"Perjodohan Yang Tak Terduga"

"Perjodohan Yang Tak Terduga"
Pulang nya Tante Marsha


__ADS_3

*Setelah seharian penuh pergi, Kalya langsung mengajak Kuki ke rumah sakit melihat ibu nya*


Mbok pulang dulu saja ya, Ini ongkos naik taksi nya, Kalya mau ke Rumah sakit dulu, melihat ibu nya Kuki.


Iya Non...


Bunda bunda...


Kita mau melihat Ibu ya?


Iya Kuki...


Ayo kita pergi pak.


Baik Nona.


*Mereka pun pergi, dan menuju ke rumah sakit, sesampai nya di rumah sakit, Kalya langsung pergi ke kamar ibu nya Kuki*


Ibu.....


Hey Kuki...


Kamu Dari mana saja, Kok pakaian nya rapi sekali?


Kuki Habis Ukur baju untuk Mbok sama Bunda.


Kuki apa kau senang bersama dengan Bunda Kalya?


Kuki senang Bu, tapi Kuki sedih Karena gak bisa Pergi jalan- jalan dengan ibu.


Ibu janji dengan Kuki, Ibu akan Penuhi Keinginan Kuki, pergi jalan- jalan dengan ibu.


Benarkah Itu ibu!?


Iya...


Terimakasih Ya Bu....


Iya Kuki..


Maaf kan Ibu ya Kuki, Karena tidak bisa menjadi ibu yang baik buat kamu, Gumam Marsha Dan Mengelus Kepala Kuki.


**Permisi Bu Marsha...


Iya Dok?


Bagaimana Dengan Keadaan ibu?


Alhamdulillah Dok, jauh lebih baik dari yang sebelumnya.


Syukur lah, Kalau Begitu Saya periksa lagi ya**.


Iya Om Dokter, Ibu Kuki Sekarang udah sehat.


Eh Kuki...


Apa kabar kamu Kuki?


Kenapa Akhir-akhir ini Om Dokter gak Lihat Kuki di rumah Sakit.


Baik Om Dokter, Kuki pergi ke rumah Bunda.


Oh.. Kalau Begitu Om Dokter periksa Ibu Kuki ya.


Iya Om Dokter.


Hmm....


Tidak ada masalah kok, Ibu Kuki Sekarang sudah boleh pulang.


Pulang!


Ibu Kuki Boleh Pulang ke rumah Om Dokter?


Iya Kuki, Sekarang Ibu Kuki sudah sembuh.


Ye..... Bunda, Ibu sudah boleh pulang, Kuki senang Sekali.


Iya Kuki, Ayo kita bereskan Pakaian ibu Kuki ya.


Iya bunda.


Oh iya Tante, Tante pulang Ke Rumah Devan saja ya, Sekalian bisa dekat dengan Kuki.


Apa kah Boleh?


Tentu saja boleh lah Tante, Kalya Senang kok, Rumah Jadi ramai.


Iya terimakasih ya Kalya.


Tidak perlu Berterimakasih lah Tante.


Bunda Ibu...

__ADS_1


Kuki sudah selesai bereskan pakaian ibu.


Ya sudah ayo kita Pergi.


*Marsha pun pergi meninggalkan Kamar yang sudah sekian lama Mengurung nya*


Kuki Ibu senang sekali, Akhirnya Bisa hirup udara Di luar ruangan itu.


Ibu sehat- sehat ya, biar gak masuk ke situ lagi.


Iya Kuki...


*Kalya yang melihat kebersamaan Ibu dan anak hanya tersenyum bahagia*


Kalya...


iya Tante?


Devan Mana ya?


Devan Ada di kantor sekarang Tante.


Ada apa Tante tanya Devan, apa masih memerlukan sesuatu?


Tidak ada kok.


Ya sudah ayo..


*Mereka pun Pergi pulang ke rumah Kalya dan Devan*


Cit....


Sudah sampai Nona...


Oh ya sudah terimakasih ya pak, Ayo Tante, kuki Kita turun.


Iya..


Assalamualaikum..


