
*Sudah lama Kalya tidak memberi kabar dengan Sahabat-sahabat nya, Ya Sejak ia diperkenalkan sebagai pewaris di perusahaan ayah nya, Dan Di pagi hari nya Kalya dan Devan seperti biasa Melakukan rutinitas sehari-hari mereka, Kalya belum Di beri tahu tentang kehamilan nya oleh Devan, Devan takut Di akan terkejut tetapi tidak di sadari Devan, sudah pasti nya Semua wanita akan mengingat kapan mereka datang bulan, dan kenapa Perut mereka semakin lama semakin besar*
Aduh kenapa badan ku rasa nya lemas ya, Rasa nya Malas sekali bangun pagi.
*Terdengar Suara seseorang mengapa nya*
Selamat pagi istri ku....
Lah... Tumben ni anak buat sarapan sendiri, biasa nya Kalau aku tidak masak dia tidak mau bangun, Tapi aku rasa dia salah minum obat pagi ini, eh... tunggu, apa belum minum obat makan nya otak nya bermasalah, gumam Kalya sambil melihat wajah suami nya.
Sudah lah Jangan Mengatai ku, Cepat Makan sarapan mu, Lalu mandi.
Sudah lah kenapa kau sok perhatian dengan ku, Aku bisa Ambil sarapan sendiri, tidak perlu kau antar- antar ke kamar!
Sudah lah jangan terlalu cerewet, Aku kan...
Hu... hampir keceplosan, gumam Devan sambil menghela nafas.
Kenapa?
Aku rasa Kau Salah minum obat pagi ini, lihat lah sikap mu Aneh.
Apa tidak boleh aku memperhatikan istri ku sendiri, ha...
__ADS_1
*Mendengar perkataan Devan Kalya Langsung terdiam, Kalya tidak ingin memperpanjang nya*
i iya sudah sana pergi, aku akan memakan nya nanti.
Ya sudah aku ke Kantor dulu ya, Jangan melakukan pekerjaan berat, dan jangan kemana-mana.
Apa kau mengancam ku!!!
Hu... Dasar Devan, apa kau tidak ingat, kalau istri mu itu bertegangan tinggi, jadi jangan cari masalah, gumam Devan sambil mencari alasan.
T tidak kok...
Aku pergi dulu.
Ada apa dengan Devan benar benar aneh pagi ini, Dan Kenapa aku tidak datang bulan, bulan ini dan, aku sangat lemas akhir-akhir ini apa jangan-jangan, Apa seharusnya aku memeriksakan nya?.. ah.. iya aku harus Memeriksakan nya, seperti ada yang tidak beres dengan badan ku, gumam Kalya yang langsung beranjak dari tempat tidur.
Kalya pergi ke luar dulu ya, kalau Devan telfon bilang saja Kalya ke rumah ibu.
Tapi non, hu... Iya non nanti saya sampaikan.
bagaimana ini kalau taun Devan tau kalau Non Kalya keluar rumah pasti saya kena marah, eh... tapi kan ke rumah ibu nya, Biar saja deh... pasti tuan Devan akan mengerti, gumam Mbok sambil melihat Kalya keluar dengan mengendarai mobil nya.
Hati-hati Non....
__ADS_1
*Ternyata Mbok telah di beri pesan dengan Devan, untuk menjaga Kalya, tapi Devan tidak mengatakan apa sebenarnya di balik pesan Yang di beri kan mbok*
Aku sudah lama tidak tahu kabar Salsa dan Vito, apa Vito telah memberi tahu tentang aku sudah menikah, Makan nya Satu bulan ini Salsa sama sekali tidak memberi tahu kabar nya, gumam Kalya.
*Tak lama kemudian Kalya berhenti di Rumah sakit, yang di mana satu hari yang lalu dia di antara kan kesini*
Permisi Dok...
Saya pasien yang kemarin dari rumah sakit ini, saya ingin tahu tentang penyakit saya, kenapa akhir-akhir ini saya merasa Pusing dan badan saya lemas.
Oiya pasien dengan Nama Angela Kalya Putri?
Benar Dok...
Apa ibu tidak di beri tahu dengan suami ibu, kalau ibu sekarang lagi Hamil, kembar pula.
* Mendengar perkataan dokter, Kalya pun terdiam dan menyaring semua perkataan dokter*
Kalau begitu saya permisi ya....
Hamil?.. Kembar?..
lalu bagaimana bisa?.. Apa aku sedang bermimpi? Gumam Kalya sambil bertanya dengan diri sendiri bagaimana bisa.
__ADS_1
*Kalya langsung pulang dan menunggu penjelasan dari Devan kenapa ia menyembunyikan Ini dari nya*
BERSAMBUNG