"Perjodohan Yang Tak Terduga"

"Perjodohan Yang Tak Terduga"
Kejutan Ulang tahun


__ADS_3

Ma/Pa...


*Kalya langsung mencium punggung Tangan Papa dan Mama Devan*


Devan...


Kenapa Kalya Bisa Di kamar Rawat Inap?


*Tanya Mama Devan Yang Membuat Devan Bingung Harus Berkata Yang sebenarnya atau tidak*


Ma Itu... Kalya Anu..


Ibu...


Kuki datang Lagi, Cepat Bangun Ya Bu, Biar kita bisa Lihat Adik Kuki Lahir...


Kuki Sabar Ya sayang ya, Nanti Ibu Kuki pasti bangun.


Bunda Mereka siapa?


Tanya Kuki yang penasaran.


Oh.. Ini Kakak Nya Ibu Kuki.


Jawab Kalya apa ada nya.


Nama Nya Kuki ya?


Sini sama Bibi, Kamu Umur nya berapa?


Umur Itu apa?


Jawab Kuki yang Tidak Mengerti apa yang Di kata kan Mama Devan.


Umur Kuki Besok Lima Tahun Ma...


Itu arti nya, Bentar lagi Ulang tahun Ya.


*Kuki hanya tersenyum, Karena ia Tidak Mengerti apa yang di katakan Mama Devan, karena selama ini Ia tidak Pernah merayakan ulang tahun*


Mama..


Seperti nya Kuki tidak mengerti apa yang Mama Kata kan.


Ya sudah Tidak Apa.


Bibi boleh Cium Kuki?


Iya Kuki Mau...


Pintar nya Anak Kamu Kak, Seperti Ibu nya.


Kakak Apa kau tidak ingin melihat Anak mu yang manis ini, Lihat lah dia sudah tumbuh Besar sekarang, Dia cantik seperti mu.


Sudah lah Ma...


Ini kan sudah malam, Lebih baik Mama Istirahat.


Oh iya Tadi Mama Bertanya Kenapa Kamu bisa di Kamar Rawat Inap?


Itu** Hu...


Sebenarnya Kalya Sakit Ma.


Jawab Devan.


Sakit apa!

__ADS_1


Perut Kalya Tadi bermasalah, tapi sekarang sudah lebih baik.


Jawab Kalya.


Jadi Cucu Mama Baik- baik saja kan?


Tanya Mama Devan Penasaran dengan keadaan kandungan Kalya.


Iya Ma..


Baby Twin Baik-baik saja.


Kalau begitu kamu yang harus nya Istirahat.


Iya Ma...


Ya sudah Kalya Kamu istirahat lah dulu, Ajak Kuki juga.


Ayo Kiki ikut Bunda...


Iya bunda.


*Kalya pun pergi ke Kamar nya untuk istirahat*


Selamat Malam Bunda..


Iya Selamat Malam Sayang..


*Tak terasa Hari pun berganti pagi, Di ruangan Ibu Kuki, Sudah berbaris balon-balon dan Hadiah*


Hua....


Bunda!


Iya Sayang, Sudah bangun ya.


Iya Bunda, Tapi Baju Kuki?


Pakai baju yang bunda beli kan ya..


Iya Bunda.


*Ternyata Mama dan Devan, Sudah Merencanakan Kejutan untuk Kuki*


Kuki sudah Selesai?


tanya Laura.


Iya Bunda, Kuki sudah selesai.


Ayo ke kamar Ibu kamu.


*Kalya pun mengajak Kuki ke kamar ibu nya*


Bunda...


Balon nya banyak sekali.


Kuki Suka?


tanya Kalya.


Iya Bunda Kuki Suka.


Kejutan***


Ayah, Bibi...

__ADS_1


Selamat Ulang tahun ya Sayang nya bibi.


Wah...


Kuki Tambah besar ya Bibi.


Benar sekali Kuki sayang, Kamu sekarang sudah besar, Nanti jadi gadis yang Cantik.


Benar kah Bibi...


Terimakasih ya Bibi.


Iya Sayang.


Ayah Bunda...


Kuki senang sekali.


Iya sayang, Bunda dan Ayah senang melihat Kuki senang.


Ya sudah Kuki berdoa dulu, Baru tiup Lilin nya.


Ya Allah, Semoga Ibu Kuki Cepat Bangun, dan Adik Kuki Cepat Keluar, Kuki Sangat senang ya Allah, Bunda dan Ayah Kuki Sangat baik, Ya Allah Sehat kan Lah Ibu, Ayah, bunda, sama Bibi Kuki, Amin...


Amin....


Tiup Lilin nya Kuki..


Hau....


Ye...


anak Pandai, Ya sudah kalau gitu potong kue nya dulu.


*Kuki mengikuti apa yang di katakan Mama Devan*


Bunda...


Karena Ibu Kuki gak bisa makan, Bunda aja yang makan dulu kue nya.


Wah Benarkah...


Iya bunda, Sini Kuki suapi..


Am....


Enak Sekali kue nya Kuki.


Sini Bunda suapi Kuki juga.


Am...


Enak Bunda.


Jadi Ayah Sama Bibi tidak di suapi gitu?


Iya ayah, Kuki pasti suapi ayah dan Bibi.


Bujuk Kuki.


Am....


Am...


*Acara Memberi kejutan untuk Kuki pun berakhir dan Kalya pun mengajak Kuki pulang ke rumah nya*


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2