"Perjodohan Yang Tak Terduga"

"Perjodohan Yang Tak Terduga"
Memberi hadiah


__ADS_3

Selamat Pagi Ayah/ibu...


Iya selamat pagi...


Oiya Devan hari ini kamu gak kerja?..


Tidak Yah...


Devan Tidak kerja beberapa waktu, Sekertaris Devan yang menyiapkan semua nya.


Bagus lah kalau begitu, Ayah Ingin Mengajak kamu dan Kalya ke perusahaan ayah.


Emang nya ada apa yah?..


Ayah hanya ingin memperkenalkan Menantu Ayah ke seluruh karyawan kantor, Dan sekalian Memberi kejutan ke Kalya.


Kejutan?..


Kejutan apa Yah.


Selesai sarapan, Kalian bersiap-siap lah...


Eh..


Tunggu, Vito kan Bekerja di perusahaan Ayah!


Kalau ayah memperkenalkan Devan, Itu berarti Vito akan mengetahui kalau Aku sudah menikah! Tidak itu tidak boleh terjadi, Tapi bagaimana cara nya ya, Gumam Kalya sambil memikirkan cara.


Hey Kalya Melamun saja, Kamu dengar kan apa kata Ayah?


Dengar Bu...


Ya sudah bersiap lah..


Baik Bu..


Kalya kamu jangan Khawatir ibu akan menemani mu...


Tapi Bu...


Seperti nya Kalya tidak bisa pergi.

__ADS_1


Ada apa?..


Kenapa kamu tidak ingin ikut, Ayah ingin memberikan mu hadiah, jadi kamu harus ikut!!


Bu... Kalau aku ikut Apa yang akan terjadi sesudah ini, pasti nya Vito akan berbicara dengan Salsa, Gumam Kalya sambil mencari solusi.


**Iya Bu...


Kalya akan pergi, Tapi Kalya pergi nya tidak bareng Devan.


Ya sudah Ayah dan Devan pergi duluan, Nanti waktu makan siang kamu dan ibu Menyusul.


Setuju!!


Kalya dan Ibu akan pergi Nanti siang.


*Devan Dan Ayah Kalya pergi ke perusahaan*


Kalya...


Kamu tadi kenapa?


Seperti mencari-cari alasan, Emang nya ada apa sih... tidak biasa-biasa nya kamu menolak ajakan Ayah.


Kalya hanya Gugup, Karena tidak pernah ke perusahaan Ayah.


Ya mulai dari sekarang kamu tuh belajar, Kamu kan sekarang sudah menjadi Nyonya "Angela Kalya Putri" Betul tidak?..


Iya ibu betul...


Tapi kan.


Tidak ada tapi-tapi, ibu ingin kamu belajar Menjadi seorang nyonya Kalya.


Ya sudah lah Bu...


Kalya akan mempelajari nya nanti, Yang terpenting sekarang, Bekal Makan siang yang akan di makan ayah dan Devan.


Sudah lah kamu tenang saja, ibu sudah menyiapkan bekal nya.


Kapan ibu menyiapkan Makanan nya?..

__ADS_1


perasaan ibu dari tadi di Sebelah Kalya terus.


Kita Beli saja Makanan di luar, Biar tidak repot-repot membawa nya.


Mm...


Ibu ku Memang yang terbaik, Makin sayang Kalya dengan ibu.


Ibu juga Menyayangimu Kalya..


Ingin rasanya Ibu mengulang kembali Di Masa-masa kamu kecil, Yang Tidak bisa jauh dari Ayah dan ibu, Tapi sekarang kamu sudah menjadi milik Devan, bukan milik Ayah dan Ibu lagi.


Ibu....


Kalya Dari dulu sampai sekarang anak Ayah dan Ibu, Jangan Berbicara seperti itu lagi, Kalya kan jadi terharu, HM...


Kalya kamu masih ingat tidak, Sewaktu Di hari pernikahan kamu dengan Devan, Kamu Masih tertidur, tidak seperti Orang menikah.


Haha...


Iya juga ya Bu, Kalau di ingat- ingat lucu juga, tapi Bu, jangan ceritakan ini dengan Devan ya.


Lah Kenapa..


Jangan-jangan kamu mulai ada rasa ya dengan Devan!


Memiliki perasaan dengan pria brengsek seperti Devan? Oh.. tidak, Aku hanya takut dia menertawakan ku, gumam Kalya.


**Tidak Lah Bu...


Kalya hanya tidak ingin cerita ini akan Terdengar oleh Mertua ku, Kalau Devan bercerita Tentang hal itu, pasti mertua ku berpikir yang tidak-tidak.


Kamu dari dulu sampai sekarang sifat tidak ingin menyakiti perasaan orang lain memang tidak pernah berubah, Ibu sangat bangga dengan mu Kalya.


Kalya juga bangga memiliki ibu seperti ibu...


Sudah baik, pengertian, cantik paket komplit.


Kamu bisa saja Kalya..


Anak sapa dulu!

__ADS_1


Anak Ibu, Hehe...


BERSAMBUNG


__ADS_2