kalya ini ibu...


Iya bu masuk saja, kalya di kamar mandi.


C.Kl.K


pintu kamar mandi pun terbuka,.


Ada apa bu..


kamu sekarang gampang lupa ya...


sedang mikirin apa, ibu lihat akhir- akhir ini sering melamun.


Gak mikirin apa-apa kok bu..


kalya hanya syok saja mendengar perjodohan ini.


Jangan terlalu di pikirin gadis kecil ibu..


memang awal nya pahit, tapi lama ke lamaan, nanti kamu gak mau lepas dari nya.


Ya sudah ayo kita pilih baju pengantin.


Devan pasti sudah menunggu..


mereka pun turun, langsung naik ke mobil, 30 menit kemudian mereka pun sampai.


Ayo kalya kita turun, ibu sudah tidak sabar melihat putri kecil ibu memakai gaun pernikahan.


Devan...

__ADS_1


maaf jadi lama menunggu..


tidak kok tan, Devan baru saja sampai.


kamu sudah memilih baju?..


tanya ibu kalya.


belum tante...


Kalya ajak Devan memilih baju, ibu ingin pergi sebentar.


kalya mengangguk kan kepala nya, ia pun memilih pakaian bersama Devan, dan pas di mana mereka menemukan pakaian yang menurut mereka pas.


Aku yang ini saja..


kata Devan.


ya sudah pakai lah, aku akan menunggu.


g..r.ek...


pintu kamar ganti terbuka, dan kalya pun melihat ketampanan calon suami nya tersebut.


wah... tampan sekali ibu memang benar, gumam kalya.


Bagaimana?..


tanya Devan.


Bagus...


sudah sana ganti, aku akan menunggu di luar..


ya ampun jadi kalau kamu gak menunggu diluar mau di mana lagi, dasar cowok Mesum, gumam kalya.


kalya masuk keruangan untuk mencoba pakaian yang di pilih nya tadi.


g..r.ek..


Mata elang Devan langsung memandang keindahan dunia berada di depan mata.


hey... lagi liatin apa sih.


dasar otak mesum.


Aku bukan otak mesum, tapi kalau ada keindahan di depan mata, masa mau di sia-sia kan..

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2