
*Di siang hari nya Kalya bergegas pergi ke kantor Devan*
Mbok... Apa sudah selesai?
Iya Non Sudah...
Ayo Naik Dulu Mbok..
Iya Non.
*Beberapa Jam kemudian Kalya Sampai di Kantor Devan dan Menuju Resepsionis*
**Selamat Siang Buk**
Iya selamat Siang...
Maaf Buk Ada yang Bisa saya bantu?
Apa Pak Devan ada di dalam?
Tanya Mbok ke Resepsionis.
Ada, Di Dalam ruangan nya..
Ya sudah terimakasih, Ayo Mbok.
*Kalya menuntun Mbok dengan memegang tangan Mbok*
Non Kalya Pelan-pelan saja langkah nya, Kasihan Nanti Bayi nya.
Ya Allah Mbok, Kalya Lupa...
Harus berjalan perlahan Kalya jangan tergesa-gesa, kasihan Baby Twin, Gumam Kalya sambil memperlambat langkahnya.
*Sebelum sampai ke ruang Devan, Langkah Kalya terhenti Karena melihat Salsa Di Sudut Ruangan*
Mbok... Makanan nya Antar ke ruangan Devan dulu ya, dan jangan lupa juga Bekal Papa, Kalya Ke toilet dulu.
Baik Non...
*Kalya pun Langsung Menemui Salsa*
Salsa....
*Mendengar seseorang Memanggil nama nya, Salsa langsung berbalik*
Iya ada a...
Kalya?
Salsa apa kau marah dengan ku?
Marah kenapa!
Karena Kau menikah tidak Mengatakan ke aku?
Iya..
Kenapa kau mematikan Telfon ku?
Baterai Hp ku Habis...
__ADS_1
Dan Kenapa kau Ke sini?
Aku kira kau marah dengan ku!
Apa Salsa tidak tahu kalau suami ku itu Devan?
Itu artinya Vito hanya memberi tahu kalau aku sudah menikah saja ya?
Sebaik nya aku mengatakan semuanya agar tidak ada lagi yang di tutup-tutupi, gumam Kalya sambil Melihat Wajah sahabat nya itu.
Aku tidak Marah Kalya, Tapi aku hanya sedikit kecewa, Karena di hari bahagia itu aku tidak sempat memberi selamat ke kamu.
Maaf kan aku ya Salsa... ini semua salah ku tidak memberi tahu mu.
Sudah lah tidak apa, Btw Selamat ya...
Iya...
Oiya kenalin lah Suami mu...
Aku kan Ingin tahu.
UM.. itu..anu... Em...
kamu kenapa sih!..
Apa jangan-jangan Kau tidak ingin aku tahu!
Tidak tidak seperti itu aku Hanya... itu
Kalau begitu jawab lah...
Hey Kalya... Bukan nya Memberikan Bekal nya ke suami dulu, malah Pergi keluyuran.
**S suami?
Ya ampun "Devan" kenapa tiba-tiba muncul dan berkata seperti itu, Gumam Kalya sambil menatap Tajam ke arah Devan.
Kalya!
Apa aku tidak salah dengar?
Hehe...
Jadi selama ini tuh kamu!
Aku kira hanya nama nya saja yang sama, ternyata itu memang kamu, Tapi kenapa kau tidak memberi tahu ku, Ha!!
Aku hanya tidak ingin, Kau marah dengan ku, karena tidak memberi tahu kalau aku menikah dengan Devan bos mu, jadi nya begitu..
Kalya apa kau Menganggap ku Sahabat mu selama ini?..
Kenapa kau berbicara seperti itu Salsa?
Devan!! sebaik nya kamu pergi ke ruangan mu, Kau memang paling pintar merusak suasana, bisik Kalya dan mencubit Pinggang Devan.
Sakit...
Bisik Devan.
Kalau tidak mau lebih banyak lagi, lebih baik kau pergi ke ruangan mu, kalau nanti sudah selesai aku akan ke ruangan mu, bisik Kalya.
__ADS_1
Seperti nya kalian ingin berbicara Empat mata ya, kalau begitu saya Permisi dulu, lanjut kan Pembicaraan nya.
Bagus lah kalau kau mengerti, Ya seharusnya sih mengerti kan! karena bentar lagi dia akan menjadi seorang Ayah, gumam Kalya sambil melihat Devan.
Kenapa kau tidak memberi tahu ku, Aku tidak akan marah dengan mu, Kalau kau bahagia Menikah dengan Pak Devan, Aku akan ikut bahagia, aku akan merestui kalian berdua.
Salsa***
*Mendengar perkataan Salsa, Kalya langsung memeluk Salsa dengan erat*
Sudah sudah...
Malu di lihat banyak orang.
Kenapa kau Takut!
Emang nya mereka Mengenali ku?
Iya juga ya, Aku saja Sampai tidak mengenal mu, Bagaimana dengan mereka.
Resepsionis tadi saja bilang aku Buk!
Itu Berarti Resepsionis tadi sudah Mewakili karyawan di sini, Haha....
Iya...
Pas kamu datang dengan penampilan kemarin, Aku sangat sangat tidak mengenal mu, tapi aku Curiga dengan Nama mu, kenapa Bisa sama.
Gimana?
Apa nya yang gimana?
Ya gimana Samaran ku bagus kan..
Bagus Kok... Kamu Sudah mirip seperti bunglon, Haha....
Haha....
Ada-ada saja.
Ya sudah sana tuh suami Mu lagi nungguin di ruangan nya.
Ih... Salsa!
Haha... ya kan iya, Devan suami mu.
Iya juga ya, Hehe....
Ya sudah aku pergi ke ruangan Devan dulu ya.
Iya...
Hati-hati kena marah, karena sudah Lama menunggu.
Kalau dia coba-coba marah dengan ku, Awas saja dia, pasti akan ku santap setelah ini.
Wih... Makin lama makin Ngeri aja lu...
Biasa lah Haha....
BERSAMBUNG
__ADS_1