"Perjodohan Yang Tak Terduga"

"Perjodohan Yang Tak Terduga"
Menghawatirkan Ibu


__ADS_3

Kamu ingin membicarakan apa Kalya?


Kalya hanya ingin bicara**


Kalau Ibu sangat kesepian yah.


Maksud Kamu, kamu ingin memberi Ayah dan ibu Cucu ya?


Tidak tidak yah...


Maksud Kalya, Ayah pulang kerja jangan sampai larut Malam, Kasihan Ibu Saat Sarapan Pagi Papa tidak ada sampai Larut malam, Kalya rasa Di saat Ibu sudah tertidur ayah Baru pulang bekerja, Jadi Tidak ada waktu untuk ibu.


Kalya..


Kamu Jangan Khawatir, Ayah dan ibu Bekerja keras seperti itu Demi kamu dan cucu Ayah.


Ayah***


Sudah lah Kalya, ayah ingin istirahat.


Baik lah, Kalya keluar dulu..


Kalya, Ayah mengerti maksud kamu, Ayah seperti ini demi kebahagiaan bersama, gumam Ayah Kalya sedari tadi melihat Kalya keluar dari ruangan.


Loh Bu...


Kenapa Ibu Masih di sini?


Tidak mungkin kan ibu membiar kan Menantu ibu sendiri seperti ini.


Ya sudah...


Ibu Istirahat lah, Jangan Memaksakan diri seperti ini lagi.


Kamu sedang membicarakan apa sih Kalya?


Tidak ada Bu...


Ya sudah ibu istirahat dulu, Selamat malam..


Iya Bu...


Selamat Malam.


Hey Kalya..


Kamu dari tadi asyik sendiri, Kamu tidak memikirkan suami mu, Aku ingin istirahat, Di mana Kamar nya.

__ADS_1


Kamu itu Pantas nya tidur di Kamar tamu!!


Aku Tidak tamu di rumah ini, Aku suami mu!


Aku tidak pernah menganggap mu suami ku.


Kenapa mulut mu tajam sekali Kalya!!


Kau tidak perlu berkata seperti itu, aku sangat kecewa dengan mu.


Kenapa aku berbicara seperti itu?


Apa aku sangat Kejam berbicara seperti itu, Mengapa ekspresi wajah nya berubah?


Gumam Kalya sedari tadi melihat Devan.


Kenapa Aku Menjadi seperti itu?..


Perkataan apa itu!! pasti Kalya berpikir yang tidak-tidak, gumam Devan.


Sudah lah Ayo ke kamar...


Tidak perlu aku Tidur di Ruang tamu saja!


Kalau kau seperti ini di rumah ku, ayah dan ibu ku pasti berpikir yang tidak- tidak dengan hubungan kita.


Terserah...


Ayo lah Jangan Manja-manja seperti itu, Geli aku lihat nya.


HM...


Ayo lah...


*Kalya menarik tangan Devan menuju ke kamar*


Ini kamar kamu?


tanya Devan yang dari tadi melihat-lihat Kamar Kalya.


Iya...


Bagus kan, siapa dulu, *Angela Kalya Putri*


Biasa saja, Aku hanya Tidak habis pikir, Sifat kamu keras tetapi memilih Dekorasi kamar warna pink.


Emang nya tidak boleh, Dari pada kamar kamu, kalau tidak berwarna hijau pasti warna hitam.

__ADS_1


Eh... gitu-gitu Ada kisah nya.


Emang nya ada kisah apa di balik Warna hijau dan hitam itu?


Kamu tidak perlu tau, dan itu bukan urusan kamu!!


Ih...


Aku kan hanya bertanya.


Selamat malam...


Ih.. dasar tidak ada sopan nya, orang lagi berbicara di tinggal tidur!!


gumam Kalya sambil menarik selimut.


*Tak terasa Hari pun sudah Pagi, Kalya pun telah bangun menyiapkan sarapan untuk semuanya*


Selamat Pagi Ayah/Ibu.


Kalya...


Sekarang kamu berubah total ya.


Emang nya Kalya seperti apa sih Bu, Kalya merasa biasa saja.


Sekarang kamu berubah, Tambah rajin Bangun pagi dan Tambah rajin memasak, dulu kamu kalau tidak ibu Bangun kan, Pasti tidak bangun.


Tidak lah Bu...


Betul yang di kata kan ibu kamu Kalya, selama memiliki suami Ayah dan ibu melihat perubahan besar di diri mu.


Ayah/ibu bisa saja...


Oiya Devan mana?


Kenapa ibu tidak melihat nya.


Dia Di dalam kamar, Sedang menelfon Sekertaris nya.


Ya sudah panggil lah dia untuk sarapan.


Iya Bu...


Sit....Devan.


Ayo sarapan..

__ADS_1


Iya nanti saya Ke sana.


BERSAMBUNG


__ADS_2