
*Sambil berjalan menuju kamar Ibu dari anak kecil itu, Kalya bertanya beberapa Pertanyaan ke suster itu*
Oh iya suster, Berapa Umur Kuki sekarang?
Umur Nya Empat tahun, dan Besok adalah Hari Ulang tahun yang ke lima tahun Nya Kuki Nona.
Itu artinya ibu Kuki, Tidak sadar kan diri Sudah Lima Tahun Sus?
Iya Nona, Saya merasa kasihan dengan Kuki, Ia terlahir dengan Orang tua yang tidak utuh, dan memiliki ibu tetapi Malah Seperti ini.
Jadi Penyakit Ibu nya Kuki itu apa sih Suster, Kenapa sampai Lima tahun Lama nya tidak bangun Juga?
Ibu Kuki, Memiliki riwayat penyakit Kanker Payudara.
Oh.. seperti itu.
Tante Sister Apa Ibu akan bangun?
Insyaallah Ya Kuki, Dokter Akan melakukan yang terbaik untuk ibu kamu.
Ya Allah Kasihan sekali anak sekecil Kuki harus Seperti ini, gumam Kalya sambil Mengelus pipi Kuki.
Ini Ruangan nya Nona.
Iya suster...
Tante... Tante...
Ini Ibu Kuki, Cantik kan Ibu Kuki.
Iya sayang, ibu Kuki sangat Cantik, Sama seperti Kuki.
Ya sudah saya Permisi dulu ya Nona.
Iya suster...
Tante.. Ibu Kuki kenapa tidak Bangun juga, Kuki sudah lama menunggu tapi ibu tidak Bangun juga.
Kuki yang sabar ya sayang ya...
*Kalya Memeluk Anak itu dengan hangat, Bak seperti seorang ibu ke anak nya*
Kuki... Apa kamu mau ikut Tante pulang ke rumah Tante?
Rumah.
Apa Tante punya rumah?
Iya Sayang, Tante Memiliki Rumah dan di Sana banyak mainan dan Orang-orang Yang akan menyayangi mu.
Ibu Kuki bagaimana Tante?
Kamu Tenang saja, Ibu akan Baik-baik Saja di sini, Nanti Kita Akan ke rumah sakit setiap hari, untuk melihat keadaan Ibu Kuki, Bagaimana?
Benarkah Tante?
Kuki Mau, Tante.
Ya sudah kalau begitu, Tante minta izin dulu ya ke Om Dokter.
Iya Tante...
Aku juga minta izin dulu ke ibu.
Iya sayang...
__ADS_1
Bu... Kuki Pergi dulu ya sama Tante Cantik, Nanti Kuki datang lagi, Ibu Cepat sembuh ya, Kuki sayang Ibu, Cup...
Kuki... Ayo Kita Jumpa Om Dokter dulu ya, Kita Minta izin dulu ya.
Iya Tante...
*Kalya pun mengajak Kuki menemui Dokter dan meminta Surat Adopsi*
Tok... tok...
Permisi Dok.
Iya Masuk...
Om Dokter....
Eh... Kuki, Ada apa Kamu ke sini?
Kuki Mau di ajak ke rumah Tante cantik, Kuki minta Izin Nya Ya Om.
Eh... Saya Kalya Dok.
Oh.. Pasien yang bernama Angela Kalya Putri ya?
Iya Dok..
Bagaimana keadaan mu?
Alhamdulillah Dok sudah lebih baik.
Oh iya, tadi yang di katakan Kuki, apa kah benar?
Iya Benar Dok, Saya ingin Mengadopsi Kuki.
HM... sebenarnya saya berat melepaskan Kuki, tetapi apakah Kuki nya mau, Nona Ajak Pulang ke rumah Nona?
Iya Om Dokter, Kuki Mau Tadi juga Kuki sudah minta izin ke Ibu Kuki.
Ya sudah kalau begitu, Saya akan menyiapkan Surat-surat nya.
Terimakasih Ya Dok..
Kuki, Bilang apa sama Om Dokter?
Terimakasih ya Om Dokter.
Iya, Kuki Jangan Nakal-nakal ya sama Tante, Kuki harus jagain Tante, Kan Ada adik Kuki di dalam perut Tante Kuki.
Iya Om Dokter, Kuki pasti jagain Tante cantik, sama Adik-adik Kuki.
Anak Pintar...
Ya sudah Dok, Kalau begitu saya permisi dulu.
Iya Nona, Saya Akan Beri kabar kalau Surat-surat nya sudah selesai.
Baik Dok...
*Kalya pun meninggalkan ruangan itu dan menunju ke kamar nya, Di depan kamar Kalya sudah Ada Devan yang yang Mondar mandir Karena Khawatir dengan Kalya*
Kalya!!
Syukur lah kamu Tidak kenapa-kenapa.
Iya, Kamu kenapa kok Mondar mandir, Sudah seperti Setrika saja.
__ADS_1
Aku Khawatir dengan mu, Dari mana saja kamu, Ha!!
Tante..
Om ini siapa?
Oh... Kenalin ini Suami Tante Devan nama nya, Dan Sekarang kamu boleh bilang Om ini Ayah.
Benarkah?
Apa Kuki boleh Peluk Ayah Kuki.
Tunggu!!
Siapa ini Kalya?
Ini Anak kita Devan.
Maksud Nya?
Aku baru saja Mengadopsi anak ini.
Kenapa kau tidak memberi tahu ku, Apa kamu pikir Gampang apa merawat anak kecil, Apa lagi Kamu memiliki Baby Twin Ya walau pun Masih di kandungan.
Aku Kasihan dengan anak ini, Dia Tidak memiliki keluarga, Dan ibu nya koma sejak Melahirkan dia.
Apa kah Benar Begitu?
Iya...
Hey.. anak Manis, Siapa nama Kamu?
Nama Aku Kuki Om, Eh.. Ayah.
Kasihan Juga Gumam Devan.
Oh iya, Panggil saja Om Devan dengan panggilan ayah, Itung-itung Belajar jadi seorang ayah.
Apa kau ingin melihat Ibu nya?
Boleh.
Ayo Ayah...
Jangan Lari-lari sayang...
Teriak Kalya.
Iya Tante cantik....
Loh Kamu Panggil Tante?
Iya ayah emang nya kenapa.
Panggil Bunda saja, bagaimana?
Bunda....
*Kalya Tersenyum melihat Kuki*
Iya sayang Ayo...
Ayah.. ini Kamar Ibu Kuki.
Tante Marsha!!
__ADS_1
BERSAMBUNG