
"Wah... tampan nya menantu ibu, Seperti nya sudah tidak sabar lagi ya.
Tante bisa saja..
"Loh... kenapa panggil Tante, panggil ibu saja, kan kamu hari ini menikah dengan Kalya.
Iya maaf Tan eh.. ibu.
Kalya kenapa belum datang ya Bu?..
apa dia....
"Kamu tenang saja Devan, Kalya ada di mobil.
Iya Bu..
Devan tersenyum ke ibu Kalya.
Tiba- tiba suara mikrofon berbunyi, menandakan acara segera di mulai.
"Selamat siang semua nya...
Terima kasih sudah menyempatkan waktu datang di acara pernikahan Devan dan Kalya.
Tiba- tiba Pintu terbuka dan terlihat lah Kalya dengan gaun indah nya.
Wah... Cantik nya gak salah pilihan kamu jeng.
mama Devan tersenyum puas melihat penampilan Kalya berubah total dari yang biasa nya.
Devan cukup kaget melihat penampilan Kalya hari ini, sangat- sangat berbeda dari biasa nya.
Cantik...
Saya dari dulu memang cantik, kamu nya saja yang tidak melihat nya.
Jangan sok cantik dulu, saya bilang itu gaun nya bukan kamu yang cantik.
Terserah lah apa mau mu..
Acara pun berlalu dengan cepat, hari mulai gelap Devan dan Kalya meminta ijin ke orang tua nya untuk pulang meninggal kan acara.
Bu/ yah... Kalya pulang duluan ya, Kalya capek sekali.
Iya pa/ma.. Devan juga pulang duluan ya.
__ADS_1
"Tunggu kalian mau pulang kemana?..
jangan bilang kalian mau tidur di rumah masing-masing!!..
Emang nya kenapa ma... kan sudah siap acara nya.
"Maksud mama bukan begitu, Kalya akan ikut kamu pulang ke rumah.
Ma.. tapi Kalya belum menyiapkan pakaian yang akan di bawah ke rumah, tanya Kalya ke mama Devan.
"Kamu tenang saja Kalya mama dan ibu kamu sudah menyiapkan semua nya, kamu jangan khawatir, jawab Mama Devan.
Kalya pun tersenyum pasrah.
Ya sudah kata nya menantu papa mau pulang!!.
pulang lah dengan Devan.
Ayah/ibu maaf Kalya tidak bisa pulang ke rumah, Kalya pun menangis sambil memeluk kedua orang tua nya.
"Sudah lah nak... sekarang kamu kan sudah memiliki suami, jadi ikuti apa kata suami mu dan ikuti ke mana pun dia tinggal.
mendengar perkataan kedua orang tua nya Kalya pun menangis.
Ayah/ibu apa aku harus menuruti apa kata Devan!..
Iya Bu...
Sebaik nya tadi aku tidak bertanya ke ayah ibu, Gumam Kalya.
Ya sudah ayo kita pulang...
jangan buat drama di depan ku, bisik Devan.
Apa maksud kamu Drama!!..
aku kayak gini agar tidak pergi ke rumah mu.
Dasar wanita gila!!..
Sekarang aku sudah menjadi suami nya kenapa aku selalu ditindas, Gumam Devan.
Apa kamu liat- liat...
Tatapan membunuh menuju ke Devan.
__ADS_1
Emang salah ya aku kalau melihat istri ku sendiri, jawab Devan singkat padat dan jelas membuat Kalya terdiam.
M.... Terserah
Mereka pun pulang menaiki mobil yang di belikan papa nya sebagai kado pernikahan mereka.
Ini mobil siapa?..
kenapa aku baru melihat nya
tanya Kalya.
Ini mobil di beli kan papa ku sebagai kado pernikahan kita, jawab Devan.
Tak lama kemudian mobil itu berhenti di sebuah rumah mewah yaitu rumah Devan.
Silahkan turun tuan putri ku...
Terimakasih...
ini rumah kamu?..
tanya Kalya.
Iya kenapa, kamu belum pernah melihat rumah Pangeran!!..
Apa pangeran?..
Ya ampun pangeran model apa yang tidak mempersilahkan tuan putri nya masuk!!!.
Kenapa aku harus mempersilahkan kamu masuk?.. kamu kan gak tamu di rumah ini!!..
kamu itu nyonya di rumah ini.
Ya sudah lah mana kamar ku, aku sudah gerah ingin mandi.
Kamu jangan berpikir kalau kamar kamu itu ada!..
Apa maksud laki- laki brengsek ini!!.
kenapa dia berkata seperti itu, gumam Kalya.
Jadi apa maksud kamu!!..
kenapa kamar ku tidak ada, tadi mama kamu bilang sudah menyiapkan semua nya, atau jangan- jangan kamu mau nya usir aku ya.
__ADS_1
BERSAMBUNG