"Perjodohan Yang Tak Terduga"

"Perjodohan Yang Tak Terduga"
Akhirnya pulang


__ADS_3

*Di pagi hari yang cerah Kalya dan Salsa bersiap-siap mengemasi barang-barang mereka*


Oiya Kalya apa kita langsung pulang tanpa berpamitan dengan Vito?


tanya Salsa.


Ya sudah kamu telfon dia, Bilang kalau kita pulang lebih awal.


Iya...


*Kalya yang sedang Berkemas-kemas, tiba-tiba menerima telpon*


Siapa sih... pagi-pagi sudah nelpon, Gumam Kalya.


Kenapa laki-laki ini selalu meneror ku...


Ada apa Kalya, siapa yang sedang meneror mu?..


Ya ampun sampai lupa masih ada Salsa di sebelah ku, Memang ya laki- laki brengsek ini, mau ada, atau tidak, bikin emosi saja, gumam Kalya


**Tidak tidak...


aku hanya asal bicara saja, hehe...


Iya lah tuh...


Oiya kamu tadi menelfon Vito, apa yang dia katakan?..


tanya Kalya sambil mengalihkan pembicaraan.


Tadi kata Vito, dia meminta kita ke Cafe yang tadi malam, dia ingin mengatakan sesuatu ke kamu, kata nya.


Ya sudah ayo lah...


Jangan sampai kesiangan.


*Mereka pun pergi ke cafe itu, menemui Vito, Dan terlihat lah wajah Vito yang duduk dekat dengan kaca, terlihat lah wajah tampan sempurna 🤤

__ADS_1


Hey.... Kalya/Salsa.


*Mendengar suara Vito, Kalya dan Salsa langsung menghampiri Vito*


Kenapa kalian cepat sekali pulang...


Aku dan Kalya tidak bisa lama-lama di Bali, maaf ya kami pulang lebih awal.


Ya sudah tidak apa..


jawab Vito.


Oiya tadi kata Salsa, ada yang ingin kamu katakan ke aku, apa?..


Hampir lupa..


Sebenarnya Aku***


Sebenarnya apa sih...


jangan bikin orang mati penasaran, tanya Salsa.


Wah...


Bagus lah kalau gitu, Aku senang mendengar nya.


Aku pikir kamu tidak senang mendengar nya...


Aku sangat-sangat senang mendengar nya, Kita akan sering bertemu, jawab Kalya.


Iya...


Aku pun senang mendengar nya, Kalau kamu dapat pekerjaan di perusahaan ayah Kalya, Kita akan lebih sering jalan-jalan, karena tempat kerja ku juga tidak terlalu jauh, dengan perasaan ayah Kalya.


Ya sudah kalau gitu, berarti kita tidak perlu salam perpisahan, lagian kan kita pulang satu arah, kata Kalya.


Ya sudah ayo...

__ADS_1


*Mereka pun pulang dengan mengendarai Mobil milik Vito*


Vito aku turun di depan gang situ saja ya..


ada yang harus ku beli.


Semoga Vito tidak menolaknya, Kalau aku di antara, otomatis dia ingin Bertemu ayah dan ibu ku, dan ibu pasti memarahi ku, melihat aku pulang di antar Vito, tambah lagi malah pulang ke rumah orang tua ku, bukan nya pulang ke rumah suamiku, gumam Kalya


Iya..


kamu hati-hati ya, Aku pergi dulu mengantar Salsa.


Pasti nya...


jawab Kalya.


*Kalya pun memesan taksi online dan kembali ke rumah Devan, Ia di kejut kan dengan ada nya Devan di ruang tamu*


Loh...ini kan masih pagi.


Kenapa kamu tidak bekerja!!


Enak ya jalan-jalan nya, dengan seorang pria!!..


Pria?..


Maksud kamu apa!!. aku tuh capek ya.. jangan buat masalah, bukan nya istrinya pulang senang, atau di sambut gitu, eh.. malah berbicara Yang tidak-tidak, sudah lah aku ingin mandi.


Ada apa dengan nya...


Sikap nya benar- benar aneh sekali, Tetapi tadi dia bilang seorang pria?.. maksud nya Vito, gumam Kalya.


Ada apa dengan ku, kenapa aku sangat marah melihat Kalya bersama dengan pria lain, apa jangan-jangan... ah.. tidak** tidak mungkin juga aku suka dengan wanita seperti itu, gumam Devan.


Tunggu Kalya, Mama kan akan datang ke sini, jadi siap kan kamar untuk Mama ku.


Kenapa begitu repot-repot sekali, Mama kamu kan Hanya ingin melihat- lihat saja.

__ADS_1


Mama ku ingin Menginap di rumah, jadi kamu harus jaga sikap mu terhadap ku, kalau tidak habis lah..


ih.. dia berani sekali berbicara seperti itu, Awas kamu ya aku akan Membalas nya, Gumam Kalya.


__ADS_2