"Perjodohan Yang Tak Terduga"

"Perjodohan Yang Tak Terduga"
Bertemu


__ADS_3

Iya, lanjut kan pekerjaan kamu, jangan telponan!..


Baik pak...


Devan pergi meninggalkan Salsa dan memasuki ruangan nya.


Suami macam apa aku ini, membiarkan istri ku di bully dan di hina karena tidak ada pasangan, tapi biar lah, kenapa aku harus memiliki kan itu, gumam Devan.


Permisi pak...


Iya silahkan masuk..


Saya Izin pulang lebih awal ya pak..


Ada urusan mendadak.


Lebih baik aku menyetujui Salsa, agar dia menjaga Kalya di sana, gumam Devan.


Ya sudah kamu pergi lah...


Terimakasih pak..


Apa aku ikut?..


Bapak sedang berbicara dengan saya?..


Tidak..


Ya sudah saya permisi pak..


Iya..


*Salsa pun keluar dan ia langsung secepatnya berkemas barang- barang yang akan ia bawa, sedang kan Devan masih memikirkan bagaimana cara nya datang ke acara tersebut*


Bagaimana aku pergi ke acara itu ya, apa aku harus nekat, gumam Devan.


*Sedang kan Kalya yang berada di hotel bertemu dengan Teman Tak berguna nya, yang selalu sok cantik, sok kaya, dan selalu pamer pasangan ke Kalya*

__ADS_1


Hey... lihat lah sayang siapa yang kita jumpai ini, Dari dulu sampai sekarang kok Lo.. gak ada perubahan, Lihat lah penampilan mu, sungguh Kampungan, walau pun Lo.. anak orang kaya tapi penampilan Lo.. sama seperti Pemulung, haha... hah.. lihat lah sayang, aku rasa dia masih Menginginkan kak Wily, haha..ha..


Tolong ya Kalya, jangan berpikir Lo.. akan mendapatkan kak Wily!!.


Tolong lah jangan kalian ulang lagi kejadian yang dulu, apa kalian tidak malu, aku saja yang melihat nya saja malu, dari dulu sampai sekarang kalian itu gak ada perubahan, Kalian memang sepasang kekasih yang sangat cocok, ha...


*Kalya menghempas wajah nya dan berlalu pergi, menghadiri mereka*


Awas saja...


Aku akan membalas kesombongan mu.


*Sedangkan Salsa pergi menuju hotel yang di tempati Kalya*


Bagaimana kalau Kalya bertemu dengan Orang-orang yang sok itu, Kenapa aku merasa akan terjadi sesuatu dengan Kalya, gumam Salsa.


D..r.et... d..r.et...


Kalya aku sudah sampai di kamar hotel kamu, tapi kamu kok gak ada di kamar?.. kamu kemana.


Iya Halo..


Tidak..


Aku sudah izin ke bos ku, kamu tenang saja, tidak tau kenapa dia berubah derastis, Setiap karyawan ingin izin, selalu tidak di izin kan atau pun di kasih cuti seumur hidup, tapi tidak tau kenapa aku di izin kan.


Ya sudah lah.. kamu bersyukur saja kalau bos mu sangat baik dengan mu.


Iya..


Ya sudah aku tutup dulu ya, rame sekali di sini, suara mu tidak terlalu jelas.


Iya, hati- hati di jalan ya..


Baik Bos...


Apa Devan mengikuti perkataan ku tadi siang, tapi tidak mungkin, Devan kan anak nya selalu tidak nurut apa yang aku kata kan, kenapa dia harus menuruti perkataan ku kali ini, mungkin saja dia berpikir perkataan ku tadi siang benar, gumam Kalya.

__ADS_1


Kalya pun mempercepat langkah nya, dan menuju ke kamar hotel nya, tetapi di perjalanan ada yang menggangu pemandangan Kalya, tidak lain Adalah Kak Wily dan Istri nya.


Hey... Kalya ternyata dunia itu sempit ya, kita bisa berjumpa lagi.


Eh.. iya kak.


Apa yang sedang kakak lakukan di sini?..


Tanya Kalya.


Saya sedang bulan madu, Istri saya sangat ingin melihat Indah nya Bali, eh.. Bab ini adik kelas saya, sewaktu bersekolah di Bali.


Iya.. salam kenal ya.


Hehe.. iya


ya sudah kak saya duluan ya, ada urusan mendadak.


Iya, tapi kamu ke Bali mau ngapain?..


Teman sekelas ku dulu, sedang mengadakan acara reunian gitu lah.


Wa... asyik juga tuh.


kalau begitu apa kah saya boleh ikut di acara kalian?..


Em... Kalau kakak mau ikut acara kami ya silahkan saja.


Terimakasih ya saya pasti akan pergi.


Ya sudah kak saya duluan....


teriak Kalya.


Iya..


jawab Wily.

__ADS_1


Kenapa sih harus bertemu dengan kak Wily, merusak mood saja, ah.. sebaik nya saya bergegas, pasti Fitri sudah sangat khawatir, gumam Kalya.


BERSAMBUNG


__ADS_2