
Kenapa kamu sangat lama, apa terjadi sesuatu di sana? tanya Salsa.
Tidak terjadi apa-apa kok..
Tadi saya bertemu kak Wily, dan ia bersama istri nya, kata nya ia akan ikut reunian kita.
Dan kenapa kamu mengiyakan kak Wily, kamu tau kan kalau dari dulu sampai sekarang, teman- teman yang ada di kelas itu paling suka menghina dan mem-bully-kamu, Dan sekarang kamu lihat lah kamu saja tidak punya pacar, apa yang akan mereka bilang ke kamu, pasti mereka bilang kalau kamu itu belum move on dari kak Wily.
Sudah lah Salsa, saya sudah kebal mendengar perkataan mereka, kamu jangan khawatir, cepat lah makan, keburu dingin nanti makanan nya.
Iya deh...
tapi kamu harus janji jangan jauh- jauh dari ku, aku tidak akan membiarkan mereka menyakiti mu.
Ih... apaan sih.
Lebay banget, kamu tenang saja, Kalya yang dulu sudah tidak ada lagi, kamu lihat saja aku tidak akan menangis mendengar perkataan mereka.
Sebenarnya nya sih aku sangat gugup, tetapi aku tidak bisa seperti ini terus-menerus aku harus berubah, aku akan nunjukin kalau aku bukan Kalya yang dulu lagi, yang sering mereka hina dan bully, gumam Kalya.
*Dan pagi hari nya, mereka berkumpul di cafe yang telah di janjikan sebelumnya*
**Hey bro... selamat pagi
__ADS_1
iya selamat pagi juga**..
*Semua teman- teman cewek dan cowok nya pada membawa pasangan mereka masing-masing, hanya Salsa, Kalya dan seorang teman lelaki Kalya dan Salsa sewaktu bersekolah di Bali*
Kalya apa kamu benar- benar ingin ke acara itu, aku rasa lebih baik tidak lah, aku sangat tidak yakin dengan diriku sendiri kalau aku bisa melindungi mu dari perkataan mereka.
Sudah lah...
Kamu tenang saja, aku tidak akan menangis karena perkataan mereka.
*Mereka pun pergi ke cafe yang telah di janjikan sebelumnya, dan betapa menghancurkan Mood di pagi hari, kak Wily sudah ada di cafe yang telah di pesan, khusus untuk reunian mereka*
Tunggu Kalya, lihat lah itu kan kak Wily dan istri nya, kenapa mereka di sini, apa kamu mengajak mereka juga ke cafe ini? tanya Salsa.
Tidak...
Ya sudah ayo kita masuk...
*Kalya dan Salsa, masuk ke cafe itu dan lihat lah, ternyata sudah banyak yang datang*
Hey... lihat lah itu Kalya.
ternyata dia berani datang ke sini.
__ADS_1
*Kalya pun duduk di kursi yang posisi nya dekat dengan istri kak Wily*
Hey... sebaik nya Lo.. jauh-jauh dari istri kak Wily, Lo.. itu tidak pantas.
*Sedang kan Wily dan istri nya itu bingung apa yang dari tadi mereka kata kan*
Kak kamu kok bisa di sini, tadi malam kan aku tidak mengatakan dimana? tanya Kalya penasaran.
Ini cafe istri kakak, yang kebetulan kalian sewa untuk reunian, kalian tenang saja saya akan mengurangi sewa nya, karena saya sudah kebal dengan kalian.
Wah... gini dong kak dari tadi, ayo kita bersulang atas kebodohan Kalya, Ha..ha....
*Kalya hanya tertunduk, mendengar perkataan mereka, dan tidak melawan, ia mencari waktu yang tepat untuk membalas mereka semua*
Kalya ayo lah..
kita pergi saja, aku tau mereka akan berbuat lebih kasar lagi nanti.
*Kalya menggenggam tangan Salsa yang dari tadi gelisah*
Kamu tenang saja saya pasti bisa menyelesaikan ini semua, aku tidak ingin mereka melihat ku Dengan pandangan sebelah mata.
*Dan tak terasa waktu menunjukkan jam 1 siang, tetapi Kalya belum sempat mengeluarkan unek-unek di dalam hati nya selama bertahun-tahun*
__ADS_1
Tenang Kalya, malam nanti aku kan bertemu dengan mereka, aku akan membalas semua caci maki mereka semua, aku sudah muak, gumam Kalya.
*Kalya dan Salsa pun beranjak dari tempat duduk dan pergi ke hotel, dan Kalya seperti melihat Devan, di dekat cafe istri kak Wily, tetapi ia tidak percaya tidak mungkin juga Devan datang ke Bali*