
Apa kamu bilang, aku perempuan murahan, hey.. teman-teman lihat lah Kalya, sudah tidak laku, bergaya bilangin kita perempuan murahan, C.ih... kalau gak laku bilang saja, jangan melampiaskan kemarahan mu ke kami, haha...
*Mendengar perkataan mereka, Kalya semakin marah karena, perkataan mereka sudah melewati batas*
Ya ampun...
yang bilang kalian perempuan murahan itu siapa, kan kalian sendiri, kalian berbicara tanpa di saring, jadi nya ya hehe.. senjata makan tuan.
*Sekarang sudah berani ya membalas perkataan ku.
Plak... bruk...
Aduh...
siapa sih, yang bantuin wanita bodoh ini*.
*Sebelum teman wanita nya menampar nya, Kalya di tolong dengan seorang pria*
Kamu itu wanita, apa pantas kamu menampar wanita lain, eh.. bukan teman kamu.
*wanita itu langsung berdiri dan menatap seseorang yang berani menampar dan mendorong dia*
Emang nya kamu si***
Eh Vito apa kabar...
Vito adalah teman Laki- laki Kalya dan Salsa, sewaktu sekolah di Bali, Vito sudah menganggap Kalya dan Salsa sebagai keluarga sendiri, Vito yang tinggi, putih dan hidung nya yang mancung, sewaktu SMA ia sangat populer karena ketampanan nya.
Jangan sok baik, aku paling tidak suka wanita seperti mu, kasar dan tak beradab.
Aku tidak bermaksud seperti itu...
Sudah lah...
kamu tidak perlu mengelak lagi, aku sudah liat apa yang kamu laku kan ke Kalya, Dari dulu sampai sekarang tidak ada perubahan, kamu tidak malu dengan usia mu sekarang!!
__ADS_1
Maaf aku tidak bermaksud....
Seharusnya yang dapat permintaan maaf itu Kalya bukan aku, cepat minta maaf dengan Kalya.
Baik lah...
*Vito adalah Laki-laki yang di sukai oleh wanita itu, ia sangat tergila-gila dengan Vito, jadi apa pun perkataan Vito, Wanita itu berusaha mengabulkan nya*
Saya minta maaf ya Kalya karena sudah kasar dengan mu, saya janji tidak akan berkata kasar dengan mu.
Iya sudah...
yang berlalu biar lah berlalu, aku sudah memaafkan mu, jawab Kalya.
Kalya..
Apa kamu tidak ingin membalas perlakuan nya ke kamu, Aku saja sangat geram melihat nya, Bisik Salsa.
Sudah lah Salsa, Aku tidak ingin memperbesar masalah, Yang waras ngalah saja, hehe...
Ya sudah...
Apaan sih...
Biasa aja pun.
Ayo Kalya, salsa kita duduk..
ajak Vito.
iya...
Terimakasih ya sudah membantu ku, Aku tidak tau apa yang di lakukan dia dengan terhadap ku, kalau tidak ada kamu.
Biasa saja lah...
__ADS_1
anggap saja kalau aku ini sang penyelamat kalian, hehe...
Wi....
Sudah lama tidak ketemu, sekali ketemu pede nya luar biasa, ha.ha.ha...
Benar sekali yang kamu bilang Salsa, Vito makin ke sini, makin kepedean.
Ye...
tadi di tinggi- tinggi kan, eh... sudah tinggi hampir mencapai langit, dengan kejam nya kalian menjatuhkan nya.
Iya iya...
Pahlawan kesiangan kami.
Ya terserah lah..
Ya merajuk..
ya merajuk..
Diam lah..
Ha.ha.ha....
Ya sudah lah, Hari sudah malam, kalian pulang lah ke hotel, harus pulang jangan mampir ke mana- mana!
Iya tenang saja, aku dan Kalya akan langsung ke hotel, kami kan tidak anak Nakal.
Tapi aku tidak percaya, ya sudah ayo aku antar saja kalian, lagian kita seperti nya satu hotel.
Ya sudah ayo...
Aku sudah sangat lelah, jawab Kalya.
__ADS_1
*Mereka pun pergi ke hotel, dan mereka tidak sadar ada yang diam- diam mengikuti mereka dari tadi*
BERSAMBUNG