
Tiba- tiba Kalya membuka mata nya.
Kamu mau apa..
Kamu jangan ngelakuin yang tidak- tidak ya.
Devan kaget melihat Kalya membuka mata.
A.. aku tidak sedang ngelakuin apa- apa.
Devan sedang menghindari Tatapan tajam kalya yang seperti ingin membunuh seseorang.
Jangan mikir yang tidak- tidak ya, Kalya pun memalingkan tatapan tajam nya.
Gadis ini memang sedikit judes tetapi kenapa aku merasa betah ada di samping nya, ada apa dengan ku, apa aku mulai menyukai nya, gumam Devan.
Sekarang kamu lagi mikirin apa dasar laki- laki mesum..
Terserah lah kamu mau mikir apa, Saya ingin tidur, kalau kamu tidak tidur juga, aku akan mencium mu.
He... Dasar Brengsek.
tetapi pipi Kalya memerah dengan sendiri nya.
Ya ampun ada apa dengan ku, kenapa pipi ku sangat panas, padahal hanya mendengar candaan cowok brengsek ini, gumam Kalya
Kenapa aku Berbicara seperti itu, Mencium!!..
Apa yang ia pikir kan tentang ku, gumam Devan.
__ADS_1
Mereka pun tertidur pulas, Tetapi mereka tidak menyangka akan Berpelukan.
Matahari pagi telah terbit, Tetapi Kalya dan Devan tak kunjung bangun.
Kenapa Guling ini terasa nyaman ya, gumam Devan tetapi tidak membuka mata nya.
Kenapa guling ku sangat nyaman pagi ini hangat dan harum, rasa nya aku malas bangun, gumam Kalya yang tidak juga membuka mata nya.
Eh... tunggu aku seperti mengingat sesuatu, Aku kan sekamar dengan laki- laki brengsek itu, apa jangan- jangan bantal guling yang ku peluk bukan lah guling tapi, Kalya pun membuka mata nya dan benar yang sedang di pikir kan Kalya sekarang.
Ha... Kenapa aku memeluk laki- laki brengsek ini.
Ada apa dengan ku, tapi kenapa tubuh laki- laki brengsek ini begitu nyaman di peluk.
Dan tiba- tiba Devan membuka mata nya, Kalya dengan sigap menutup mata nya..
Ya ampun Kenapa aku memeluk wanita ini, Dengan sigap ia melepas pelukan Kalya dan beranjak dari tempat tidur.
Devan yang telah beranjak dari tempat tidur pun pergi memasuki kamar mandi, Kalya pun duduk di bibir Tempat tidur, Tak lama kemudian Devan keluar dari kamar mandi dan terlihat lah roti sobek milik Devan.
Tadi kau bicara kalau aku itu mesum dan sekarang malah kamu yang mesum.
mendengar Kalimat yang di ucapkan Devan, Kalya pun membuang wajah nya yang sedari tadi melihat roti sobek milik Devan.
Apaan sih...
Aku tidak sedang melihat Tubuh mu.
Ya terserah sih kamu mau bicara apa, tapi kamu sudah tertangkap basah kalau kamu itu mesum, Devan tersenyum licik.
__ADS_1
Berani sekali kamu bilang saya mesum...
Kalya pun beranjak dari tempat tidur hendak memukul Devan, Tetapi Kalya terjatuh, kaki nya terlilit selimut dan tak lama kemudian.
B..r..a.k....
Aduh... aku jatuh tapi kok tidak sakit ya, gumam kalya tetapi tidak membuka mata nya.
Hey... apa kamu akan tidur di atas tubuh ku saja..
Kalya kaget mendengar suara Devan, dan membuka mata nya..
Pantas saja tidak sakit, eh.. tapi tangan ku sedang memegang apa, gumam Kalya dan ia pun melihat ke arah tangan nya, ha... aku sedang memegang roti sobek Milik devan.
Dengan sigap Kalya berdiri, dan membelakangi Devan.
Enak roti nya?..
Tanya Devan.
Apaan sih...
Kalya... hey.. lihat lah ke arah ku.. kalya..
Apa kamu tidak ingin memegang roti nya lagi...
Goda Devan.
Kamu tidak mau melihat ke arah ku apa kamu malu ya, apa diam- diam kamu...
__ADS_1
BERSAMBUNG....