
****Baik lah Saya sangat-sangat senang, Kalian semua menyambut Anak saya*
Perkenalan Nama Anak saya: Angela Kalya Putri, dan ini Menantu saya Devan***.
***TOA Rusak:
-Kapan Dia menikah dengan Mas Devan? apa jangan-jangan dia menggoda anak pengusaha besar itu.
-Ternyata Gini-gini dapat yang bening juga ya.
TOA Surga:
-Wah tampan nya Suami Nona Angela
-Sungguh pasangan yang serasi, satu nya cantik dan yang satu nya tampan, paket komplit dah***.
*Apa Kalya **Sudah menikah?
Apa aku salah dengar, Devan Menantu!
Kenapa Kalya tidak bercerita tentang pernikahan nya, ah... Tidak mungkin, Kalya Tidak mungkin Tidak cerita tentang Masalah sebesar ini!! Gumam Vito sambil Mendengarkan Perkataan demi perkataan Ayah nya Kalya.
Aduh Mampus... Tamat semua rahasia yang ku simpan selama ini, Gumam Kalya sambil melihat Vito*.
Baik lah Saya akan Mengatakan Apa maksud dari pertemuan ini, Saya Akan mewariskan Perusahaan ini ke Anak saya *Angela Kalya Putri dan Akan di bimbing oleh Menantu saya Devan anak dari** pak Surya Adi Kusuma***.
*Para karyawan pun bertepuk tangan dan memberi selamat ke Kalya dan Devan*
Percikan maut:
Wah ternyata Pak Devan itu Anak dari pengusaha besar....
Aduh...Malah di perjelas lagi sama Ayah.
Mampus Semua nya berantakan, gumam Kalya sambil menutupi wajah nya dengan Tangan.
*Acara perkenalan pun berlangsung dengan mulus, Kalya, Devan, ibu dan Ayah pulang dan Bercerita panjang lebar tentang Perusahaan*
**Kalya Apa kamu senang dengan Kejutan Ayah?
.....
__ADS_1
Kalya...Hey...
**Iya Ayah ada apa?
Ayah Lihat seperti nya kamu dari tadi diam saja, apa kamu tidak suka dengan kejutan ayah**?
Em...Iya ayah Kalya sangat suka dengan kejutan ayah tapi**
Tapi kenapa?
Tidak kok Yah...
Ya sudah, Kalian kapan pulang?
Ya tunggu ibu sembuh yah...
Ibu sudah sembuh, kalau kalian ingin pulang, tidak apa ibu sudah lebih baik.
Baik lah Bu Besok siang Kalya dan Devan pulang, **iya kan suami ku..
**Iya Bu...
jawab Devan
Hey kamu tidak tidur?..
Iya bentar Sebentar lagi, Kamu tidur lah dulu.
Baik lah, Oiya jangan lupa matikan lampu nya ya.
HM....
*Tak lama kemudian Devan Pindah ke tempat tidur dan tidur di sebelah Kalya*
Hu....
Kalau lagi tidur gini kan cantik.
*Tanpa di sadar Devan mencium Kalya*
Ada apa dengan ku, kenapa Aku mencium Kalya, apa jangan-jangan Aku mulai menyukai nya, ah... tidak mungkin, gumam Devan sambil melihat kecantikan Istri nya itu.
__ADS_1
*Tak terasa Devan tertidur, dan Di pagi hari nya Kalya terbangun, Kalya kaget Kenapa Devan Memeluk nya, Kalya Berbalik badan dan terlihat lah wajah Tampan Devan, Yang Tidak pernah di lihat Kalya dari jarak dekat*
**Apa...
Kenapa Devan memeluk ku, Tapi kalau di lihat tampan juga ya, gumam Kalya sambil memainkan jari tangan nya ke arah mata, hidung dan Bibir Devan.
*Tiba-tiba Devan Membuka mata nya, karena ia merasa kan sentuhan tangan Kalya di hidung nya*
Kenapa kamu berhenti?
Lanjutkan lah...
Apaan sih...
Dasar Mesum.
Biar saja kamu mau bilang aku apa, yang terpenting adalah saya suami mu, sudah sepantasnya saya mendapat kan apa yang menjadi Hak ku.
Apaan sih...
Singkirkan Tangan mu.
*Devan malah Memeluk Kalya semakin Erat*
Ih....
Sudah ku bilang Lepas kan tangan mu.
*Sebelum Kalya selesai berbicara Devan langsung melahap habis Bibir Kalya*
Apaan sih...
Lepas kan aku... Aku bilang sekali lagi...
*Devan semakin ganas, Dan Kalya hanya bisa menerima dan menikmati nya, karena iya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menikmatinya*
Hu...
Sudah puas kan Kamu!!!
Ya sudah lah.
__ADS_1
Haha.....
BERSAMBUNG