
Kalian kakak adik ya..
Devan yang tidak mau mengumumkan bahwa ia akan menikah beberapa hari lagi pun hanya tersenyum tipis.
Kalya mendengar perkataan wily hanya diam saja, kalya tau kalau di bilang tidak, berarti hubungan mereka pasti akan di ketahui banyak orang.
Devan...
Kalya menarik baju Devan, untuk memberi isyarat..
Kenapa sih tarik- tarik...
Tanya Devan.
Sudah selesai kan Ayo kita keluar..
M... Wily saya permisi ya..
Iya.. Terima kasi sudah mau datang ke acara pernikahan Ku ya, Aku tunggu Undangan pernikahan mu.
Iya tenang saja...
Devan pun pergi meninggal kan Wily, Dan menghampiri Kalya.
Kenapa lama sekali...
Kenapa sih jadi orang gak bisa sabar sedikit..
Aku sudah tunggu lama sekali..
Ya sudah lah...
Kenapa kamu kenapa..
Tanya Devan.
Aku sudah tidak betah di sini, ayo kita pulang..
Yakin mau pulang...
Iya... jangan banyak Tanya lagi.
Kamu marah- marah gini makin cantik saja...
Apa yang kamu kata kan, coba sekali lagi saya ingin dengar...
__ADS_1
Saya tadi bilang kamu kalau marah- marah makin jelek.
Perasaan tadi dia bicara cantik lah, apa aku salah dengar. gumam Kalya
Ya sudah ayo masuk...
Devan pun memegang tangan Kalya.
Kenapa dia memegang tangan Ku, Dan perasaan apa Ini, Dada Ku terasa penuh dan berdebar, gumam Kalya.
Ternyata dia imut sekali ya...
Eh.. ada apa dengan Ku, kenapa Dari tadi aku memuji kecantikan nya.
Sudah lah lepas kan tangan ku, tidak perlu sandiwara lagi...
Kalya melepas kan genggaman Devan.
Galak nya bikin gemes saja.
gumam Devan
Kamu lagi liat apa?.. Dasar laki- laki mesum.
Kamu bilang aku mesum!!..
kamu Dari kemarin bilangin aku mesum, apa jangan- jangan kamu sudah pengen ya. goda Devan.
Ih... amit- amit..
Tunggu lah halal dulu..
goda Devan
Terserah lah kamu mau mikir aku apa..
Jawab kalya yang jutek.
mereka pun pulang, tiba- tiba di perjalanan cuaca memburuk Dan sedang human petir. karena hari semakin gelap, Devan pun mengusul kan ke pada kalya untuk menginap di hotel.
Bagaimana kalau kita menginap di hotel saja?..
Sekarang sudah larut malam Dan cuaca tidak mendukung untuk kita pulang malam ini.
Ya sudah...
__ADS_1
Mereka pun mencari hotel dekat dengan mereka.
Selamat datang pak/buk ada yang bisa saya Bantu?..
Tanya pegawai hotel.
Saya mencari 2 kamar...
Mohon maaf pak cuma satu kamar yang kosong.
Bagaimana Kalya cuman sisa satu kamar..
Ya sudah lah tidak apa.. sudah tidak sempat lagi cari hotel, aku sudah mengantuk.
Ya sudah saya Pesan kamar itu saja..
mereka pun bergegas menuju kamar.
k..r..e.k....
Ya ampun ada apa dengan kamar Ini, kenapa harus banyak mawar merah Dan ada dua handuk angsa dibatas tempat tidur, gumam Kalya.
Kamu jangan mikir yang macam- macam ya...
Awas aja kamu menyentuh ku.
ancam Kalya.
Sudah lah... siapa juga yang selera dengan tubuh jangkung mu itu.
Ya sudah aku mau tidur dulu selamat malam..
Eh.. tunggu saya tidur di mana?..
Kalya tidak mendengar kan perkataan Devan karena tertidur pulas.
Ya sudah lah, dia pun tidak mendengar kan lagi..
S..e.r.ek....
Devan tidur di tempat tidur sebelah kanan, sedang kan Kalya tidur di sebelah kiri tetapi wajah nya ke arah kanan.
kalau di lihat- lihat dia Cantik, baik, ya walau pun sedikit judes.
Devan yang terus melihat kalya...
__ADS_1
tergoda dengan bibir kalya yang berwarna pink, tanpa pikir panjang Devan langsung mendekat kan kepala nya ke Arah bibir Kalya.
BERSAMBUNG...