Waalaikumsalam...


Eh non Kuki, Non Kalya sudah pulang.


Iya Mbok...


Oh iya Mbok tolong Buat kan teh hangat ya.


Iya Non...


Ini ibu nya Kuki Mbok...


Kenalin Saya Tante nya Devan, Marsha.


Ibu ibu...


ayo kita ke Kamar Kuki, Kamar Kuki besar, Cantik.


*Tanpa menunggu Perkataan ibu nya, Kuki langsung menarik Ibu nya ke kamar Nya*


Kuki pelan- pelan saja.


Iya Bunda...


*Sesampai nya Di kamar Kuki, Tanpa sadar Menetes kan air mata*


Ibu kenapa Menangis?


Oh...Tidak Kok sayang, Mata ibu Gatal tadi.


Ini kamar Kuki Bu...


Sekarang Ibu Tidur nya sama Kuki ya.


Iya sayang....


Maaf Kan Ibu ya Kuki, Tidak bisa menjadi ibu yang baik, dan tidak bisa memberi mu apa- apa, Gumam Marsha, sambil Melihat ke arah sekitar Kamar Kuki, yang di Dekorasi sempurna dengan Kalya dan Devan.


Ayo Ibu, Tidur dulu Nanti Kuki ambil kan air minum.


Iya sayang.


*Kuki pun meninggalkan Ibu nya beristirahat di kamar nya dan turun melihat Kalya*


Bunda...


Loh Ibu kamu mana?


Ibu Tidur di kamar Kuki.


Oh ya sudah.


***Assalamualaikum...

__ADS_1


Waalaikumsalam***...


Ayah....


*Kuki yang melihat Kehadiran Devan langsung berlari Dan memeluk Devan*


Hmm...


Seperti nya ada yang Kangen berat nih dengan ayah.


Hehe...


Kuki Kangen sekali dengan ayah.


Baru Saja di tinggal sehari.


Iya Tapi Kuki sudah Kangen Dengan ayah, Bunda juga.


Eh... kok Bunda jadi sasaran!?


Iya juga tidak ada yang melarang kan...


Goda Devan.


Iya Bunda...


jawab Kuki.


Iya iya deh..


Bunda juga kangen dengan Ayah, tapi bukan bunda aja loh, Baby Twin juga.


Ouh..


Anak- anak ayah Kangen ya.


*Devan Mengelus perut Kalya yang sudah Agak terlihat Bulat, di susul dengan Kuki yang mencium Perut Kalya*


Mmmuach..


Adik Kuki Cepat Keluar ya.


Haha...


Lihat lah Kuki yang masih kecil saja tau Romantis, Lah Kamu Haha....


Teruslah ejek terus....


Haha...


Ya sudah ayo Kuki kita, pergi Ke dapur saja, Ayah kamu Bau.


Iya ayah Bau belum mandi.


Tadi siapa ya yang datang- datang meluk eh sekarang bilang ayah nya bau.


Hehe...


Ayo Bunda.


*Devan yang melihat tingkah konyol Kuki dan Istri nya hanya menggeleng kan kepala dan Pergi mandi*


Loh...


Pintu kamar Kuki kok terbuka?


Tadi kan Kuki Bersama Kalya di bawa, lalu siapa yang ada di kamar Kuki, gumam Devan sambil memastikan siapa yang ada di kamar Kuki.


Loh Tante Marsha!?


Kamu sudah pulang ya Van.


Kok Tante ada di kamar Kuki?


Apa Kalya tidak memberi tahu mu, kalau Tante sudah di boleh kan Pulang!?


Belum Tante..


Kalya pasti lupa memberi tahu Devan.


Ah... bisa jadi, Tapi kenapa kau malah kesini, Bukan nya Mandi, ini kan sudah malam.


Iya Tante tadi nya Devan ingin mandi tapi, Melihat kamar Kuki terbuka, jadi Devan Penasaran.


Ya sudah, kamu mandi lah...


Iya Tante, Devan Permisi dulu ya.


Hmm...


BERSAMBUNG


Iya

__ADS_1


__ADS_2